<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826</id><updated>2012-02-16T15:53:01.476+07:00</updated><category term='Uneg-uneg'/><category term='Me'/><category term='sketsa'/><category term='Me and Jessie'/><category term='Me n Jessie'/><category term='Kerjaan'/><category term='Kuliner'/><category term='mimpi'/><category term='Family'/><category term='Mama'/><category term='jarig'/><category term='Iseng'/><category term='Icip-icip'/><category term='Resensi'/><category term='Sketsa Jiwa'/><category term='liburan'/><category term='Vacation'/><category term='Jalan-jalan'/><category term='Obras'/><category term='Jessie'/><category term='senandung jiwa'/><category term='duka'/><title type='text'>Hompimpus</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>345</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-3046165596945110627</id><published>2010-12-13T07:32:00.003+07:00</published><updated>2010-12-13T08:39:15.867+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='duka'/><title type='text'>Kehilangan</title><content type='html'>Sabtu petang kemarin aku mendapat telpon dari temannya Mama. Ini gak biasanya, karena tentu lah ada berita penting sehingga beliau menelpon anak temannya. Kabar yang dibawa pun membuatku terkejut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pak Mubijanto, yang akrab kami panggil dengan Pak Bi, meninggal dunia. Begitu mendadak, sampai kami semua kaget. Meninggalnya pun mengenaskan. Beliau ditemui seorang penduduk tergeletak dengan kepala terluka di pinggir jalan di Jombang. Penduduk ini melapor ke polisi, lalu polisi membawanya ke RS Bhayangkara Kediri. Dalam perjalanan ke rumkit itu beliau meninggal. Begitu sampai di Bhayangkara, anaknya yang menjadi perawat di sana, lalu mengenali bahwa korban tabrak lari itu adalah bapaknya sendiri. Rupanya Pak Bi sedang in reiyen motor barunya. Mungkin subuh-subuh setelah sholat, beliau pergi ke Papar. Tabrak lari itu pun terjadilah. Pagi ini aku di sms keluarganya yang mengabarkan kepulangan Pak Bi. Aku sempat bingung karena mereka menyebut nama yang meninggal itu Pak Mubijanto. Aku pikir ayahnya salah satu temanku kuliah. Setelah beberapa saat, barulah aku ingat nama lengkapnya Pak Bi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pak Bi ini sopir panggilan di Kediri yang banyak digemari oleh ibu-ibu dokter, karena gaya menyetir yang tidak grusa-grusu dan steady. Waktu Jessie umur 4 bulan, Pak Bi yang menjemput kami bertiga ke Yogya. Ini perjalanan jauh Jessie yang pertama. Dengan gaya setirannya, Jessie gak mabok samsek. Setelah itu, setiap kali kami ingin ke Kediri, Pak Bi yang jemput. Juga saat kami sudah bisa naik kereta Sancaka dan turun di Madiun, Pak Bi yang jemput kami. Ada satu lagi kehebatan Pak Bi, beliau bisa membawa mobil Papa dengan nyaman di jalan Kediri - Batu. Jalanan itu terkenal berkelok-kelok dan biasanya sulit memainkan gas dan kopling yang tidak membuat penumpangnya muntah. Nah, Pak Bi itu jagonya. Jessie aja gak muntah malah tidur dengan nyaman sampai ke Kediri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu Papa membelikan si Mumun, Pak Bi juga yang mengantar si Mumun dari Jakarta sampai ke Yogya dengan selamat. Waktu itu Pak Bi mengajari aku supaya kalau parkir si Mumun di garasi gak usah masuk gigi satu, karena beliau tahu aku baru lepas dari mobil matic. Sayang, waktu itu peringatannya aku langgar karena aku yakin pasti akan selalu memasukkan gigi netral sebelum manasin mobil. Sampailah suatu ketika aku lupa, dan...jedur! Si Mumun nyium tembok kamar pembantu sampai hidungnya yang pesek itu mblesek sek...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjumpaan terakhir kami terjadi dua tahun silam, saat Papa pindah dari Kediri ke Purwakarta. Waktu itu aku bawa si Mumun ke Kediri. Pulangnya Pak Bi yang stir. Kirain gak bakal ketemu lagi, eee...tahu-tahu Pak Bi datang mengantar Papa dari Kediri ke Purwakarta dan singgah di Yogya. Beberapa kali kami sempat terpikir meminta pertolongannya mengantar kami Yogya- Purwakarta, tapi niat kami tak pernah kesampaian karena selalu bertemu Pa dan Ma di Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat jalan Pak Bi, kebaikanmu tak akan kami lupakan....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-3046165596945110627?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/3046165596945110627/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=3046165596945110627&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/3046165596945110627'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/3046165596945110627'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2010/12/kehilangan.html' title='Kehilangan'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-6339716013844519865</id><published>2010-11-08T06:38:00.002+07:00</published><updated>2010-11-08T06:50:19.069+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sketsa'/><title type='text'>Thanks to Tech</title><content type='html'>Akhir-akhir ini internet di tempatku luar biasa lemot. Jarang-jarang aku bisa download dengan tenang. Bisa tiba-tiba down, lau semua yang aku download berhenti di tengah jalan. Akibatnya aku harus mengulang lagi dari awal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo soal download masih bisa lah ditunda, tapi kalau email penting atau pertemuan penting, rasanya kondisi internet kayak gitu akan bikin frustrasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu hal yang akusyukuri adalah aku dibekali dengan handheld yang canggih. Halangan begitu hampir bisa diatasi semua. Yang pertama kali membuatku bersyukur adalah waktu aku harus meneliti hasil pemeriksaa psikologis saat itu juga, padahal internet down. Dengan handheld ini, tugasku itu terlaksana dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga waktu di kampus, kami diminta mencari seuah istilah penting, dengan adanya handheld ini tugas itu tak perlu tertunda-tunda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ajaibnya lagi, waktu aku berinisiatif mencarikan tempat syawalan angkatanku. Kan hanya aku yang ada di lokasi saat itu, jadi dengan handheld ini aku cepret sana cepret sini, alngsung kirim ke grup. Saat itu juga kami sepakat menyewa atau tidak tempat yang aku kunjungi. Tanpa handheld seperti ini agak mustahil melakukan banyak pekerjaan dengan waktu yang sesingkat-singkatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu soal perangkat keras. Dalam hal software, aku banyak tertolong dengan yahoo messenger. Dengan meletusnya Merapi, komunikasi menjadi sulit. Komunikasi tatap muka, maksudku. Tugasku kemarin itu menghubungkan berbagai macam orang di Jakarta, Semarang, Salatiga dan Yogya. Tanpa bantuan ym, sulit semua itu terlaksana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zaman teknologi begini, kemungkinan tatap muka di dunia nyata bisa dikurangi dengan amat banyak, walaupun itu juga diperlukan. Tapi dalam keadaan darurat, bantuan teknologi sangat terasa signifikansinya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-6339716013844519865?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/6339716013844519865/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=6339716013844519865&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/6339716013844519865'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/6339716013844519865'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2010/11/thanks-to-tech.html' title='Thanks to Tech'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-8506841185529440661</id><published>2010-09-10T07:47:00.001+07:00</published><updated>2010-09-10T08:00:16.561+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sketsa Jiwa'/><title type='text'>Kisah Sebuah Lampion</title><content type='html'>Ketika aku lewat di daerah sekitar Giwangan, banyak lapak menjual lampion tradisional. Lampion itu bermacam-macam bentuknya. Rangkanya terbuat dari bilah-bilah bambu. Tangkainya terbuat dari batang bambu yang ujungnya dibuat berlubang untuk tempat lilin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jessie senang sekali aku belikan lampion itu. Aku memilih bentuk bintang, karena itu yang paling netral. Yang lain berbentuk bulan sabit, mesjid, kubah mesjid dan bentuk-bentuk keagamaan lainnya. Memang sejatinya lampion itu dipakai dalam arak-arakan malam takbiran. Hanya, aku suka bentuknya dan dengan membeli ini, aku mulai mengajarkan anakku menghargai keberbedaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lampion itu masih ada sampai sekarang, dua tahun setelah aku membelikannya. Setiap dia lihat lampion itu, dia akan teringat jalan-jalan malam sekeliling Jl. K. H. Ahmad Dahlan melihat orang berbaris mengumandangkan kebesaran Sang Pencipta. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harapanku sih anak kami ini tak akan gamang hidup di dunia yang penuh warna.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-8506841185529440661?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/8506841185529440661/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=8506841185529440661&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/8506841185529440661'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/8506841185529440661'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2010/09/blog-post.html' title='Kisah Sebuah Lampion'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-9130297597203313088</id><published>2010-08-03T08:43:00.005+07:00</published><updated>2010-08-03T09:21:52.236+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jalan-jalan'/><title type='text'>Yogya at Night</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/TFd7jgKK-XI/AAAAAAAAAJs/Qg3bykbUB5E/s1600/tukang+jual+helm+waktu+malam.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/TFd7jgKK-XI/AAAAAAAAAJs/Qg3bykbUB5E/s200/tukang+jual+helm+waktu+malam.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5501001319714584946" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Udah lama pengen ngajak Jessie ke alun-alun selatan, baru kesampaian tadi malam. Dari rumah kami menuju Malioboro, sampai di Km 0, ternyata banyak orang berdagang helm, kalau siang hari hal ini sih kayaknya gak ada, secara jarang banget lewat di sini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abis itu, masuk ke alun-alun utara tapi sepi, jadi aku belok kanan, mengikuti jalan itu sampai notok di Rotowijayan, melwati Gadri Resto, kami belok kanan, lalu belok kiri. Di sini dulu lokasinya Pasar Burung Ngasem. Karena pasar ini sudah direlokasi, dan lagipula malam hari, daerah ini menjadi sepi. Masih belok kiri, lalu belok kiri lagi di jalan Ngadisuryan. Naah... itu dia alun-alun selatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walau bukan malam Minggu, tapi orang seliweran di sana. Di tengah lapangan ada lomba Masangin, berjalan dengan mata tertutup di antara dua pohon beringin. Penutup matanya bisa disewa dengan harga Rp 3000. Kami liat ada yang mencoba. Titik berangkatnya udah bener, dari tengah di antara kedua pohon beringin itu. Lama-lama dia makin ke kiri dan ke kiri. Pantesan jarang yang berhasil nembus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di teng&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/TFd7jLLBpJI/AAAAAAAAAJk/zetcrtRGrjA/s1600/jessie+di+kereta+kelinci.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/TFd7jLLBpJI/AAAAAAAAAJk/zetcrtRGrjA/s200/jessie+di+kereta+kelinci.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5501001314081023122" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;ah lapangan juga banyak orang bermain parasut warna-warni berkerlap-kerlip. Rasanya kayak di Yogya zaman duluuuu sekali. Lalu kami naik kereta kelinci. Sekali putar Rp 5000/orang, seru banget, ngelilingin alun-alun. Ternyata banyak yang buka lesehan, ada ronde, gudeg, pisang goreng, dll.nya.  Selesai naik kereta kelinci, misua dan Jessie naik sepeda tandem, Rp 10000 untuk 4 kali putar alun-alun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku sih ogah deh naek tandem, orang naek sepeda biasa aja oglak-oglek, apalagi tandem. kan susah nge-remnya karena rem nya harus berbarengan. Yang menambah kegembiraan Jessie karena semua sepeda tandemnya diberi lampu warna-warni, meriah sekali. Sebenernya Jessie masih pengen naek sepeda yang dikayuh berdampingan, seperti kalau naik bebek air, tapi udah pk 21.27, jadi kapan-kapan ke sini lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu hal yang membuat kagum adalah karcis parkirnya resmi dikeluarkan Keraton Ngayogyakarta dengan harga Rp 3000, padahal tadinya udah pasrah bakal dipalak Rp 5000, ha...ha...ha...&lt;br /&gt;It is a lovely night at Alun-alun S&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/TFd7j0wRSUI/AAAAAAAAAJ0/EMlmOpNR9TI/s1600/sepeda+kelap-kelip.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/TFd7j0wRSUI/AAAAAAAAAJ0/EMlmOpNR9TI/s200/sepeda+kelap-kelip.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5501001325243091266" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/TFd7kK6rIWI/AAAAAAAAAJ8/y0o6mF9ls5E/s1600/aman+bersama+Papi.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/TFd7kK6rIWI/AAAAAAAAAJ8/y0o6mF9ls5E/s200/aman+bersama+Papi.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5501001331192308066" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;elatan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-9130297597203313088?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/9130297597203313088/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=9130297597203313088&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/9130297597203313088'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/9130297597203313088'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2010/08/yogya-at-night.html' title='Yogya at Night'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/TFd7jgKK-XI/AAAAAAAAAJs/Qg3bykbUB5E/s72-c/tukang+jual+helm+waktu+malam.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-199762842588331943</id><published>2010-06-27T16:16:00.004+07:00</published><updated>2010-06-27T17:11:58.792+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kuliner'/><title type='text'>Sate Klathak</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/TCciVk6Hb7I/AAAAAAAAAJM/rBb-ci9E4g4/s1600/klathak4.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/TCciVk6Hb7I/AAAAAAAAAJM/rBb-ci9E4g4/s200/klathak4.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5487392425054269362" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Pertama kali aku diperkenalkan dengan sate jenis ini oleh temannya temanku, lebaran tahun lalu. Waktu itu kami pergi siang-siang dan perjalanan terasa amat jauh. Karena yakin akan mappingku, aku tak bertanya-tanya ke arah mana, yang aku ingat adalah ringroad parangtritis belok kiri lalu perempatan belok kanan. Perjalanan pertama ke sana akhirnya pake nyasar-nyasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu aku menghafalkan landmarknya. Kalau dari arah kota Yogya, ambil rute menuju Parangtritis, yaitu Jl. Parangtritis. Begitu sampai di perempatan ringroad, belok kiri ke arah Imogiri. Perempatan lagi, belok kanan. Nah, ini jalan desa, agak jauh baru ada perempatan lagi. Papan petunjuk nya: ke kanan itu ke Rumah Budaya Tembi, ke kiri itu ke Pleret. Ambil jalan menuju Pleret. Di kiri kanan itu sawah, jalan terus sampai di kanan jalan ada gedung olahraga. Maju lagi, kira-kira 100 meteran, di kiri jalan itulah sate klathak Pak Pong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istimewanya, warung sate ini menghadap sawah hijau nan luas membentang. Jadi serasa berada di manaaa gitu. Lalu, karena nir suara televisi atau tape, terdengarlah suara sepeda dikayuh di kejauhan, saat seorang bapak melintas di teritisan sawah dengan sepedanya. Nuansa itu yang membuat kami sekeluarga sering menghabiskan minggu siang di sini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sate klathak itu tusuk satenya adalah jeruji sepeda, disajikan apa adanya.&lt;br /&gt;Konon bumbunya hanya bawang merah dan garam, jadi rasa satenya ini gurih dan p&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/TCcjHSjoZdI/AAAAAAAAAJU/OK3MPKdv9CU/s1600/klathak3.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/TCcjHSjoZdI/AAAAAAAAAJU/OK3MPKdv9CU/s200/klathak3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5487393279121581522" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;olosan, soalnya tak ada bumbu lainnya dan warnanya gak coklat bakaran. Mungkin karena tusuk satenya itu jeruji sepeda, jadi panas yang masuk ke dagingnya merata. Dagingnya jadi empuk dan sekian persen prengus kambingnya juga hilang. Kalau pesan harus dikatakan bahwa maunya sate klathak. Soalnya, kalau bilang sate kambing aja, ya dibuatkan sate biasa dengan tusuk sate bambu itu. Kami pernah kecele suatu siang waktu bilang sate kambing, yang datang bukan sate klathak. Terpaksa disantap, tapi dagingnya tak seenak kalau diklathak. Seporsi sate klathak itu Rp 10.000.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ciri khas lainnya itu teh hangatnya. &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/TCcjtH09j3I/AAAAAAAAAJc/-YVewe7BuTM/s1600/klathak2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/TCcjtH09j3I/AAAAAAAAAJc/-YVewe7BuTM/s200/klathak2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5487393929076510578" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Mantap, karena disajikan bersama dengan poci teh kaleng zadul, yang loreng-loreng hijau itu. Biasanya nasgitel, disajikan bersama dengan gula batu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, kemarin malam, kami berdua mencoba sate klathak malam hari. Dari Pak Pong maju lagi, ada perempatan belok kanan. Persis di gang sebelah pasar ada papan petunjuk kecil: Sate klathak Pak Bari. Dia berjualan di dalam pasar. Bayangan kami dari rumah, pasarnya akan seheboh pasar Biru Maru di Donggala sana. Ternyata pasarnya bersih dan modern, udah dikeramik semua. Jadi, makan lesehan gitu terasa nyaman. Kalau di sini nasi putihnya diberi kuah gule. Tehnya juga sama enaknya. Kami makan 2 porsi sate klathak, 2 nasi putih dan 2 gelas teh habisnya Rp 16.000. Asyik kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, sate klathak siang, sate klathak malam, sama enaknya!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-199762842588331943?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/199762842588331943/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=199762842588331943&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/199762842588331943'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/199762842588331943'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2010/06/sate-klathak.html' title='Sate Klathak'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/TCciVk6Hb7I/AAAAAAAAAJM/rBb-ci9E4g4/s72-c/klathak4.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-998141986114651186</id><published>2010-06-22T14:19:00.000+07:00</published><updated>2010-06-22T14:26:44.711+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jessie'/><title type='text'>UM</title><content type='html'>Hari ini adalah sejarah buat Jessie. Untuk pertama kalinya dia akan berangkat ke Jakarta sendirian, menggunakan fasilitas unaccompanied minor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Udah dari kelas 3 aku motivasi dia untuk mencoba UM, tapi waktu itu belum muncul keberaniannya. Baru awal-awal tahun ini tiba-tiba muncul keinginan itu. Jadi, waktu kapan itu ke Jakarta bareng-bareng, aku perlihatkan bagaimana harus check in, bagaimana mengukur barang-barang yang akan dimasukkan ke bagasi, bagaimana bayar airport tax dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tadi, aku diminta mengisi beberapa keterangan di counter check ini Garuda, bandara Adi Sucipto. Yang harus aku beritahu itu siapa penjemputnya, nomor telepon penjemputnya. Supaya memudahkan ground staff Garuda di Jakarta nanti, aku buatkan foto adikku yang akan menjemput Jessie dan dikalungkan di lehernya Jessie. Bagus juga dibuatkan begitu, karena boarding pass Garuda sekarang kecil sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu langkah lagi dia di dalam kemandiriannya. Aku dan bapaknya langsung mellow begitu Jess berangkat. Pulang ke rumah pun rasanya sepi sekali. Rumah kami semarak kalau ada Jessie yang ceria dan banyak ide. Mungkin ini yang akan kami rasakan kelak, kalau Jess kuliah di lura kota atau menikah. Time is really really flies. Rasanya baru kemarin melihat dia terlahir dengan selamat, hari ini sudah bisa terbang sendiri ke Jakarta.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-998141986114651186?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/998141986114651186/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=998141986114651186&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/998141986114651186'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/998141986114651186'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2010/06/um.html' title='UM'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-109989298861433154</id><published>2010-04-26T09:25:00.002+07:00</published><updated>2010-04-26T09:34:35.930+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Me'/><title type='text'>Kurang Sabar</title><content type='html'>Pagi tadi, sepulang berburu tiket nonton gratis film Perancis, aku terjebak kemacetan di Jl. Magelang. Jalan utama rumahku ini memang akan menjadi distrik perdagangan tersibuk besok-besoknya. Kemacetan itu karena di Jamal ada truk Kubota mau masuk dan keluar dari pabrik. Namanya juga truk, ya nggak bisa lah sekali belok langsung jadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba, ada semacam SUV baru berwarna hijau pucuk daun nyelip di belakang truk, padahal Satpamnya udah nyetopin semua kendaraan. Entah daya bayang ruangnya yang minus atau karena ketak sabarannya menunggu kemacetan itu selesai atau karena sebab-sebab lain, usahanya menyelip itu diteruskan. Alhasil, mobil barunya itu menghantam pembatas jalan....penyok deh bemper depan bawah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku yang dari arah berlawanan sampe terkagum-kagum ngeliat usaha bapak ini nyelip. Sayang banget mobilnya baru tapi stylenya nyetir kayak sopir angkot. Dan, yang nyetir ini mending-mending masih muda dan terkenal berdarah panas, ini nggak, udah stw. Coba sabar dikit, kan nggak menodai mobil baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sini aku kembali diingatkan supaya lebih bersabar dalam berlalu lintas, apalagi di Yogya, yang terkenal karena pengendara motornya seperti nyamuk: dari kiri bisa belok kanan tiba-tiba, atau kita udah kasih tanda mau belok kiri, teteup aja tuh motor nerabas dari belakang untuk arah lurus. Selain itu aku juga belajar bahwa gaya menyetir mencerminkan kepribadiannya. Gimana sih orang yang grusa-grusu bisa sabar menghadapi orang lain?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelajaran berharga hari ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-109989298861433154?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/109989298861433154/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=109989298861433154&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/109989298861433154'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/109989298861433154'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2010/04/kurang-sabar.html' title='Kurang Sabar'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-9095550057312614354</id><published>2010-04-06T04:04:00.003+07:00</published><updated>2010-04-06T04:40:29.785+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jalan-jalan'/><title type='text'>Adventure in Semarang</title><content type='html'>Liburan panjang kemarin kami ke Semarang. Sebenernya agak-agak ngeri jug, karena kota ini besar, secara ibukota propinsi gitu loh. Hanya karena kami lihat ada wahana air di sana aja, kami jadi berangkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah melalui lembah dan bukit hijau, ramainya lalin menuju Ungaran menyambut kami. Samar-samar masih keinget berapa tahun lalu mencari sate kempleng di daerah itu bersama keluarga besarku. Dan aku memang menemukan tempat kami makan sate kempleng itu. Akhirnya...tak lama kemudian muncul deh kota Semarang itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya mencapai Grand Candi Hotel nggak susah, karena hotel ini paling dekat dengan gerbang Semarang. Cuma karena terakhir ke sini 2 tahun lalu, aku kelupaan harus belok kiri begitu ada percabangan dan papan petunjuk Patra Jasa. Jadi turun terus, tau-tau udah pertokoan. Langsung aku tanya dan memang kelewatan. Jadi, putar balik dan masih sempat satu kali lagi tanya sebelum menemukan Grand Candi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Petualangan dimulai malam harinya. Hanya berbekal ingatan masa silam, kami 'turun' ke Pandanaran. Ngiter-ngiter nyari rumah makan yang keliatannya serba: serba lengkap, serba murah dan serba mudah. Maklum, turis domestik yang satu ini agak malas mencoba-coba yang baru di malam hari. Akhirnya ketemu tuh toko buku kesayangan. Setelah itu ke Mall Ciputra. Di sini ini aku ngalamin yang aneh di ibukota propinsi. Parkir mall itu kan emang kecil, lalu sesampainya di lahan parkir, tukang parkirnya nanya mau nggak diparkirin. Spontan aku tanya memangnya valet parkingnya berapa. Tau nggak jawabnya? "Oh, di sini nggak ada valet parking. Kami hanya menolong ibu saja supaya bisa segera masuk mal, nanti kami yang parkirkan." Bayangin tuh..., bae banget kan tuh Bapak?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkat dia lah kami bisa putar2 di mal dan makan malam di sana. Nggak enak sih makanan2nya, tapi kenapa rame bener yak? Setelah pulang ke Yogya baru terpikir, lain kali jangan masuk mal ah, ha3, telat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari mal itu kami 'naik' ke hotel. Malam pertama tidur pulas karena lelah dan nyamannya kamar di hotel itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari kedua, ada teman datang dan dia nganter-nganter keliling Semarang. Kalo ini bener deh, namanya keliling kuliner. Dari sekian tempat kuliner yang terucap, aku paling terkesan dengan gerobak leker yang laku banget di depan Loyola. Orang ngantri beli itu siang-siang. Harganya variatif, dari 1000-14000. Yang 14000 pake keju mozarela dan daging asap, kayak makanan hotel berbintang aja. Konon gerobak leker satu ini sekarang jadi sering diundang ke pesta nikah, buka lapak di sana, he3. Siang itu sebenernya kami mau diajak ke gule kambing terkenal di Semarang tapi tutup. Jadi, kami disuguhkan warung gule kepala ikan. Nikmat banget siang-siang makan ini. Kepala ikannya penuh daging, kuahnya enak dan minumnya air kelapa dingin! Jessie aja yang nggak gitu doyan pedes makan dengan lahap, apalagi ortunya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malamnya, adventure dimulai lagi karena nyari resto Kampung Laut yang kata temenku di Yogya, ambiencenya bagus banget. Untung kemaren di Gramed beli peta, jadi lumayan gampang. Tapi nyasarnya sih tetep aja, walau udah diterangin di hotel panjang lebar ke rah mana kami harus menuju. Sampe petunjuk ke bandara masih bener, tapi makin lama jalannya makin lebar tapi koq tambah sepi?  Buru-buru deh u turn. Tau-tau pas nanya sama tukang taksi, eh...ada gerbangnya bandara di sana. Nggak pake lampu sih, jadi nggak keliatan tadi. Nggak lama kemudian, nyampe deh di Kampung Laut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menunya macem-macem dan tempatnya gede banget. Dari sekian menu yang banyaknya nggak ketulungan itu, pilihan jatuh ke ikan hiu sama kepiting lemburi telur asin. Wah, enak betul makan di gazebo luar, memandang kerlip-kerlip lampu di laut sambil nyeruput teh hangat. Kayak bukan di Jawa aja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pulangnya udah hafal jalan, eh malah rubiknya Jessie ketinggalan di resto tadi, Jadi balik lagi ke sana. Kayak orang nggak puas aja pergi hanya sekali ke Kampung Laut, ha...ha...ha....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minggu pagi beberes terus check out dan kita maen aer di water blaster. Karena pembangunannya belum selesai semua, jadi peraturannya juga belum selesai semua, he3. Masak berenang pake singlet? Yang bener aja. Terus dari wahana satu ke wahana lain jauh banget jalannya. Parahnya nggak dibilangin dari bawah peraturan-peraturannya, jadi udah sampe atas baru tau harus bawa ban yang doble atau single, minimal tinggi badan dan maksimal berat badan yang diperbolehkan di sana. Satu lagi yang agak mengganggu itu, air di sliding kurang deras. Jadi gesekan dengan papan seluncuran dan punggung terasa kerasnya. Emang sih dibandinginnya sama ciputra water park, tai kayaknya derasnya air dan peraturan renang di sana adalah hal mendasar yang seharusnya di set up dengan baik sebelum wahana itu dibuka. Untuk petualangan mencoba wahana yang baru, lumayanlah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Petualangan diakhiri dengan menerjang hujan deras keluar dari Semarang. Nyari warung kepiting yang terkenal di Ungaran. papan nama warungnya kecil, tapi untungnya nggak kelewatan. Makan siang di Roso Nyoto emang luar biasa enaknya. Kepiting digoreng kering dan sesuai dengan nama menunya. Jadi kami pesan yang bertelur, datanglah yang memang kepiting nelur. Ternyata kami tamu terakhir, abis itu tutup deh restonya. Untung masih kebagian, kalo nggak nyesel deh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lain kali ke sana lagi ah, kalo ace yang baru udah buka.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-9095550057312614354?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/9095550057312614354/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=9095550057312614354&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/9095550057312614354'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/9095550057312614354'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2010/04/adventure-in-semarang.html' title='Adventure in Semarang'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-8774205238315129096</id><published>2010-04-01T08:07:00.002+07:00</published><updated>2010-04-01T08:12:14.917+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Uneg-uneg'/><title type='text'>Susah bin sulit</title><content type='html'>Tuh nggak laen nggak bukan artinya gak ada jalan keluar. Sama seperti di sini gunung, di sana gunung, di mana-mana gunung, yang artinya tersesat di pegunungan, ha3.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang kadang-kadang musti jadi dukun sedikit, supaya terhindar dari bencana. Dukun di sini sih kayaknya lebih kepada memprediksi sesuatu yang akan terjadi di masa yang akan datang. Soalnya, kalo nggak ngedukun mana bisa tuh mengantisipasi bakalan ada apa, gimana cara mengatasinya, gimana cara mencegahnya, dlsb.nya. Udah icip-icip jadi dukun pun masih dibantah kiri dan kanan, sampe berantakan deh semuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya sampe deh di kesimpulan itu: susah bin sulit....lit....lit....!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-8774205238315129096?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/8774205238315129096/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=8774205238315129096&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/8774205238315129096'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/8774205238315129096'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2010/04/susah-bin-sulit.html' title='Susah bin sulit'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-2346525443468195170</id><published>2010-03-18T04:53:00.002+07:00</published><updated>2010-03-18T05:06:11.059+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='duka'/><title type='text'>Selesai Sudah</title><content type='html'>Minggu siang itu aku menerima kabar duka. Seorang kawanku berduka karena ayahnya telah berpulang ke pangkuan Bapa di surga. Kami baru saja pulang dari makan siang. Aku langsung menyiapkan keluarga kalau aku akan pergi ke Kebumen, tempat kawanku itu. Lalu suamiku mengingatkan supaya tanya dulu kapan meninggalnya. Kalau siang hari, besok pagi saja ke Kebumennya, tapi kalau selepas pk 00.00, memang harus berangkat sore itu juga. Ternyata beliau berpulang pk 13.00.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keesokan paginya kami berangkat berlima menuju Kebumen. Ini perjalanan jauhku yang pertama di daerah Selatan. Rasanya nggak nyampe-nyampe karena pemandangan di Selatan ini sangat monoton. Untung aku telah terlatih di jalanan rusak menuju Purwodadi Grobogan, jadi waktu masuk ke Kebumen, yang jalanannya berlubang di mana-mana, si Mumun tak sampai kejeblos ke lubang dalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumah kawanku di desa Wotbuwono. Jadi dari jalan raya masih masuk 4 km menuju tempatnya. Saat kami bertemu, aku melihat kesedihan yang dalam tapi berusaha diatasi karena banyaknya pelayat yang datang. Ketepatan juga kakaknya kawanku ini adalah guru di sekolahnya Jessie. Hanya dengan duduk dan berhandai-handai aku tahu sejarah pelayanan ayahnya kawanku yang pendeta itu. Bagaimana beliau menggantungkan hidup sepenuhnya pada kemurahan Tuhan Yesus dan melayani sampai akhir hayatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau dari cerita yang aku dengar, cara meninggalnya pun termasuk enak. Beliau sedang menunggu pendeta yang akan melayankan perjamuan kudus di rumah. Saat itu beliau ingin ke belakang, lalu tidur-tiduran. Ketika itulah dadanya terasa sesak dan tak lama kemudian beliau meninggal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maafkan aku kawan, yang tak bisa menghantar Bapak sampai ke pemakaman. Kiranya Tuhan menguatkanmu menjalani hari-hari sepi tanpa kehadiran-Nya, namun yakinlah bahwa kasih kekal-Nya akan selalu menyertaimu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-2346525443468195170?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/2346525443468195170/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=2346525443468195170&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/2346525443468195170'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/2346525443468195170'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2010/03/selesai-sudah.html' title='Selesai Sudah'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-8834469564411975837</id><published>2010-01-20T12:33:00.004+07:00</published><updated>2010-01-23T12:32:33.395+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Family'/><title type='text'>Ketemuan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/S1qJ2LBuTtI/AAAAAAAAAIs/Rv_kykXl_n0/s1600-h/boon+tong+kie.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/S1qJ2LBuTtI/AAAAAAAAAIs/Rv_kykXl_n0/s200/boon+tong+kie.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5429803864514514642" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Setelah pulang dari Sentosa, aku ketemuan sama adikku yang kedua. Janjian di Vivo City. Aku nggak tau kalo tuh mall gedhe banget, jadi kami agak lama nunggunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah ketemu lalu kami diajak makan di Boon Tong Kie. Itu resto Chinese food yang ramenya aujudubilah. Ngantri panjang, untung iparku pinter cari telusupan. Nggak lama kemudian kami masuk deh, he...he...he...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adikku ini boleh dibilang pelajar mandiri. Dalam keadaan papa harus mondar-mandir Bandung-Jakarta saat menempuh S2, dia tetap rajin belajar dan meraih juara umum saat lulus SMP. Guru-gurunya heran banget begitu tahu mama otomatis hanya sendirian bersama anak-anak di rumah dan papa kuliah di UI. Sampe SMA pun di Kediri dia juara. Nggak usah negri-negrian tetap bisa masuk ITB. Hebat kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu hal yang selalu membekas dalam ingatanku itu adalah pertengkaran masa kecil kami. Suatu kali kami berantem, nggak tau tentang apa. Lalu karena mau disambit aku lari ngumpet ke kamar mandi lalu aku konci. Adikku ini tungguin terus dan aku pun tak berani keluar. Lalu, entah karena ada yang mau mandi atau karena dia dipanggil Mama, akhirnya aku dilepaskan sambil ngomong gini, "Kali ini gw ampunin ya Ya, awas lain kali!" Secara tak sadar pengalaman ini memampukanku mengampuni orang lain, walaupun itu sesuatu yang sulit, ha3. Adikku ini juga satu-satunya yang memahami pergumulanku menjadi hamba Tuhan. Dia yang bikin ortuku rela melepas anak perempuan satu-satunya ini untuk melayani 2 tahun di Perkantas sebelum kerja beneran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah kami dewasa dan beranak pinak malah jarang ketemuan, karena itu aku senang sekali kemaren bisa ketemu setelah sekian lama. Aku tau pola hidup mereka dari bincang-bincang dengannya. Luv u always.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-8834469564411975837?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/8834469564411975837/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=8834469564411975837&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/8834469564411975837'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/8834469564411975837'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2010/01/ketemuan.html' title='Ketemuan'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/S1qJ2LBuTtI/AAAAAAAAAIs/Rv_kykXl_n0/s72-c/boon+tong+kie.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-2822700265104567298</id><published>2010-01-10T17:07:00.007+07:00</published><updated>2010-01-10T17:47:26.730+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jalan-jalan'/><title type='text'>Jumpa Lagi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/S0mu9rCzygI/AAAAAAAAAIM/EN87Spg08Z8/s1600-h/akting+artis+cilik.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/S0mu9rCzygI/AAAAAAAAAIM/EN87Spg08Z8/s200/akting+artis+cilik.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5425059600694233602" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Hari kedua di sana, kami isi dengan menjenguk Pulau Sentosa, secara bapak dan anak belum pernah melihat pulau sohor ini. Banyak yang berubah, antara lain stasiun monorail di dalam pulau itu jadi ada 3, 12 tahun lalu kan hanya satu. Isinya tentu aja banyak yang ditambah, mungkin karena pemerintah melihat animo yang sangat besar dari berbagai negara untuk mengunjungi pulau ini. Bisa bosen dong kalo cuman itu-itu aja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ke sininya juga pake perjuangan, biar Jessie ngerasain enaknya mass transport dan menambah kesempatan untuk berakrab ria dengan Audrey. Dari apartemen kami jalan ke stasiun bus terdekat lalu turun di dhoby ghout. Lalu cari yang ke harbour front. Nggak lama, turun deh di vivo city. Tadinya mau ngelanjutin pake bus ke sentosa, tapi ud&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/S0mvSRIfAwI/AAAAAAAAAIc/Jk5UdVmoAno/s1600-h/images+of+singapore.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/S0mvSRIfAwI/AAAAAAAAAIc/Jk5UdVmoAno/s200/images+of+singapore.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5425059954515968770" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;ah ditiadakan atau kitanya yang nggak tau tempat pemberhentiannya. Jadi, dari lantai tiga kami naik monorail ke sentosa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada pengalaman menarik di vivo city. Eskalator menuju ke lantai 3 itu rusak. Aku liat otomatis orang ngantri naik dan turun manual di satu eskalator. Memang jadi lama, tapi ketertibannya membuat semua jadi lancar. Coba kalo keruyukan, saling berebut mau naik dulu-duluan, mana bisa lah cepet nyampe di lantai 3.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesampainya di lantai 3 itu udah keliatan liak-liuk orang yang antri beli karcis terusan buat di Sentosa. Kami langsung masuk ke antrian untuk naik monorail. Penjagaan ketat &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/S0mvhyAu5yI/AAAAAAAAAIk/U1qXyLf-XRI/s1600-h/replika+mrt.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/S0mvhyAu5yI/AAAAAAAAAIk/U1qXyLf-XRI/s200/replika+mrt.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5425060221039863586" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;tapi bersahabat. Waktu mau masuk dengan tagging tiket MRT, Audrey nggak bisa lewat karena isi kartu MRT nya nggak cukup. Penjaganya dengan cepat menolong. Audrey tetap di luar dan dia lari belikan tiket monorailnya. Wah, luar biasaaa....., padahal antrian tiket monorail panjang sekali. Tapi dia bisa cepat dapatkan tiketnya, kali dia tahu kalo kami dari Indo. Saking penuhnya, udah nggak bisa duduk deh, tapi nggak lama koq, monorail sudah memasuki kawasan Sentosa. Waktu sampe di beach station kami pikir masih ada satu stasiun lagi, eh tuh monorail balik ke imbiah station, cepet2 deh turun, ntar kalo maju lagi ke vivo city bisa cuman bolak-balik di dalam monorail dong?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan pertama adalah teater 4 dimensi. Kami nonton Pirates. Wah, asyik deh di dalam gedung itu. Berbekalkan kacamata, kami diayun-ayun seolah ikut bermain di film itu. Kalo seolah-olah ada di lokasi film itu kan masih 3 dimensi, waktu salah satu dikerubutin kelelawar, di sekitar kaki seolah-olah terasa kibasan sayap kelelawar. Lalu, waktu tertimpa air, betul-betul tuh kesemprot air. Ini kali yang menjadikannya 4 dimensi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abis ngantri, langsung makan. Laper bo....! Mana ujan lagi, tapi asyik makan hot dog anget sambil ujan-ujanan. Lalu kita masuk ke Images of Singapore. Banyak adegan dan peristuwa bersejarah yang diceritakan sedemikian gamblang, sehingga generasi demi generasi mengerti kenapa Singapura dibangun bersama oleh keempat etnik: Tionghoa, India, Malay dan londo. Suatu kali kami masuk di sebuah ruangan. Di sana ada meja kursi kayu tempat orang duduk-duduk di warung. Karena lelah, aku duduk aja di sana. Tau-tau ada orang India motret aku, dikiranya aku bagian dari properti ruangan kali. Waktu aku bergerak, dia kaget setengah mati, sementara aku nggak kuat nahan ketawa. Ada-ada aja!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;S&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/S0mvITWdTjI/AAAAAAAAAIU/28aIPJVM3ys/s1600-h/FB+dan+BLog.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 138px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/S0mvITWdTjI/AAAAAAAAAIU/28aIPJVM3ys/s200/FB+dan+BLog.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5425059783312756274" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;elesai kunjungan di jalan keluar dari Images of Singapore, kami samapai ke toko cinderamata. Barangnya lucu-lucu dan sudah sangat berkembang dari bertahun-tahun lalu. Aku senyum lihat Audrey milih-milih mug buat adiknya dan 2 sepupunya. Biasa, anak-anak. Kalo deket berantem, kalo jauh saling merindukan. Jessie beli mug yang dindingnya ada airnya, jadi merlionnya ngapung berenang-renang di dinding mug.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pk 18.00 kami tiba kembali di Vivo City. Nggak lama Audrey dijemput, sementara aku masih ketemuan adikku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau nggak salah, Juni ini akan dibuka Universal Studio di sana abis itu kasino kayak yang di Genting.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-2822700265104567298?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/2822700265104567298/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=2822700265104567298&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/2822700265104567298'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/2822700265104567298'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2010/01/jumpa-lagi.html' title='Jumpa Lagi'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/S0mu9rCzygI/AAAAAAAAAIM/EN87Spg08Z8/s72-c/akting+artis+cilik.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-4756087317735236541</id><published>2010-01-10T05:33:00.005+07:00</published><updated>2010-01-10T05:51:40.606+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jalan-jalan'/><title type='text'>Menikmati Malam</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/S0kICaaC9zI/AAAAAAAAAH8/VSFUh68dMcA/s1600-h/beranak+pinak.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/S0kICaaC9zI/AAAAAAAAAH8/VSFUh68dMcA/s200/beranak+pinak.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5424876063685801778" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kami tiba di negeri Singa sekitar pk 10.00, lalu mengurus bagasi dan ketemuan dengan seorang teman SD ku yang sudah lama menetap di sana, Jane. Kami ngobrol dan jalan-jalan ke sana dan ke mari melihat-lihat Changi Airport. Ini bandara paling canggih di astenggr. Pikirku kan pulangnya nggak lewat sini, nah mau explore bandara ini buat Jessie. Setelah makan siang kami mampir ke rumahnya Jane, ngobrol dengan maminya, karena maminya Jane ini kenal dengan ciecienya papa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, dimulailah perjalanan pertama kami dengan MRT, secara Pasir Ris dan Gangsa Road, tempatnya A Yen itu juauuuh banget. Jadi kami beli kartu MRT. Ini pengalaman pertama Jessie naik MRT. Dia terheran-heran dengan cara membaca kartunya. Sekarang udah nggak dimasukkin lagi tapi ditag di tempatnya. Karena Pasir Ris perhentian pertama, kami masih dapet tempat duduk. Ternyata jauh banget, karena melalui lebih dari 9 perhentian MRT. Akhirnya kami turun di Clementi. Begitu turun, A Yen dan Ridwan udah dateng. Wah, betul-betul deh dia bertumbuh menjadi seorang ibu, karakter dan bawaannya. Bayangin, ampir 11 tahun nggak ketemu. Dari sana kami langsung ke rumahnya. Di rumah ada ortunya A Yen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mandi, kami diajak ke Esplanade Theatre, ada konser Natal. Tuh konser ya, luar biasa!!! Mereka bernyanyi tanpa iringan musik, tapi ekspresinya sangat menyenangkan. Bagi aku, tandingan mereka mungkin padus yang dari Klaten. Keliatan sekali mereka menjiwai Natal itu, bukan hanya sekadar menyanyikan. Banyak juga lagu yang mereka nyanyikan, hampir 11 lagu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abis itu, mulailah kami menikmati malam. Begitu sampai di halaman luar, banyak orang menuliskan wishnya atau memasukkannya ke dalam balon dan melemparkan balon berisi wish itu ke air. Anak-anak makan candy floss sambil jalan-jalan.  Se&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/S0kIKQTku2I/AAAAAAAAAIE/7fGvVOiKNXA/s1600-h/2+couples.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 128px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/S0kIKQTku2I/AAAAAAAAAIE/7fGvVOiKNXA/s200/2+couples.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5424876198413253474" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;telah puas di sana, kami pergi ke Marina Bay, tempat si patung Singa memancarkan air. Katanya, air yang di sana itu berbeda dari sekelilingnya. Orang rame banget di sana, kebanyakan keluarga dengan anak-anak kecil di stroller atau pasangan yang asyik melihat malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam di Singapura agak berbeda dari malam di Yogya. Santai aja melenggang, walaupun tetap berhati-hati karena kerumunan orang banyak. Perjalanan hari pertama ini mengisyaratkan kalo ke sini kaki musti kuat jalan. Waktu jalan dari Esplanade ke Marina Bay sih nggak berasa jauh, tapi waktu pulang, wuauh....pegalnya mak! Juga, mungkin itu sebabnya orang-orang di sini jarang yang overweight, abis ke mana-mana jalan...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-4756087317735236541?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/4756087317735236541/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=4756087317735236541&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/4756087317735236541'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/4756087317735236541'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2010/01/menikmati-malam.html' title='Menikmati Malam'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/S0kICaaC9zI/AAAAAAAAAH8/VSFUh68dMcA/s72-c/beranak+pinak.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-2603941708354224360</id><published>2010-01-06T09:44:00.004+07:00</published><updated>2010-01-10T17:07:12.318+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jalan-jalan'/><title type='text'>Wisata Desa</title><content type='html'>Suatu kali kami pernah menghabiskan setengah hari di Rumah Budaya Tembi. Rupanya anakku sangat terkesan dengan renangnya, alamnya, makanannya. Lalu dia pernah renang lagi di sana dengan temannya saat aku reunian dengan angkatan 85. Dan seperti Jessie, temannya ini juga senang sekali renang di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadilah, kemarin, pagi-pagi kami berangkat ke sana. Kali ini aku mengajak seorang teman juga. Jadi girl party berempat ke Tembi. Sebenarnya udah agak siang, tapi cuaca mendung, jadi anak-anak langsung nyebur. Sementara aku dan temanku ngobs panjang lebar, ke topik yang kami ingat untuk dibicarakan.  Kira-kira jam 11 perut mulai keroncongan, karena anak-anak hanya sarapan cereal paginya. Kami ke restonya. Anak-anak makan nasi goreng burung emprit, aku dan temanku nyemil tahu susur. Minumannya tetap minuman slendro pelog yang segar, bikin udara panas tak menyengat kami. Lalu anak-anak kembali renang, kami tetap di resto sambil nyoba koneksi internetnya. Aku sih mindah-mindahin catatan ke buku alamat yang baru, biar ringkas dan lengkap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kira-kira pk 12.30 kami makan siang. Mesennya nasi emprit goreng sama goreng banyak (sejenis angsa). Wah, sedap, apalagi sambalnya sambal mentah yang lumayan pedes. Terus, air putih disediakan dengan berlimpah, jadi nggak haus. Mustinya sih mungkin beli sebotol aqua ya, orang di gerobak minumnya disediakan aqua botol, tapi kami memilih air minum biasa yang agak dingin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pk 14.30 ana-anak selesai renang, mandi lalu ontheling menjelajah desa. Masalah timbul waktu anak-anak nggak bisa menaiki sepedanya karena terlalu tinggi. Jadilah kami memboncengkan mereka dipandu seorang guide dari rumah Tembi.  Pertamanya sih ngeri banget karena udah lama nggak naik sepeda jadi oglak-oglek, menggak-menggok, kiri kanan. Tapi, sesudah 10 kayuhan, oke lah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama kami diajak melihat kerbau dan anaknya. Sekalian refresh pengetahuan bahasa Jawanya. Kan di sekolah diajarin nama anak-anak hewan. Mumpung ada contohnya langsung kerbau dan sapi beserta anaknya masing-masing, aku ingatkan lagi aja. Ternyata yang paling Jessie ingat itu anaknya gajah, namanya bledug, ha3.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah melihat kerbau, kami diajak melihat kerajinan membuat bingkai cermin dari pelepah daun pisang. Menarik, karena jadi tahu campuran lem yang dipakai lalu cara membuat tutup vinil belakangnya itu. Dari sana kami beranjak ke kerajinan pre order dan batik Tembi. Pemiliknya sangat ramah dalam menjelaskan karya-karyanya. Dalam hati, aku naksir nih menjalin kerja sama dengan beliau, siapa tau bisa ngeramein toko onlineku. Bapak ini juga punya guest house seperti Rumah Tembi, tapi hanya dua rumah. Ada yang pake AC per malamnya 400 rb, yang trad 350 rb. Cuman nggak tau apakah dapat makan 3x sehari seperti di Tembi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di jalan pulang kami menjumpai workshop kerajinan yang tertutup untuk umum, kepunyaan seorang pengusaha australia yang tinggal di desa Tembi. Mungkin untuk ekspor, jadi khawatir disainnya muncul duluan di toko online sebelum pesanan sampe di tujuan, bisa kena denda cidera janji tuh, hiks.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan menjelajah desa ini mengingatkanku akan desa KKN, yang rumah-rumahnya masih berlantaikan tanah. Ada teras tempat duduk-duduk sambil dengerin kicau burung perkutut. Juga bau rokok lintingan, yang umumnya dikonsumsi para pria dewasa sambil nunggu magriban.  Juga tatapan penduduk akan hadirnya orang asing di tengah-tengah miliu mereka. Beberapa tertawa geli melihat aku naek sepedanya masih nggak lurus. Aku sih sama sekali nggak tersinggung karena di sana aku menatap keceriaan alami yang sama sekali nggak dipoles jaim-jaiman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menghabiskan hari di Tembi terasa cepat berlalu, liburan menyenangkan di selatan Yogya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-2603941708354224360?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/2603941708354224360/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=2603941708354224360&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/2603941708354224360'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/2603941708354224360'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2010/01/wisata-desaoko-online-ku.html' title='Wisata Desa'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-1781557356965676294</id><published>2010-01-04T15:59:00.002+07:00</published><updated>2010-01-04T16:26:37.493+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jalan-jalan'/><title type='text'>Merencanakan Liburan</title><content type='html'>Tahun lalu, kira-kira seperti waktu ini, kami mulai mendoakan untuk liburan keluarga, ke tempat yang suamiku diutus tahun sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami sadar bahwa biayanya akan sangat besar dan persiapannya memerlukan waktu banyak. Kalau sekadar jalan-jalan ke lain kota sih nggak kepikiran, tapi ini jalan-jalan ke luar negeri, walaupun tapaknya baru bisa sampe Singapura dan Malaysia.  Yang jelas kami bertiga harus giat menabung supaya at least punya uang jajan di negeri orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka tahun lalu aku bekerja sangat keras menyelesaikan order buku-buku yang aku terima. Aku juga giat mencari order pesanan kaos dan seragam supaya ada pembagian dividen sehingga bisa ditabung. Jajan dan makan di luar dikurangi hampir 50%, dan ternyata itu sangat membantu. Bayangin aja untuk minum saja di resto biasa bisa mencapai 11.000 setiap kali makan, kalau 3 x sehari makannya di rumah, berarti ada penghematan 33.000 per hari dan 900.000 per bulan, belum lagi makannya! Semua yang bisa dihemat, dihemat lah tahun kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puji Tuhan, pertengahan tahun tabungan mulai keliatan hasilnya. Jadi, kami mulai hunting budget ticket dan melancarkan komunikasi dalam bahasa Inggris bagi anak kami. Karena, dengan kemurahan Tuhan seorang kawan mengundang kami menginap di apartemennya selama di Singapura. Kan mau tidak mau anak kami harus berkomunikasi dengan anak kawan kami itu. Kira-kira September kami mendapat budget ticket yang luar biasa murah, karena berangkat dan pulang di hari raya, maka harga tiket dipotong 50%, alahasil pulang pergi kami hanya menghabiskan sekitar 900.000 per orang. Buat bandingan aja, kadang-kadang ke Jakarta dengan Garuda bisa segitu harganya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;September-Oktober kami merancang mau ke mana aja di luar negeri itu. Kalo di Singapura sih kami nggak terlalu khawatir karena sistem transortasinya begitu jelas dan peta melimpah ruah di mana-mana, lagipula ada kawan kami siap memberi petunjuk. Yang kami khawatirkan adalah di KL karena kawan-kawan yang tinggal di sana semua menyat dari kota itu. Jadilah, September-Oktober browsing ke mana-mana untuk melihat tempat dan transportasi selama di KL. Setelah mendapat sedikit gambaran, aku mulai ancang-ancang membuat paspor, karena paspor ini diperlukan untuk memesan tiket bus dari Singapura ke Genting Highlands. November paspor jadi, lalu aku tanya-tanya untuk pembebasan fiskal di bandara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar pertengahan November aku mulai aktif di Kaskus dan mulai posting di bagian travellers sekitar pertengahan Desember. Lalu mulai mencari hotel di KL. Untung ada kawan yang membantu mencarikan apartemen milik orang Indonesia yang biasa disewakan kepada orang Indonesia yang melancong ke KL. Jadi penginapan di KL beres. Penginapan di Genting pun sudah beres pada bulan ini, karena kawan kami yang di Singapura segera menguruskan begitu kepastian ke negerinya dan Genting Highlands didapat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya kami berangkat ke bandara Adisucipto, dengan syarat-syarat yang udah dilengkapi semuanya. Kali ini perjalanan setengahnya kayak backpacker. Untung udah banyak buku tentang backpacker, jadi ...just go!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-1781557356965676294?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/1781557356965676294/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=1781557356965676294&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/1781557356965676294'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/1781557356965676294'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2010/01/merencanakan-liburan.html' title='Merencanakan Liburan'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-2478687598424981495</id><published>2009-12-20T14:53:00.002+07:00</published><updated>2009-12-20T15:16:08.580+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Me and Jessie'/><title type='text'>Menepati Janji</title><content type='html'>Suatu kali aku dan Jessie bermain ke kawan yang sudah lama tak kami kunjungi, saking sibuknya aku menjalankan usaha. Nah, pas mau pulang, tiba-tiba aja aku nanya apakah temannya anakku ini mau ikut. Langsung dia mengajuk mamanya supaya diperbolehkan ikut. Aku pikir, karena kami lama tak bertemu, manalah mungkin dia masih lengket dengan aku, nggak taunya salah duga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu mamanya bilang kalo Natal nanti Matthew akan menari di gereja. Spontan aku dan Jessie menjawab kalau kami akan datang dan melihatnya menari. Pertama-tama sih supaya dia nggak mengajuk, tapi juga karena senang melihat anak kecil menari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari berlalu seolah tertiup badai, begitu cepat dan padatnya setiap hari. Hingga di tanggal 19 Des lalu, aku kelelahan karena berbagai acara di sing hari. Aku baru nyampe rumah lagi sekitar pk 14.30, padahal acara mulia pk 16.00. Tambahan, Jessie mengelak untuk pergi dengan alasan lelah. Tapi, di mataku terbayang seorang anak yang menanti-nanti teman dan Iienya sebelum dia menari. Terbayang kekecewaan yang akan merusak Natalnya dan seluruh liburannya, bahkan mungkin juga tertoreh luka di hatinya karena janji yang tak ditepati. Aku paling pantang kalau janji tak ditepati, hari inilah aku diuji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya aku bujuk-bujuk anakku supaya mau datang ke Natal itu dan melihat temannya menari. Dengan visualisasi dari papinya, anakku langsung berangkat. Papinya hanya mengatakan, "Nanti dia menari sambil nangis lho, Ciecienya nggak datang."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama kebaktian Natal, pengkhotbah begitu luar biasa membawakan kisah Natal Pertama, hingga anakku begitu menikmati kebaktian itu. Satu hal penting yang Jessie dan aku pelajari adalah betapa pentingnya menepati janji kepada seseorang. Sekali pun untuk itu aku harus mengalahkan penatnya kaki menginjak kopling. What a precious Christmas!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-2478687598424981495?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/2478687598424981495/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=2478687598424981495&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/2478687598424981495'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/2478687598424981495'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2009/12/menepati-janji.html' title='Menepati Janji'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-6139343130913742058</id><published>2009-12-07T15:04:00.003+07:00</published><updated>2009-12-07T15:15:24.350+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Me and Jessie'/><title type='text'>Harga yang Sangat Mahal</title><content type='html'>Kalau musim ujian seperti yang baru saja dilalui Jessie, mulutku biasanya nggak berhenti-hentinya memintanya supaya teliti membaca soal. Sekali pun kebiasaannya belajar pagi belum banyak berubah, semua itu masih dapat diatasi. Malam tidr jam 20.00 dan tiap pagi bagun pk 03.00 untuk belajar hingga bahan dikuasai. Tetapi, semua itu akan hancur kalau tidak teliti membaca soal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus terang aku nggak begitu yakin sama ketelitiannya, terutama dalam matematika. UAS kali ini juga aku mengingatkannya supaya teliti. Matematika itu nggak ada yang susah, tapi yang ada adalah kesalahan jawaban karena kurang teliti. Kesalahan yang umumnya terjadi pada anakku itu, kelompatan kalau diminta mengurutkan bilangan. Lalu, kadang-kadang kalimat matematikanya sudah betul, jawaban akhirnya yang salah angka, jadilah berkurang nilainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu terakhir aku bilangin supaya teliti, aku udah khawtair. Hatiku nggak tenteram melepas dia ulangan hari itu. Entah kenapa. Beberapa hari kemudian, keluarlah nilai ulangan matematikanya, yang cukup mengejutkan aku: 77,6! Langsunglah keluar petuah-petuahku sampai dia mengerti betul kenapa aku menghendaki nilai di sekitar 85 untuk UAS. Aku nggak pernah menuntut nilainya 100, tapi juga nggak boleh seenak-enaknya cuma di kisaran 70-80.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa mau di kata, nasi telah menjadi bubur. Mungkin saja ini pelajaran buat ibunya ini supaya menerima hasil yang sekadar cukup-cukupan. Terlalu mahal harganya kalau karena hanya kurang teliti nilai menjadi 77,6....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-6139343130913742058?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/6139343130913742058/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=6139343130913742058&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/6139343130913742058'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/6139343130913742058'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2009/12/harga-yang-sangat-mahal.html' title='Harga yang Sangat Mahal'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-1910591626626021113</id><published>2009-12-01T07:05:00.002+07:00</published><updated>2009-12-01T07:11:00.067+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='senandung jiwa'/><title type='text'>Hawa Liburan</title><content type='html'>Di hari pertama Desember ini, hawa liburan mulai menguar di rumah kami. Rasanya hari-hari penuh kerja keras di 2009 sebentar lagi akan berakhir. Tinggal 30 hari lagi tahun ini pun selesai. Tahun yang dimulai dengan berbagai kekhawatiran dan harapan, telah terlewati dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari bangun pagi tadi pk 03.00, semangat belajar Jessie tinggi sekali. Biasanya tiap lima menit minta istirahat, tapi pagi ini belajar sejam terlewati tanpa terasa. Istirahat lima menit, langsung dijalani lagi hingga pk 05.00. Aku aja yang biasanya bete nemenin dia belajar, pagi ini mau tak mau terkagum-kagum melihat semangatnya, jadi ikut semangat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu aku tanya koq dia seneng sekali, Jessie langsung jawab begini, "Soalnya ini udah Desember, Mom, Jessie pengen cepet-cepet liburan. Tapi sebelum itu Jessie mau belajar rajin-rajin supaya nilai UAS nggak ada yang di bawah 90." Nah...., malah aku yang tertegun, malah memecut semangatku juga untuk memberikan yang etrbaik di paper terakhirku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hawa liburan emang terasa banget, semua jadi ringan riang....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-1910591626626021113?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/1910591626626021113/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=1910591626626021113&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/1910591626626021113'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/1910591626626021113'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2009/12/hawa-liburan.html' title='Hawa Liburan'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-8713529336408497157</id><published>2009-11-26T07:20:00.002+07:00</published><updated>2009-11-26T07:29:57.497+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sketsa'/><title type='text'>Gregetan</title><content type='html'>Kalau aku perhatikan akhir-akhir ini, banyak sekali komen atau opini soal kasus yang melanda negara tercinta. Sah-sah aja sih orang berkomentar, namanya juga negara merdeka, merdeka dalam berbicara dan merdeka dalam berpendapat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena banyak pendapat yang beredar dari segala penjuru mata angin, mau tak mau kan ikut berpikir, merenungkan lalu menanggapi. Bahkan kalau bisa mengajukan usul pemecahan masalah, kayak yang di sana masih ijo aja soal problem solving. Terus terang, aku pun terpancing untuk punya opini walaupun terbatas untuk hatiku sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buntut-buntutnya aku jadi bertanya-tanya, apakah ini euforia berpendapat, sampai lupa dengan tugas utamanya sehari-hari. Atau berpendapat untuk menutupi borok sendiri? Kan gampang tuh berujar ini dan itu, padahal dirinya juga melakukan hal yang sama, cuma dalam skala yang lebih kecil atau skala yang tak terlihat media massa bahkan tak diketahui tetangganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo udah gini aku hanya khawatir pepatah gajah di pelupuk mata tak terlihat tetapi kuman di seberang laut nampak jelas semakin marak terjadi. Kiranya Tuhan Yang Mahakuasa memampukan aku untuk tidak terseret dan mengejawantahkan pepatah itu dengan senang hati di dalam hidupku.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-8713529336408497157?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/8713529336408497157/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=8713529336408497157&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/8713529336408497157'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/8713529336408497157'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2009/11/gregetan.html' title='Gregetan'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-2661025181741170223</id><published>2009-11-21T06:58:00.002+07:00</published><updated>2009-11-21T07:22:36.923+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kuliner'/><title type='text'>Icip-icip Masakan Londo</title><content type='html'>Mungkin Yogya terlihat sebagai target pesir kuliner yang menjanjikan. Nggak heran, banyak resto muncul di sana dan di sini. Bahkan rumah-rumah kuno berubah wajah jadi resto or warung kopi. Tempat kost ku dulu di Sagan juga berubah menjadi seperti itu. Itu hanya salah satu contoh nyata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang kami datangi beberapa hari lalu itu resto di belakang toko meat and grocery. Keliatannya boleh juga, jadilah kami mencobanya. Untung saja Jessie sudah makan sehabis renang, jadi kalau pun tak ada menu yang cocok buatnya, kami akan tenang, karena dia sudah makan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu disodori menu, yang aku lihat pertama itu harga teh hangat. Ternyata...9.500. Wah, ini kejutan. Jadilah kami mencoba menu-menu ringan, yang harganya terjangkau. Kalo udah begini nih, realistis aja. Daripada mesen menu yang keliatannya enak tapi nggak cocok sama selera lidah, bisa berbuntut-buntut penyesalannya. Akhirnya kami memilih steak sandwich, beef that salad dan soup cream mushroom.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, di depan resto itu, hanya terpisah lemari pembatas, ada tokonya. Sambil nunggu pesenan dateng, aku liat-liat ke sana. Segudang nama asing menyerbu otakku. Dari sekian puluh item, paling yang aku kenal hanya yoghurt dan oatmeal. Nah ini asyiknya bertualang kuliner, jadi tahu ini dan itu. Cuma malam itu aku males bertanya, hanya menyerap aja nama-nama itu. Suatu kali kan bakal ketemu kalo baca majalah atau koran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tunggu punya tunggu, keluarlah snack stick keju, free of charge, dan lumayan enak. Agak padat sih, nggak kayak stick keju biasanya. Nggak lama keluar tuh teh hangat yang 9.500. Buset deh, cangkirnya gedhe banget, ditambah biskuit kelapa yang antik rasanya. Jadi, yang penting cara penyajian, maka harga akan mengikutinya, he...he...he...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Steak sandwich datang, waw....lumuran lemak dari striploinnya sungguh menggiurkan. Empuk lagi, jadi ayem yang makan. Yang antik itu beef saladnya. Dagingnya empuk dan rasanya enak. Cuman nih salad, mungkin karena dari Thai, jadi ada sounnya. Bawang merahnya juga lumayan banyak. Sampe sini sih aku masih bisa menikmati dan merasa enak. Suatu kali, tergigit sesuatu, begitu digigit rasanya aneh dan menguar semacam wangi daun atau biji-bijian. Aku sampe nyariin tadi ngegigit apa ya. Karena aku nggak gitu suka, makannya jadi berhati-hati. Beberapa kali masih terjadi, sampe Jessie pikir aku makan daun seledri. Padahal daun seledri kan keliatan dan udah dipinggirin semua. Aku menduga itu semacam biji kecil berwarna hitam, tapi gak tahu namanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersamaan dengan cream soup disajikan roti panjang dengan daun-daun yang ikut dipanggang. Tuh roti rasanya enak, hanya toppingnya itu yang antik, warnanya hijau kehitaman. Kalo nggak salah sih ada pastillo-pastillonya.  Jessie kalo udah liat makanan yang agak-agak gelap begitu langsung nolak (untung rawon sama brongkos masih doyan, itu masakan andalan ibunya je).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, kesimpulan malam itu, musti berani nyoba. Suatu kali kalau berada di tempat yang asing samsek, nggak lari ke fried chicken mulu. Malam itu lidah dikorbanin sedikit, indra pengecap dibiarinin bertemu rasa yang aneh-aneh, untungnya lambung dan pencernaan nggak berontak.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-2661025181741170223?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/2661025181741170223/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=2661025181741170223&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/2661025181741170223'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/2661025181741170223'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2009/11/icip-icip-masakan-londo.html' title='Icip-icip Masakan Londo'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-3389299818092257791</id><published>2009-11-14T13:22:00.006+07:00</published><updated>2009-11-14T13:46:18.966+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='liburan'/><title type='text'>Warung Kopi Purnama</title><content type='html'>Sabtu minggu lalu, pagi-pagi benar, aku dan Jessie tiba di Bandung. Perjalanan kali ini adalah untuk reuni, bersenang bersama teman-teman zaman SMA dulu. Begitu sampe Bandung masih malas geliatnya, laiknya orang yang baru bangun tidur. Tak lama kemudian Nani datang menjemput.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami langsung menuju hotel Cemerlang di Pasir Kaliki dan menunggu Susan di sana. Dia harus mengantar anaknya dulu baru ke hotel. Begitu datang langsung rame deh ngobs ke kiri dan ke kanan. Yang uniknya makan paginya agak jauh dari hotel. Buat orang Bandung, segitu sih deket meureun, tapi buat aku agak jauh, abis muter-muter jalannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampailah di Jl. Alketeri. Seingatku jalan ini sering dilewati bemo yang aku naekin kalau mau ke sekolah dari Pasir Luyu. Nah, yang ngagetin itu, di jalan ini ada sebuah toko model lama yang diberi nama Warung Kopi Purnama. Tokonya kecil dan biasa-biasa aja, tapi di sekitar toko itu bertaburan tukang bubur ayam, lotek, buah, dll. Ternyata warung ini sudah lama. Koq dulu nggak keliatan ya, apa dibukanya pagi-pagi aja spesial buat breakfast ya? Karena itu, nggak heran kalo yang duduk kongkow-kongkow di situ engkong-engkong. Mereka saling menyapa, baca koran sambil nunggu pesanannya datang dan tuker-tukeran liat cincin berbatu. Aku seneng dengan suasana ini, karena aku melihat warung kayak begini bisa menjadi penyemangat hidup buat orlansia. Kali aja di rumah udah nggak ada lagi yang nyiapin &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/Sv5RPpQBedI/AAAAAAAAAHs/_hJQgA5FEoQ/s1600-h/wrg+kopi+purnama.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 140px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/Sv5RPpQBedI/AAAAAAAAAHs/_hJQgA5FEoQ/s200/wrg+kopi+purnama.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5403845932104120786" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;breakfast atau kopi atau teh tubruk, di sinilah mereka mendapatkannya plus ngobrol sesama orlansia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang bikin aku dan Jessie seneng lagi, ternyata neunya serba roti. Aku pesen roti dadar telur, Jessie roti bakar mentega gula, Susan roti sekba, yang ternayat didemenin juga ama Jessie. Nani pesen otak-otak. Kita kira sedikit tuh otak-otak, begitu dateng, sepiring penuh, ha3. Puas deh makannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadang kota lama menyimpan sesuatu yang oldiest dan ngangenin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pulang sarapan kami beli ambokue, di kelenteng depan rumahnya Yulius, hmm...yummy deh pokoknya, bungkus Mang, bawa pulang ke hotel. Nggak lama kami duduk-duduk di kamar, datanglah Irma. Dia dateng buat nganterin aku sama Jessie ke Ganesha, soalnya Nani dan Susan harus gladi resik buat acara reunian besok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Petualangan pun dimulai dari Paskal ke Ganesha karena Irma lupa-lupa inget jalan ke sana. Di tengah jalan Mama telpon katanya dia sama Papa udah di Riau, abis dari FO. Jadi kita ketemuan di depan gedung ITB nya persis. Naek deh Jessie, nyemplak ke kuda putih. Senang sekali dia, sampe nggak berasa udah 3 puteran, abis itu masuk hotel lagi. Nah, Irma cabut dari sini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Papinya Jessie udah dateng dari Jakarta, lalu kita ke Ma' Uneh. Tuh resto emang terkenal enak, kata Nani, cuman yang nggak sanggup jalannya! Kecil meliuk-liuk, kesian juga Mama, tapi namanya juga nyoba, ya dijalanin aja pelan-pelan. Yang bikin seneng udang windu gorengnya, puas ngegigit dagingnya yang teb&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/Sv5Rl2rporI/AAAAAAAAAH0/ltej8xXf9No/s1600-h/Mak+Uneh.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 137px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/Sv5Rl2rporI/AAAAAAAAAH0/ltej8xXf9No/s200/Mak+Uneh.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5403846313666781874" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;al. Papa sih makan semur jengkol. Kalo aku nurutin anjurannya Nani, makan ulukutek leunca, tipikal masakan Sunda. Lalapannya juga khas Sunda, macem-macem nama daunnya, nggak kayak lalapan Yogya yang isinya cuman 3 macem: kol, ketimun dan daun kemangi, he4.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puaslah kami berjalan-jalan di Bandung. Aku senang karen Jessie kesampean mau naek kuda di Ganesha, tempat ade-adeku kuliah dulu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-3389299818092257791?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/3389299818092257791/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=3389299818092257791&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/3389299818092257791'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/3389299818092257791'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2009/11/warung-kopi-purnama.html' title='Warung Kopi Purnama'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/Sv5RPpQBedI/AAAAAAAAAHs/_hJQgA5FEoQ/s72-c/wrg+kopi+purnama.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-7074155561216520527</id><published>2009-11-05T17:35:00.003+07:00</published><updated>2009-11-05T17:51:05.326+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kuliner'/><title type='text'>Termakan Iklan</title><content type='html'>Suatu kali di surat kabar keluarga kami muncul artikel kuliner tentang gule balung a.k.a. lelung. Seperti biasa, aku langsung tertarik karena kambing itu makanan wajib kalo tekanan darah drop. Nggak ada yang secepat itu membuat mataku kembali terang, kepala nggak pusing dan hati jadi nyaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cuma, tempatnya jauh sekali. Aku yang tadinya menggebu-gebu jadi melorot, karena lelung ini adanya di daerah Bantul. Iu daerah yang cukup asing bagiku. Jadilah lelung hanya tinggal angan-angan. Tapi, kali bawah sadarku masih tetep kepengen. Jadi, waktu aku mengganti  tali kipas di bengkel langgananku, aku cerita soal lelung ini. Nah, Pak Geng, sang pemilik bengkel itu paham luar dalam soal Bantul, terlebih lagi soal makanan yang khas Yogya dan tempatnya nylempat-nylempit, Selesai aku cerita, beberapa hari kemudian kami mendatangi tempat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sialnya, aku tak membawa serta artikel di koran itu. Hanya berdasarkan ingatan bahwa lelung itu adanya di daerah Palbapang atau Srandakan. Perjalanan ke Bantulnya sih lancar-lancar aja, begitu sampe di alun-alun kota kami mulai bingung. Ke arah mana ya tepatnya gule itu. Masuk sampe jauuu...h mendekati tempat batik Bantul, lalu kembali lagi. Akhirnya keliatan di pinggir jalan itu papan namanya yang kecil, Lelung Jodog.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena nyarinya udah kelamaan, minatku mulai hilang. Apalagi udara bukan main panasnya. Saat mencari aku malah membayangkan enaknya kalo aku di rumah aja duduk di teras sambil baca, ha..ha...ha...kurang sopan, sudah nyeret-nyeret orang tua nemenin nyari lelung malah kehilangan minat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warungnya sederhana, ubinnya pun hanya semen biasa. Warung ini mengingatkanku pada warung-warung di pedesaan sekitar Prembun, tempatku KKN. Tentu dengan segala atribut keramahan khas pedesaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu pesanan datang, wuuuih banyaknya!! Nah, trouble muncul waktu aku menikmati lelung itu. Alotnya pol! Akhirnya aku hanya makan satu potong, sisanya aku bungkus deh. Pak Geng senyam-senyum liat orang kota termakan iklan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, kekesalanku sirna begitu lihat Jessie makan lelung ini dengan semangat 45, sambil tak henti-hentinya bertanya, "Mom, beli di mana nih gulenya? Koq enak? Hmm...enak...enak nih. Nambah aah...!" Yei, emaknya kepayahan ngabisin satu potong, malah anaknya lahap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya syukurlah, tak sia-sia ke Jodog, asalkan Jessie seneng.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-7074155561216520527?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/7074155561216520527/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=7074155561216520527&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/7074155561216520527'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/7074155561216520527'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2009/11/termakan-iklan.html' title='Termakan Iklan'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-6729844544978666799</id><published>2009-11-03T07:57:00.002+07:00</published><updated>2009-11-03T08:22:10.172+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sketsa'/><title type='text'>Bau Donggala</title><content type='html'>Suatu kali kami bertiga kelelahan karena berbagai aktivitas. Kalo udah begini, paling enak direfleksi. Cuma, karena belum makan malam, jadi kepikiran makan di bakso Pringgading lalu refleksi di Kakiku di ujung jalan. Sementara Jessie dan papinya makan, aku jalan kaki mendaftar ke tempat refleksi itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lokasi jalannya memang berada di salah satu Pecinan Yogyakarta. Begitu aku jalan, sudah tercium bau hio, semacam dupa untuk sembahyangan orang Tionghoa. Baunya yang khas membuat ingatanku melayang ke rumah mertuaku yang juga pake hio-hio kayak begitu. Lalu di kiri dan kanan jalan ada orang duduk-duduk ngobrol di depan pintu toko yang dicet hijau terang seperti rumah-rumah Tionghoa zadul. Suara orang ngobrol bagaikan musik merdu yang mengiringi perjalananku malam itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba terdengar gelas pecah dan suara ibu-ibu ngomelin anaknya. Tapi masih kalah sama instrumen Mandarin dari rumah di seberangnya. Jadi aku berjalan sambil mencandra pernak-pernik percik kehidupan di Pecinan. Suara-suara itu silih berganti, jadi jalan sunyi senyap itu seolah ditingkah aneka suara dari dalam rumah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di jalan itu ada semacam tanh berpasir yang tak berpenghuni. Maksudku, di situ nggak ada tenda jualan makanan atau rumah. Hanya seng yang menutupi sebidang tanah. Penerangannya pun remang-remang. Di situlah aku mencium harum rokok lintingan khas pedesaan di Jawa Tengah, semasa aku KKN dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo nggak jalan kaki gini, semua cita rasa udara tak akan tercium. Ingatanku langsung menuju Donggala, tempat mertuaku. Di sana juga situasinya persis seperti ini. Mungkin karena jarang ada kegiatan malam hari. Jadi sesudah tutup toko, mandi, lalu mulailah acara kongkow-kongkow sampe malam di depan toko. Kadang anak-anak berlari-lari di jalan yang belum teraspal sempurna. Kalau bulan terang benderang, anak-anak bernyanyi-nyanyi di jalan sementara orang dewasa bercengkerama sambil menumpangkan satu kaki di atas kaki lainnya, atau sambil bisik-bisik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paling nggak malam itu aku menyicipi suasana Donggal yang telah lama tak kulihat...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-6729844544978666799?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/6729844544978666799/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=6729844544978666799&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/6729844544978666799'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/6729844544978666799'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2009/11/bau-donggala.html' title='Bau Donggala'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-6780267810386929572</id><published>2009-10-29T09:44:00.004+07:00</published><updated>2009-10-29T10:10:04.784+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='liburan'/><title type='text'>Mendadak Liburan</title><content type='html'>Menjelang akhir tahun gini malah banyak acara jalan-jalan. Dasarnya aku emang suka banget jalan-jalan dan mengeksplorasi suatu kota, jadi hayu aja. Tapi jalan-jalan kali ini bener-bener tak terduga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awal November nanti kawan-kawan eks SMA Trinitas Bandung ngadain reuni perak. Mulanya aku sih agak-agak nolak ikut yang begini-beginian deh. Dari berbagai pengalaman, reuni tuh nggak bagus juga efeknya, walau nggak sedikit juga yang makin memperluas wawasan. Well, pada dasarnya aku orang yang kekinian deh, bukan yang seneng mengingat-ingat masa lalu, sebagus apa pun masa lalu, apalagi yang jelek-jelek. Book has been closed, ha...ha...ha..., there is a new book to write.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cuman....temen-temen di Bandung nih luar biasa! Tiap hari aku dikilik-kilik supaya ikutan reuni. BUkan cuma satu lagii..., gantian deh. Belon juga final keputusan ikut apa nggak, tau-tau di sms pesenan bakpia segudang, jadi makin condong buat ikutan reuni. Emang bageur-bageur pisan...ha...ha...ha...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, yang susah tuh koordinasi ama misua. Dia sih suami yang sangat mandiri dan nggak manjaan orangnya, tapi aku aja yang nggak enak ninggalin dia sendirian di rumah. Selain itu, kadang-kadang ada rakor di Jakarta. Lagi mikir-mikir begitu, suatu sore dia pulang dengan pemberitahuan bahwa akan ada rapat di Jakarta 5 November. Lalu malam itu kami bertiga diskusi, sampa ada aha! Kenapa juga misua pulang ke Yogya tanggal 6 lalu tanggal 7 kami berdua berangkat ke Bandung? Kan enakan abis rapat di Jakarta dia langsung ke Bandung, kami berangkat dari Yogya menuju Bandung, ketemuan di sana deh. Senin pagi pulang sama-sama ke Yogya. Berarti misua cuti sehari di hari Senin. Aku ngijinin Jessie 2 hari, Sabtu dan Senin. It is a really good idea! Lalu kemarin terpikir, tidur aja di kereta Jumat malamnya, jadi Sabtu pagi udah nyampe Bandung. Horeee..., sekalian Jessie bisa naik kuda di Ganesha, dia  seneng banget berkuda di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu aku ngajak Mama Papa ke Bandung juga, jadi bisa ketemuan. Soalnya sejak  pindah ke Purwakarta jadi susah ketemuannya. Ketepatan bener Papa nggak dines tanggal 7 Nov, jadi kami akan satu hotel di Bandung. Bener-bener deh mendadak liburannya, asyik...., moga-moga lancar sampai selesai.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-6780267810386929572?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/6780267810386929572/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=6780267810386929572&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/6780267810386929572'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/6780267810386929572'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2009/10/mendadak-liburan.html' title='Mendadak Liburan'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-4729788806937360136</id><published>2009-10-25T09:31:00.002+07:00</published><updated>2009-10-25T09:45:24.309+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sketsa'/><title type='text'>Gamang</title><content type='html'>Di sebuah komunitas yang aku ikuti, ada seorang ibu dengan dua orang anaknya. Pertama kali aku melihatnya, langsung timbul pertanyaan dalam hati tentang pekerjaannya. Aku cuma mau tahu aja, karena jarang ada ibu yang seperti ini. Anak-anaknya pun punya cara yang unik waktu memperhatikan orang lain. Aku belum berhasil mendekatinya, karena ia selalu duduk agak menjauh dari kami setiap kali kami berkumpul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu kali muncul sas-sus kalau ibu itu pernah dijumpai di perempatan sedang mengamen dengan anak-anaknya. Seperti biasa, aku cuek dengan sas-sus itu, karena bagiku itu bukan urusanku. Kalau mau ya ditolong, kalo nggak ya nggak usah diributin atau digosipin, buang-buang waktu dan nggak ada faedahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemarin sore, setelah pulang rapat aku berhenti di perempatan Pingit. Lagi asyik-asyiknya mikir, di sebelah kananku melintas seorang ibu sedang begging dengan anak di gendongannya. Set!! Kayaknya aku koq nggak asing dengan wajah ini, lalu aku perhatikan lagi. Wjah yang sebagian etrtutup topi itu ternyata ibu-ibu yang sering mengundang tanya di hatiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itulah muncul kegamangan dalam diriku. Gimana ya kalau dia menghampiri jendela mobilku? Kalau aku memperlihatkan bahwa aku mengenalnya, dia malu apa nggak ya? Padahal jelas-jelas dia menutupi mukanya dengan topi agar tak dikenali. Kalau aku nyuekin dia, dia tersinggung nggak ya? Eee...h bener, dia menghampiri jendelaku. Dengan cepat aku memutuskan untuk menatap ke depan sambil menunjukkan penolakan dengan tanganku. Waktu aku melakukan itu, aku hanya tidak ingin dia malu lalu nggak muncul lagi di komunitas kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai lampu hijau dan aku sudah di rumah, aku masih terus memikirkan ibu itu. What should I do actually? Aku jadi pengen mendekatinya di waktu pertemuan kami nanti. Mungkin aku bisa memulai dengan pertanyaan, "Kayaknya saya ketemu ibu Sabtu lalu di Pingit?" Emang kalo gini cara bertanya model Yogya paling cucok, muterlah dulu sampai ke Solo baru balik lagi dengan pertanyaan yang semakin fokus. Intinya aku pengen menjenguk ke jendela hidupnya, kan gimana-gimana juga kami rutin bertemu. Pastilah ada alasan mengapa sampai ia menjadi seperti itu. Hanya, kalau sas-sus itu benar adanya, mungkin sebaiknya ada tindak lanjutnya. kalau-kalau ada sesuatu yang bisa aku bantu untuknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dunia memang sedang bersusah...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-4729788806937360136?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/4729788806937360136/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=4729788806937360136&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/4729788806937360136'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/4729788806937360136'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2009/10/gamang.html' title='Gamang'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-3675532460893189520</id><published>2009-10-17T07:12:00.002+07:00</published><updated>2009-10-17T07:23:52.673+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Me and Jessie'/><title type='text'>Aku Dicium</title><content type='html'>Kami hampir tak bersama seharian kemarin. Setelah pulang sekolah, Jessie diminta mengajar tari Truno pk 14.00. Jadi, pulang sekolah dia langsung makan, istirahat sebentar lalu kami berangkat lagi menuju tempatnya mengajar. Sementara aku ada ceramah di malam hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu makan siang aku melobby Jessie supaya mau dijemput papinya sehabis mengajar. Tadinya dia minta dijemput lalu ikut aku ke tempatku ceramah. Aku khawatir dia terlalu lelah karena dari sekolah belum tidur siang. Kalau ikut aku ceramah, bisa-bisa teler pas pulang malamnya. Akhirnya dengan berbagai pertimbangan akhirnya dia setuju istirahat di rumah, nggak ikut aku ceramah, walaupun agak sedikit ngedumel, soalnya dia paling seneng ikut aku ceramah, "Ketemu kakak-kakak, Mom," begitu alasannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika sampai di tempatnya mengajar, aku bilang begini, "Sudah ya Jess. Sampai ketemu nanti malam. Jessie kalo udah ngantuk langsung bobo aja, nggak usah nungguin mami." Aku kaget waktu tangan mungilnya merangkul leherku dan memeluk seraya menciumku (terharu mode on). "Oke Mom, hati-hati ya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini nggak kayak biasa! Berkali-kali kami tak bisa bersama, dia cuma melambaikan tangan. Tapi siang kemarin dia memeluk dan menciumku! Jadi semangat setelah itu untuk mematangkan persiapan ceramah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau aku renung-renungkan lagi, kami memang sangat dekat. Aku bersyukur dia mau curhat sama aku, bukan dengan orang lain, karena pada akhirnya dia paham kalau orangtuanya nggak akan pernah menjatuhkan anaknya sendiri. Kalau aku lalai memeluknya dalam sehari, maka Jessie mendatangi aku, lalu senyum-senyum sambil melirik dan merentangkan tangannya, minta dipeluk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Luv u, Jess!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-3675532460893189520?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/3675532460893189520/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=3675532460893189520&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/3675532460893189520'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/3675532460893189520'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2009/10/aku-dicium.html' title='Aku Dicium'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-5229924357783024479</id><published>2009-10-09T07:06:00.003+07:00</published><updated>2009-10-09T07:38:31.383+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Me'/><title type='text'>Bolu Bawean</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/Ss6F5TDpV3I/AAAAAAAAAHk/zN-vZY9AI0Y/s1600-h/bawean+blog.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 190px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/Ss6F5TDpV3I/AAAAAAAAAHk/zN-vZY9AI0Y/s200/bawean+blog.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5390393023423666034" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kadang-kadang aku suka inget dan seolah-olah di udara tercium aroma Bandung. Itu kangen kali ya namanya? Ha...ha...ha...!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu yang bikin aku kangen Bandung itu bolu Sweetheart. Zaman aku di sana, sekitar 1982-1985, bolu ini sangat terkenal, karena rasa rumnya sangat kuat. Aku mencicipi pertama kali saat ada yang mengantarkannya ke rumah di Pasir Luyu, Buah Batu, itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak itu aku tergila-gila sama bolu Sweetheart, tapi ya nggak bisa sering-sering makan, karena harganya selangit. Waktu itu Papa kan studi S2, jadi tahu sendiri lah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebaran kemarin teman lamaku dari Bandung datang. Entah dia baca di fb atau feeling aja kalo aku suka bolu ini, kemarin tiba-tiba paket datang dari Bandung. Guess what?.....Bolu Sweetheart, tapi sekarang udah ganti nama jadi bolu Bawean, kali karena mengikuti nama jalan. Waktu di sms, aku pikir satu sloaf aja, nggak tahunya dua sloaves!!! Masih ditambah satu pack brownies dan dua pack bagelen keju. Wah...., ini bukan cuma pucuk dicinta ulam tiba tapi mak nyuss!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, hari ini sarapan bolu Bawean dengan kopi hangat. Jessie juga ikut-ikut sarapan bolu dengan susu Ultra. Sarapan gini emang cocok buat pagi-pagi sekitar 03.20, ringan dan ueeenak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Thanks ya teman buat perhatiannya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-5229924357783024479?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/5229924357783024479/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=5229924357783024479&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/5229924357783024479'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/5229924357783024479'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2009/10/bolu-bawean.html' title='Bolu Bawean'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/Ss6F5TDpV3I/AAAAAAAAAHk/zN-vZY9AI0Y/s72-c/bawean+blog.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-1753190981884870342</id><published>2009-10-04T13:43:00.003+07:00</published><updated>2009-10-05T12:17:15.499+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sketsa'/><title type='text'>Merindukan si Bungsu</title><content type='html'>Kemarin malam, sekitar pk 23.00, hp ku berbunyi. Seperti biasa, kalau sms masuk pada jam-jam yang nggak biasa, mesti ada berita penting. Ternyata induk semang kost ku meninggal dunia. Memang aku pesan sama cucunya yang sering ketemu supaya kalau ada apa-apa sama omanya, aku diberitahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup lama aku nge-kost di tempatnya, hampir 9 tahun. Dengan empat orang yang juga hampir sama lamanya dan beberapa teman yang silih berganti. Banyak hal aku pelajari dari beliau, terutama kerapihan penampilan. Salah seorang adik kelas kaget waktu bertemu aku setahun lalu, "Lho, Mbak? Sekarang koq nggak seperti waktu kuliah? Dulu baju, sepatu sampai anting-anting dan tas senada semua. Sekarang Mbak nyaman dengan jins dan oblong ya?" Nah, sampe segitu pengaruh Tante sama aku, walaupun aku tak menyadarinya. Belum lagi sikap hidupnya. Semakin Tante diam, semakin keras dan nyata apa yang mau diungkapkannya. Pernah nih teman-teman merayakan ultahku dengan masak indomie goreng sekuali gedhe. Begitu aku pulang rapat dan buka pintu kamar, mereka langsung teriak. Padahal udah malem banget waktu itu, sekitar pk 10.00. Sesudah itu dengan sendirinya kami ber sst...sst...sst...ria, khawatir Tante terganggu. Kamarku di sebelah kamarnya Tante. Besokannya waktu sarapan dan Tante lewat, beliau hanya diam tak berkomentar tentang berisik-berisik malam sebelumnya. Tapi dari raut wajahnya kami tahu beliau memaklumi anak-anak kostnya yang kadang-kadang masih kayak bocah padahal sudah mahasiswa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Induk semangku ini meninggal dalam usia sekitar 90 tahun. Waktu layat aku kembali bertemu dengan anak-anaknya yang dulu aku panggil Mas dan Mbak, serta cucu-cucunya yang sebaya dengan aku. Ada salah satu yang cerita kalau Tante udah hampir 5 tahun nggak bisa mengeluarkan suara. Sebelum meninggal ini sudah tiga kali kritis. Pada kondisi kritis yang ketiga, anak, menantu, cucu, cucu mantu dan cicit sudah meminta maaf, baik langsung hadir di sekitar Beliau atau pun melalui telepon. Ketika anak bungsunya telepon, tiba-tiba Tante mengucapkan namanya dengan suara yang sudah 5 tahun tak pernah terdengar. Anak bungsunya yang waktu telepon berada di Yogya langsung berangkat ke Ciamis. Dia mencuci kaki ibunya dan meyakinkan ibunya bahwa hidupnya oke. Tak lama kemudian Tante berpulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata dia merindukan anak bungsunya di alam bawah sadarnya. Memang menurut penelitian, kalau seseorang sudah tak berdaya apa-apa, koma atau hampir meninggal, salah satu organ yang masih berfungsi dengan baik yaitu telinganya. Ajaib memang, namun itulah kenyataannya. Mungkin itu sebabnya, pada pasien-pasien koma, suara dari orang-orang terdekat dalam hidupnya disinyalir dapat mengembalikannya ke alam realita. Atau pada orang-orang yang hampir meninggal, bisikan bahwa semua merelakan kepergiannya dapat melapangkan jalannya ke alam baka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melalui misa requim siang ini aku kembali menghayati bahwa hidup manusia ini seperti bunga ilalang, yang hari ini ada dan esok hilang. Selamat jalan Tante Nardi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-1753190981884870342?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/1753190981884870342/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=1753190981884870342&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/1753190981884870342'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/1753190981884870342'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2009/10/merindukan-si-bungsu.html' title='Merindukan si Bungsu'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-3010349419914414226</id><published>2009-10-02T11:39:00.003+07:00</published><updated>2009-10-05T12:05:04.426+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Me'/><title type='text'>Diglot</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/Ssl9vMQGCeI/AAAAAAAAAHU/mru7AkKDouk/s1600-h/Diglot-blog.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/Ssl9vMQGCeI/AAAAAAAAAHU/mru7AkKDouk/s200/Diglot-blog.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5388976678821562850" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Ulang tahun kali ini ada hadiah istimewa dari sahabat keluarga kami, sebuah Alkitab diglot. Kado ini seakan mengukuhkan keseriusanku untuk memelajari teologi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangankan orang lain, bapakku aja bingung waktu aku beritahu kalau sekarang aku kuliah teologi. "Emang mau jadi pendeta, kuliah koq teologi?" Nadanya biasa lah, agak-agak bernuansa kolong walau udah purna bakti sekian tahun lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan kenapa itu yang terus mengikutiku setelah aku mendengar khotbah Pdt. Rudy Budiman di GKI Taman Cibunut, hampir seperempat abad silam. Waktu aku cerita ke Papa kalo mau masuk teologi, Papa nggak bisa tidur. Beliau berpendapat teologi itu ilmu abstrak dan nggak bisa buat hidup. Lalu aku disarankan masuk ke fakultas yang agak-agak mirip teologi. Jadilah aku ke psikologi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun-tahun berlalu, tapi keinginan itu terus bercokol di dalam hati. Sampai, aku berani menuliskan resolusi tahun 2006 untuk sekolah theologia. Tapi, setelah menulis resolusi itu, hambatannya makin menjadi-jadi, mulai dari biaya, waktu, multiple task sampai niat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun ini, aku dapat cukup banyak dividen usaha, yang cukup untuk biaya kuliah satu matkul satu semester. Cepet-cepet deh aku mendaftarkan diri dan melunasinya. Biasa ibu-ibu, ada uang sedikit larinya ke seprei apa kuali, ha...ha...ha...! Jadilah aku kuliah lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, di ula&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/Ssl-NNqc34I/AAAAAAAAAHc/M16OOzY6f20/s1600-h/isi+diglot+blog.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/Ssl-NNqc34I/AAAAAAAAAHc/M16OOzY6f20/s200/isi+diglot+blog.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5388977194596622210" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;ng tahunku ke 43 ini aku dihadiahkan Alkitab dwi bahasa: Indonesia - Ibrani. Bacanya aja kayak buku Jepang, dari belakang. Lalu bahasa Ibrani dibaca dari kanan ke kiri, seperti bahasa Arab. Cuman aku belum ambil tuh matkul Ibrani, paling aku deketin dulu aja dosennya, supaya dikasih kunci-kunci untuk mengetahui huruf dan tulisannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Resolusi 2006 terwujudkan di 2009. Sekarang, aku mau bertekad ah supaya selesai di tahun 2016, pas di ultahku ke-50.  Semoga dikabulkan ya?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-3010349419914414226?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/3010349419914414226/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=3010349419914414226&amp;isPopup=true' title='28 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/3010349419914414226'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/3010349419914414226'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2009/10/diglot.html' title='Diglot'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/Ssl9vMQGCeI/AAAAAAAAAHU/mru7AkKDouk/s72-c/Diglot-blog.gif' height='72' width='72'/><thr:total>28</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-4529568121866864249</id><published>2009-09-30T18:04:00.002+07:00</published><updated>2009-09-30T18:29:56.932+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sketsa'/><title type='text'>Prit....!  Goceng, Bu.</title><content type='html'>Jarang sekali aku berada di Yogya di saat liburan. Biasanya aku pulng ke Kediri atau bermain ke Surabaya, atau ke Jakarta. Hanya karena orangtuaku sudah hengkang dari Kediri, lalu berita rawannya kemacetan di arus menghilir atau pun memudik, kami sekeluarga berketetapan menikmati libur panjang tahun ini di kota tercinta. Kebetulan juga ada teman yang dulu se-kost waktu mahasiswa datang dan pra-reuni perak psi 85. Jadi, kami mantap betul stay in Yogya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo orang tinggal di kota tujuan wisata, musti lega lilo a.k.a. berlapang dada melihat kemacetan di mana-mana. Ya iyalah macet. Kota dengan kapasitas 3 juta penduduk ketublekan orang segitu banyaknya, ya pasti mbludag, terutama di pusat-pusat keramaian seperti Jl. Malioboro atau Amplaz (Ambarukmo Plaza).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu kali kami terpaksa mendatangi Jl. Malioboro karena teman ingin makan Chinese Food. Nah, resto Chinese Food yang paling oke buat aku sih ada di Danurejan, dan jalan itu hanya bisa dicapai melalui Malioboro. Bener aja, mendekati hotel Inna Garuda, kemacetan sudah terlihat. Mobil berjalan perlahan di sepanjang Malioboro. Lalu kami parkir di dekat resto itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu turun, aku didekati tukang parkir, "Bu, parkirnya sekalian, siapa tahu Ibu mau berjalan-jalan di sinii." Spontan aku mengeluarkan uang Rp 1.000, tetapi dengan cengangas-cengenges tukang parkir berlengan buntung itu berkata, "Goceng, Bu." Dengan mangkel aku menyerahkan uang Rp 5.000 sambil berujar, "Pripun tho Mas, saya kan penduduk sini." Si tukang parkir hanya menjawab, "Ehm...ehm...ehm," sementara teman-temannya di belakang ketawa-ketiwi mengejek temannya yang kena batunya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tak memperpanjang soal goceng ini karena nggak mau selera makanku rusak. Mangkelku bertahan berhari-hari, karena yang mendapatkan uang parkir berlebih ini bukan tukang parkir yang biasanya bertugas di sana, tetapi tukang parkir liar. Ngono ya ngono, ning ojo ngono, wuaahhh!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi aku alami waktu nganter ke Mirbat. Kali ini aku sudah merelakan seandainya harus bayar parkir Rp 5.000, karena di mana-mana parkir penuh dan aku diberi tempat parkir cukup elit, di halaman kantor dekat GPiB. Waktu pulang aku bergurau dengan pak parkir, "Wah, jenengan untung kathah nggih, Pak." Dengan senyum lebar ia menjawab, "Nggih, Bu. Setahun pisan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senin lalu, muncul keluhan soal parkir ini di Kompas Jogja. Ternyata bukan hanya aku tho yang mengeluhkan hal ini. Pikirku harusnya aku terima saja diperlakukan sewenang-wenang oleh tukang parkir karena itu event besar di Yogya. Kan nggak setiap waktu penduduk Yogya yang mendadak  beralih jadi tukang parkir mendapatkan uang tambahan? Nah, menurut Lembaga Konsumen, harusnya hal itu diadukan. Tapi, aku kembali ke sikap praktisku, gituan koq dilaporin buang-buang waktu aja. Kalo mau ditertibkan, ya sejak awal diberi penyuluhan lalu patroli dijalankan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Susah emang ngurus negara eh kota, ha...ha...ha...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-4529568121866864249?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/4529568121866864249/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=4529568121866864249&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/4529568121866864249'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/4529568121866864249'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2009/09/prit-goceng-bu.html' title='Prit....!  Goceng, Bu.'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-5831104446876941203</id><published>2009-09-21T04:04:00.002+07:00</published><updated>2009-09-21T04:34:33.980+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Me'/><title type='text'>Apa Bisa?</title><content type='html'>Satu hal yang tak pernah aku impikan adalah menghadiri reuni. Apa pun kelompok reuni yang mengundang aku, dengan entengnya aku menolak hadir. Bagiku reuni itu hanya pekerjaan buang-buang waktu dan mengenang-ngenang masa lalu, koq seperti nenek-nenek atau kakek-kakek yang duduk di kursi goyang dan tinggal tunggu waktu, sementara dunia berjalan progresif dan cepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi asumsiku itu berubah setelah bertemu banyak teman lama di jejaring sosial. Karena ada fotonya, aku terbantu untuk mengingat. Tapi jujur aja, memori 30 taon lalu (kira-kira aku SMP) atau waktu aku SD banyak yang hilang. Apalagi, kalo nama-namanya mirip-mirip-mirip, nah sel abu-abuku harus kerja ekstra keras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebaran tahun ini aku nggak kemana-mana karena tiba-tiba aja aku malas bepergian. Tahun lalu, begitu antrian karcis KA dibuka, aku ikutan ngantri mau ke Jakarta lawan arus. Tapi tahun ini kepikir juga nggak untuk ke tempat-tempat jauh, yang deket-deket dan biasanya kami rencanakan kalau ada 2 hari libur berturut-turut, juga nggak masuk pikiran samsek. Nggak kepingin aja pergi ke Solo, seperti biasanya, atau ke Magelang, atau yang lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamis atau Jumat minggu lalu, teman se kost ku dulu tiba-tiba sms ngajak ketemuan. Dia mau ke Yogya. Aku menjemputnya di bandara Minggu pagi.  Siangan dikit teman se kost ku yang dari Solo juga dateng, wah tambah seru, karena anak-anaknya seperti mimpiku dulu, empat! Karena mereka belum punya tempat menginap, aku telponin deh temanku yang punya guest house di belakang seminari Kentungan. Begitu kamar dinyatakan ada, aku langsung antar mereka ke sana. Ternyata .....is so sweet. Kita nggak cuman ngomongin "Inget nggak dulu..." tapi juga masa kini dan ke depannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumat minggu ini teman-teman dari masa kuliahku yang akan datang. Kalo yang ini aku gamang betul. Temen se kost sih relatif mudah mengikuti arah pembicaraan, kalo temen-temen kuliah itu aku yang agak susah ngikutin. Nyesel juga dulu aku kuliah hanya untuk kuliah. Ruang gaulku di tempat lain. Jadi, aku hanya berhandai-handai kalau ketemu di ruang kuliah. Kadang-kadang aku lupa samsek, ini orangnya yang mana ya? Waktu ada yang telpon aku bulan lalu, aku harus segera merecall memoriku karena nggak ada nama seperti itu di antara teman-temanku sekarang. Begitu dia bilang psikologi, baru deh aku nyantai. Ada sih yang aku langsung akrab, tapi sangat sedikit dibanding lainnya yang aku hanya tahu namanya aja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang jejaring itu mengakrabkan kami, tapi apa bisa nanti aku langsung nyemplung ngobrol? Apa bisa aku nggak cuman diem sambil senyam-senyum, seperti yang biasa aku lakukan kalau bertemu orang baru? Apa bisa aku nimbrung di 'kerjaan perempuan' pada umunya yang bicara soal baju, mengurus anak, atau urusan dapur? Sementara duniaku sekarang ini agak maskulin, yang penuh dengan rapat, dll. Apa bisa nanti aku nggak canggung berakrab-akrab sementara sel abu-abuku tak mau diajak kompromi? Apa bisa...apa bisa...apa bisa....???&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-5831104446876941203?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/5831104446876941203/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=5831104446876941203&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/5831104446876941203'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/5831104446876941203'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2009/09/apa-bisa.html' title='Apa Bisa?'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-73688594533408852</id><published>2009-09-18T07:03:00.002+07:00</published><updated>2009-09-18T07:45:15.933+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sketsa'/><title type='text'>Target</title><content type='html'>Semalam, kami berdua disuguhi film The Sitter. Begitu ngeliat lakonnya, aku langsung berasa nggak enak, karena thriller ini mengaduk-aduk rumah tangga orang. Karena nggak nonton dari mula, aku nggak tahu kenapa si lakon menjadikan keluarga baik-baik ini sebagai targetnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena si istri bekerja, kedatangan baby sitter yang prigel, trampil dan gemati jadi sangat menolong. Pekerjaan maju, rumah beres, mau apa lagi? Sampe tetangganya melihat suatu keanehan pada diri si baby sitter ini. Tapi ketauan kalo dia mau cerita ke si istri, tetangga itu akhirnya mati. Setelah pemakaman tetangga naas itu, si istri pulang bersama temannya, dan suaminya pulang dengan anak-anak dan baby sitternya. Di rumah, baby sitter ini seolah-olah tak tahu kalau di kamar mandi ada orang. Hanya dengan kamisol terbuka dia membuka pintu kamar mandi, yang di dalamnya si suami sedang mandi. Kalau mandi ya nggak pake apa-apa lah. Si suami langsung jengah, tapi si baby sitter menutup pintu sambil matanya mengerling gimanaaa gitu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adegan demi adeganyang makin lama makin serem, dan keliatan kalo si baby sitter ini pengen ngerebut sang suami, walaupun untuk itu dia harus membunuh sang istri. Aku nonton sambil ngeri-ngeri sambil teringan Fatal Attraction bertahun-tahun lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi emang bener setan ada di mana-mana, terutama dia menggoda rumah tangga yang baik-baik, aman tentrem dan berbahagia. Rasa aman di keluarga bisa terkoyak karena teledor tak meneliti siapa yang berusaha mendekati keluarga, tak berdaya mengatasi kerepotan berbagai tugas yang harus diselesaikan relatif pada waktu yang bersamaan, kurangnya waktu berkualitas di antara anggota keluarga dan tuntutan ekonomi yang semakin tinggi. Kalo udah mikir sampe ke sini, bisanya cuma berdoa supaya Tuhan melindungi keluargaku dan keluarga-keluarga di dunia. Jangankan sebulan ke depan, semenit berikutnya aku juga tak kuasa mengetahuinya. Selain doa, suami istri ya harus  alert dengan situasi zaman. Mengikuti zaman tanpa terhanyut, bukan perkara yang gampang. Makanya suami istri harus bergandeng tangan mengarahkan biduk keluarga ke tempat yang aman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi inget ucapan selamat dari pendeta kami saat kami menikah, "Khun, Ian, selamat menempuh hidup baru, dan selamat memperjuangkan hidup bersama."&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-73688594533408852?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/73688594533408852/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=73688594533408852&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/73688594533408852'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/73688594533408852'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2009/09/target.html' title='Target'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-9181675309933730209</id><published>2009-09-17T12:43:00.002+07:00</published><updated>2009-09-17T12:54:22.023+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kuliner'/><title type='text'>Tahu Takwa</title><content type='html'>Beberapa hari lalu ada yang mengirim makanan. Begitu dibuka, ternyata itu masakan rumahan waktu misuaku masih kecil. Tergolong masakan orang totok, karena yang peranakan jarang memasak seperti ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia memasak tahu takwa dengan daging giling sapi. Waktu aku tanya bumbunya, karena misua seneng sekali dengan masakan ini, katanya gampang. Cuman bawang putih, bawang bombay, kecap manis, kecap asin dan saus tiram. Ternyata nggak jauh-jauh dari masakan totok lainnya, asal ada bawang putih, beres semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rupanya tahu takwa atau tahu kuning itu digoreng dulu. Lalu bawang-bawangan itu ditumis semua dengan bumbu lainnya bersama dengan daging. Begitu dagingnya mateng, tahunya dimasukkan. Kecap baik-baik rasanya, jadi deh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Koq tiba-tiba aku jadi kebayang tahu kuning sama sayur asin, bumbunya juga mirip-mirip itu, hanya ada yang menambahkan irisan cabe merah besar untuk memberi sedikit rasa pedas. Nah, tahu takwa dan sayur asin ini paling enak di warung Mriki, dekat Atma jaya. Tapi, itu sih zaman dulu banget deh. Pernah aku dengar warung itu pindah ke daerah Babarsari mendekati kampus baru Atmajaya. Tapi, dicari-cari gak pernah ketemu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kayaknya satu per satu makanan jadul muncul di sekitarku deh, ha...ha...ha...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-9181675309933730209?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/9181675309933730209/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=9181675309933730209&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/9181675309933730209'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/9181675309933730209'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2009/09/tahu-takwa.html' title='Tahu Takwa'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-8991711340031133665</id><published>2009-09-14T07:59:00.004+07:00</published><updated>2009-09-14T08:41:28.136+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jalan-jalan'/><title type='text'>Eksplorasi Selatan Yogya</title><content type='html'>Kalo Yogya bakal dipenuhin ama toko dan mall, suatu saat aku akan mencapai titik bosan seperti sekarang ini. Kayaknya kalo udah Jumat, puyen juga mikirin mau ke mana lagi. Perlu lah refreshing sedikit, tapi bosen ke mall atau ke toko buku. Sehari-hari maenannya buku, masak jalan-jalan ngeliat buku lagi, yiekkk....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya aku coba explore ke selatan Yogya. Daerah selatan dan barat Yogya ini lambat perkembangannya, karena relatif lebih panas dibanding utara dan timur Yogya. Kali juga karena di selatan dan barat jarang ada uni yang gedhe kayak UGM di utara atau UPN dan Atma Jaya di timur. Padahal, kalo mau ditelisik, banyak juga daerah yang bagus, kerajinan yang imut atau makanan yang enak di selatan. Bagian barat baru dijalani sedikit waktu nyari kerajianan agel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di selatan ini ada pantai Parangtritis, tapi udah males ke sana karena nggak ada yang berubah sejak bertahun-tahun tinggal di sini. Terakhir ke sana dua tahun lalu waktu antar adik ipar jalan-jalan ke sini. Rumah makannya juga nggak match seleranya sama aku, padahal kata artikel di sebuah koran nasional, resto itu sangat kondang. Nggak matchnya ya masalah rasa dan kebersihan tempat, hiii...udah banyak nyamuk, gelap lagi!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, cuma bulan-bulan ini aku sering ke rumah Tembi. Udah sering dengar dan baca nama itu, tapi baru match sekarang, sejak Je&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/Sq2cPIrGqrI/AAAAAAAAAGs/kTpSUq1LhZY/s1600-h/IMG_1717.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 223px; height: 167px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/Sq2cPIrGqrI/AAAAAAAAAGs/kTpSUq1LhZY/s200/IMG_1717.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5381128913617857202" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;ssie ikut workshop kolase di sana. Kira-kira akhir Agustus aku balik lagi ke sana, kali ini lengkap sama si Bapak. Berangkat siang-siang sekitar pk 14.00, sampai sana ngemil dan menikmati slendro pelog. Abis itu, Jessie berenang deh sepuasnya sampe pk 17.30. Lalu kami dinner di sana. Baru selesai pk 19.30-an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minggu lalu aku diajak pemilik bengkelku ke daerah Bantul, nyamperin pengrajin batik Bantul. Kalau dari ajakannya, kayaknya tuh tempat deket. Nggak tahunya, blusak-blusuk, belak-belok, jauh juga. Tempat batik itu kecil, kira-kira seperempatnya Mirbat. Tapi jangan salah, isinya ciamik. Aku senang banget ketemu batik motif truntum tapi warna merah. Langsung deh aku beli 3 meter, buat kemejaku dan Jessie.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari Minggu kemarin aku samperin lagi tuh Bantul. Soalnya, waktu pulang dari berburu batik itu aku liat ada plang restoran yang bunyinya es kopyor. Wah...jarang tuh di sini. Jadi, kemarin kami ke resto itu. Beneran deh, es kopyornya mak nyus gitu pas digigit. Seakan aku bisa denger bunyi kruis-krius waktu kelapa dikunyah. Seperti bias, aku mesen yang tawar, gak pake campuran sirup, susu coklat atau gula pasir. Wah, siang-siang minum es kopyor, bikin otak gak gampang kepyur, ha...ha...ha...! Sotonya juga enak, modelnya kayak soto kadipiro , banyakan sayurannya daripada babatnya, malah sehat dan seger.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari situ, aku masuk ek Kasongan. Bukan buat belanja, cuman mau nunjukin tempat makan lele yang disukai banyak orang. Wah, tuh bilik udah dibangun sekarang. Pohon-pohon bambunya banyak yang ditebang, dibangun rumah. Lelenya ini digireng kering, terus dimakan dengan kuah santan kental yang di dalemnya ada kubis. Kalo aku sih pernah makan yang kayak gini waktu KKN, ampir setiap hari malah. Tapi, berhubung udah 40-an, santan terpaksa aku kurangin. Jadi, cukup tau aja warung lele di Kasongan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daripada balik lagi ke depan gerbang Kasongan, aku terusin aja jalannya. Tau-tau sampe di pemakaman Gunung Sempu. Aku ngelewatin makamnya Mas Janni, suaminya kongsiku, tapi gak berhenti. Terus.....akhirnya ngelewatin rumahnya Pak Joko Pekik, yang pernah dimuat di Kompas itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wah, mengeksplorasi daerah Selatan, kayaknya nggak ada habisnya deh. Kapan-kapan eksplorasi ke barat ah...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-8991711340031133665?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/8991711340031133665/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=8991711340031133665&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/8991711340031133665'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/8991711340031133665'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2009/09/eksplorasi-selatan-yogya.html' title='Eksplorasi Selatan Yogya'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/Sq2cPIrGqrI/AAAAAAAAAGs/kTpSUq1LhZY/s72-c/IMG_1717.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-9108392987987772992</id><published>2009-09-03T07:08:00.002+07:00</published><updated>2009-09-03T07:21:18.259+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sketsa'/><title type='text'>Kuburan Blog</title><content type='html'>Kemarin aku blog walking. Rasanya udah lama banget nggak blog walking, kayak masuk ke dunia yang jaduuul banget.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayang sekali, banyak teman-teman yang dulu blognya rame pengunjung, sekarang menjadi sepi. Tanggal terakhir upload tulisan ada yang enam bulan lalu, empat bulan lalu, hampir setahun, dll. Kali kalo di dunia beneran, rumah ini sudah kosong, di langit-langit rumah bersarang dengan nyaman si spider, jendela ada yang pecah, lantainya retak-retak, menguar bau apek dari dalam kamar mandi dan kulkas yang berisi sisa-sisa makanan. Belum lagi ilalang yang tumbuh di halaman begitu tingginya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku memantau banyak kuburan blog sejak merambahnya situs jejaring fb yang digemari orang. Mungkin karena di sana sudah tersedia lengkap note, video, foto yang bisa digunakan semudah membalik telapak tangan. Lalu respon atas note juga lebih dinamis dibanding blog. Ketambahan note yang di fb itu dibaca oleh orang-orang yang adalah sahabat si pembuat note. Kalau di blog kan susah mendeteksi siapa yang membaca, karena tidak ada keharusan meninggalkan jejak dengan mengisi buku tamu. Hanya, di blog itu punya kelebihan yaitu, blog terbuka luas, siapa aja boleh liat, dibanding dengan jejaring yang hanya untuk teman-teman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku pribadi tetap mempertahankan menulis blog, karena siapa tahu pengalaman hidupku bisa berguna bagi tamu-tamu di blogku. Mungkin mereka baru pertama kali mengenal internet, sehingga tahu pertama yaitu blog, belum kenal dengan fb atau yang lain. Mungkin juga mereka mau baca-baca lembar hidupku di tahun-tahun lalu dengan segala suka dukanya. Mungkin juga blogku ini mendorong tamu-tamuku berani mengungkapkan pikiran dengan bahasa tulisan. Kan banyak manfaat positif dengan menulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo sekarang, malah aku memperluas pemakaian blog. Jadi bukan hanya untuk cerita sana cerita sini, tapi juga untuk membuka toko online. Mungkin karena sifatku yang cenderung menjaga kestabilan jadi dua-dua atau tiga tiga bisa jalan. Mungkin juga itu yang sulit dilakukan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ke depannya mungkin pengelola blog yang harus lebih inovatif supaya bikinannya nggak ditinggalin orang kali ya? Memang dunia yang berubah senantiasa menuntut inovasi kreatif.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-9108392987987772992?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/9108392987987772992/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=9108392987987772992&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/9108392987987772992'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/9108392987987772992'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2009/09/kuburan-blog.html' title='Kuburan Blog'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-5582666736621160360</id><published>2009-09-02T15:41:00.002+07:00</published><updated>2009-09-02T15:53:35.104+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Me'/><title type='text'>Menata Hati</title><content type='html'>Hari berganti hari, begitu juga suasana hati. Ada seorang teman yang mengibaratkan hati itu harus dipelihara, kalau nggak banyak angin yang dapat memporak porandakannya. Bener juga sih, karena secepat perasaan senang datang, secepat itu pula rasa tertekan diam-diam menyelinap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kayak perasaanku hari ini. Hari ini aku baru terbebas dari tekanan darah rendah yang nyebabin kepala kliyengan dan membuat malas melakukan segala sesuatu. Aku memulai hari dengan hati gembira dan penuh harapan. Tapi, secepat itu juga berita sakitnya kawanku semasa mahasiswa menggayuti relung hati. Langsung cahaya hatiku meredup pelan-pelan. Aku sangat sadar akan hal itu dan berusaha sekuat tenaga melawannya, agar hatiku tetap ceria. Tapi perasaan tertekan itu terus mengikutiku ke mana-mana, padahal jalanku lumayan jauh hari ini, hampir 60 km putar-putar seantero Yogya, ujung ke ujung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya sore ini aku menerima perasaan itu dan menata ulang suasana hati. Kalo nggak gitu, bisa porak poranda beneran. Aku hanya bisa berdoa supaya Sumber Sukacitaku menjagai hatiku sehingga mendung itu tak merembet ke mana-mana.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-5582666736621160360?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/5582666736621160360/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=5582666736621160360&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/5582666736621160360'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/5582666736621160360'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2009/09/menata-hati.html' title='Menata Hati'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-3470409984376582714</id><published>2009-08-29T17:46:00.002+07:00</published><updated>2009-08-29T18:01:28.785+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Me'/><title type='text'>Buah Siwalan</title><content type='html'>Tadi waktu lagi ngerundingin mau ke mana, tiba-tiba misua ngelihat buah siwalan di pinggir jalan Magelang, dekat Indo Grosir. Langsung deh kami bertekad membawanya pulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buah ini jarang sekali ada di Yogya. Kalau penjualnya ditanya mesti dijawab bahwa datengnya dari Tuban. Aku sih taunya buah ini banyak bertebaran di Semarang, mungkin karena deket pantai ya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, awal aku senang dengan buah ini itu dari masa kecil di Kupang. Kami sering piknik ke pantai. Zaman 70-an ke mana lagi menghabiskan hari Minggu kalau bukan ke pantai? Di sana aku sering dibelikan buah itu sama papa. Kadang-kadang sama air tuaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semasa pulang ke Kediri pas mahasiswa dan kami jalan-jalan ke Surabaya, kalau ada siwalan ini, pasti deh berhenti dan minum juga tuaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Yogya memang jarang, tapi sore tadi buah itu muncul segerobak. Langsung deh beli. Misua yang kupasin buat kami. Airnya dimasukkan ke kulkas dan diminum dingin-dingin. Kalo nggak salah sih buah ini masih kerabat dekat kelapa. Buahnya kecil, di dalamnya ada lembaga buah. Nah, lembaga ini yang harus dikupas pelan-pelan untuk dilepaskan dari kulitnya. Rupanya bening dan kenyal. Kalau digigit, keluarlah airnya yang terasa segar di mulut dan manis. Nggak pernah bosen aku kalo ketemu buah ini. Hmmm....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-3470409984376582714?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/3470409984376582714/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=3470409984376582714&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/3470409984376582714'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/3470409984376582714'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2009/08/buah-siwalan.html' title='Buah Siwalan'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-4843968940623662627</id><published>2009-08-27T08:39:00.003+07:00</published><updated>2009-08-27T08:57:14.311+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Me and Jessie'/><title type='text'>Attachment  Person</title><content type='html'>Selama aku tergeletak karena flu dua hari lalu, aku tidur sendiri. Jessie dengan papinya. Ternyata Jessie nggak bisa tidur. Bangun-bangun terus, cerita papinya. Akhirnya dari golek sana golek sini, dia tertidur pk 22.00. Pk 04.00 nyamperin tempat tidurku lalu tidur lagi di arah kakiku, supaya nggak ketularan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi-pagi pk 05.30 aku bangunin, karena mau sekolah. Tiba-tiba Jessie bilang, "Mom, koq lantainya seperti menurun ya?" Langsung aku raba lehernya dan suhu badannya hangat. Aku selidiki semalam tidur jam berapa, dst.nya, dst.nya. Jadi, dari keterangannya aku menyimpulkan anak ini hangat karena kurang tidur. Pantes aja lantai agak menurun, lha wong gliyeng... Lalu aku buatkan bubur instan, minumin panadol, tidur lagi sampe pk 08.00. Bangun-bangun dia udah seger.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi rencanaku kemarin berjalan cukup lancar, ambil bordiran dan urus surat izin praktek psikologi ke BNI UGM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sore-sore aku ngerumpi sama misua soal kondisi Jessie. Mungkin salah satu dampak buruk ketiadaan orang lain di rumah ya seperti itu. Pengaruh Mommynya terlalu kuat, sehingga kalau jauh sedikit bisa kelimpungan. Biasanya memang attachment person terasa di usia bayi umur 7/8 bulan - kira-kira 2 taonan. Tapi, kalo anak hanya tumbuh besar bersama dengan orangtuanya tanpa campur tangan baby sutter atau oma opa atau lainnya, kelekatannya pada ibu amat terasa. Aku sih pelan-pelan mendekatkan Jessie dengan bapaknya, misalnya aku tinggal rapat ke gereja atau tinggal ceramah. Aku berharap lama kelamaan dia terbiasa aku nggak hadir walau nanti akan selalu pulang. Di satu sisi hal ini mengharukan karena kelekatan anak pada ibunya sangat kuat. Tetapi di sisi lain agak mengkhawatirkan karena kemandiriannya akan datang terlambat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berarti aku harus pandai-pandai membuat keseimbangan supaya Jessie bisa mandiri tepat waktunya. Ikutan camp anak ke luar kota aja kali ya...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-4843968940623662627?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/4843968940623662627/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=4843968940623662627&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/4843968940623662627'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/4843968940623662627'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2009/08/attachment-person.html' title='Attachment  Person'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-2476051730232123116</id><published>2009-08-23T06:00:00.002+07:00</published><updated>2009-08-23T06:15:50.979+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jalan-jalan'/><title type='text'>Selalu Tersisa Satu</title><content type='html'>Kalau kami sekeluarga berlibur, waterpark selalu jadi incaran kami. Maklum, waterpark di Yogya itu gede banget alias segara alias lautan...:).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Surabaya juga gitu. Setelah puas berhandai-handai dengan keponakan, besokannya kita semua ke Ciputra Waterpark. Kegembiraanku lipet dua, soalnya bisa maen aer dan bisa ketemuan sama temen SMP yang udah 20 taonan nggak pernah ketemu. Bener-bener tepat keputusan ke waterpark, karena rumah Linda deket dari situ. Dan...waterparknya sepiii sekali. Kayak punya pribadi aja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena dua keponakanku jarang maen kayak gini, pertama-tama aku dan Jessie ajak mereka ngelilingin kolam arus, terus ke kolam gelombang. Abis dari kolam gelombang, aku ketemuan dulu sama Linda sambil ngawasin anak-anak bermain di kolam toddler. Ngobrol sana sini, makan ini itu, setelah melalui kemalasan nyebur lagi, akhirnya kita maen deh ke kolam sliding.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku jadi inget waktu Jessie umur 6 taon, pertama kali ke sini sama engkongnya, dia ngeri naek jembatan yang banyak curahan aernya. Tapi aku bilangin kalo ini kayak outbound sama kakak-kakak mahasiswa, cuman ini di aer. Kali ini juga sama, aku memperkenalkan sliding sama keponakan2ku. Cuma tugasku lebih ringan karena Jessie ahli membimbing adik-adiknya nyeberangin jembatan. Mulai dari sliding yang paling pendek, sampe ke yang paling tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abis itu pindah ke kolam yang ada sliding dengan tunnelnya. Di sliding yang terbuka dan tinggi itu kami meluncur. Walaupun tinggi tapi kami nggak ngeri. Dari tempay itu keliatan deh Surabaya. Begitu mau maen yang ada tunnelnya, kami tidak diizinkan karena tingginya Jessie belum mencapai 150 cm. Ya udah deh, meluncur sekali lagi di sliding yang terbuka itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selalu deh, ada yang tersisa satu. Waktu di Pandawa Waterpark Solo, ada satu sliding yang belon kami coba. Di sini juga. Berarti musti ke sini lagi deh kapan-kapan, ha...ha...ha..., kalo soal maen...hayo aja!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-2476051730232123116?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/2476051730232123116/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=2476051730232123116&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/2476051730232123116'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/2476051730232123116'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2009/08/selalu-tersisa-satu.html' title='Selalu Tersisa Satu'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-7593376345734944336</id><published>2009-08-20T07:52:00.005+07:00</published><updated>2009-08-20T08:28:29.729+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kuliner'/><title type='text'>Wedang Tahu</title><content type='html'>Kira-kira enam bulan lalu, di Jalan Magelang, main road nya rumahku, ada yang membuka gerai wedang tahu. Bukanya mulai pk. 18.00, karena dia berjualan di emperan toko gantungan kunci karet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku senang sekali ada wedang tahu. Penganan ini aku kenal sejak kecil, waktu aku sering bermain di rumah temanku di Mangga Besar VIa. Mulanya sih nggak doyan, tapi lama-lama doyan beneran. Herannya tukangnya nggak lewat di gang rumahku di Mangga Besar I. Sekiaaaaan tahun nggak makan, nah pas di rumah adikku ada yang lewat. Langsung aku beli deh, hmmm...yummy....!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wedang tahu ini kayak bubur kembang tahu. Bentuknya seperti bubur sumsum. Diambilnya pelan-pelan dengan menyendoknya. Lalu, diletakkan di mangkuk kecil, dan diberi kuah dengan rasa jahe. Di J&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SoymPXEY7EI/AAAAAAAAAGk/X70iNWXuW3A/s1600-h/IMG_1595%5B1%5D"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 131px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SoymPXEY7EI/AAAAAAAAAGk/X70iNWXuW3A/s200/IMG_1595%5B1%5D" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5371851238366833730" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;akarta disebutnya kembang tahu. Di Surabaya namanya tao hwa (bacanya thaa hwa). Tao hwa ini bahasa Mandarin. Dari taohu = tofu= tahu. Hwa= kembang. Jadi sebenernya sih sama aja, kembang tahu...ha...ha...ha..., hanya di Surabaya lebih kental nuansa Tionghoanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemarin malam, sepulang rapat, aku tiba-tiba pengen makan kembang tahu ini. Lalu aku pesan dua untuk dibawa pulang. Sambil menunggu disiapkan, iseng-iseng aku tanya sama penjualnya, dia berasal dari Jakarta atau bukan, karena di Yogya baru dia yang jual kembang tahu. Ternyata dia asalnya dari Surabaya, katanya, "Kalo di Surabaya disebutnya tahwa." Nah, kan...betul, tapi penyebutannya udah beda lafalnya, sesuai dengan dialek si penjual. Lalu, dia punya kesadaran brand/ brand awareness. Di dasar mangkuk plastiknya di tempeli stikernya. Belum lagi di bandana seragamnya ditulisi websitenya: www.tahupongwedangtahu.com. Hebat juga nih Bapak, wedang tahu dimasukin internet. Pastinya bukan buat jualan di sana, tapi untuk membangun brand nya. Yang lebih hebat, dia nggak begitu aja menamakan jualannya dengan kebiasaan di Surabaya, tapi disesuaikan dengan alam pikir orang Jawa Tengah yang terbiasa dengan wedang ronde. jadilah nama jualannya wedang tahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang cabangnya udah dua, daaan...dia punya sepeda yang berkeliling jualan kembang tahu. Sayang belon lewat di gang rumahku. Padahal, yummy banget kalo menyantap itu sore-sore menjelang malam, sambil duduk di teras menatap senja...mak nyus!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-7593376345734944336?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/7593376345734944336/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=7593376345734944336&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/7593376345734944336'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/7593376345734944336'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2009/08/wedang-tahu.html' title='Wedang Tahu'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SoymPXEY7EI/AAAAAAAAAGk/X70iNWXuW3A/s72-c/IMG_1595%5B1%5D' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-8244740905304839321</id><published>2009-08-18T11:13:00.005+07:00</published><updated>2009-08-18T11:33:05.297+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jessie'/><title type='text'>Doa Ulang Tahun</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/Soou1nSMEoI/AAAAAAAAAGc/dvGYgci1Jxw/s1600-h/Miles6.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/Soou1nSMEoI/AAAAAAAAAGc/dvGYgci1Jxw/s200/Miles6.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5371157004205953666" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Tadi pagi, anak kami bangun dengan wajah berseri-seri, karena dia ulang tahun hari ini. Selesai beres-beres buku dan alat-alat gambarnya, kami pun berdoa, gini bunyinya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan Yesus terima kasih karena hari ini Jessie ulang tahun yang kesembilan,&lt;br /&gt;Jadikanlah dia anak yang mencintai Engkau,&lt;br /&gt;dan mampukan kami orangtuanya untuk membimbingnya menjadi anak yang baik.&lt;br /&gt;Juga karuniakan kerajinan dan ketelitian....nggak kayak sekarang kalo belajar masih suka males dan kamarnya berantakan (Jessie mencubit kakiku, diaduin ke Tuhan).&lt;br /&gt;Dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa, amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kayaknya ini doa yang paling ger-geran deh. Jessie cekikikan melulu didoain begitu, padahal maknanya lumayan berat buat kami, soalnya ini anak unting-unting (dalam budaya Jawa, anak perempuan satu-satunya disebut unting-unting). Apalagi, karena di rumah hanya ada keluarga inti, makin lama makin serupa sama aku jadinya. Bagi yang udah lama kenal aku, udah kebayang kan nanti gedenya dia seperti apa, ha...ha...ha...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eniwei, kami bersyukur dikaruniai Jessie. Emang sih kalo dia di rumah kami sering keberisikan karena tak pernah habis hal yang dikatakannya, tapi kalo dia lagi sekolah, aku yang sering keilangan. Kayaknya rumah jadi sepi tanpa Jessie. Kalo dia lagi ngeyel juga kadang-kadang kami cape ati, tapi ngeyelnya itu yang bikin kami harus pandai-pandai memutar otak supaya bisa masuk dalam frame of referencenya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami juga berharap supaya doa yang terkandung dalam namanya bisa terwujud dalam hidupnya: "Ya Tuhan yang Maha Pemurah, jadikanlah aku anak yang kuat dan bijaksana" (Jessica Joanne Mahardhika).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-8244740905304839321?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/8244740905304839321/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=8244740905304839321&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/8244740905304839321'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/8244740905304839321'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2009/08/doa-ulang-tahun.html' title='Doa Ulang Tahun'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/Soou1nSMEoI/AAAAAAAAAGc/dvGYgci1Jxw/s72-c/Miles6.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-3689199481442642825</id><published>2009-08-14T08:01:00.003+07:00</published><updated>2009-08-14T08:19:19.483+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Me'/><title type='text'>Pengalaman Baru</title><content type='html'>Sebulan yang lalu, aku, misua dan adik iparku berbincang-bincang soal pekerjaan sampingan, yang cocok untuk full time mom atau yang nggak mengganggu pekerjaan utama. Selama ketemuan keluarga itu, pembicaraan intensif dilakukan terus, di kolam renang, di lobby hotel, di mobil, di segala tempat deh. Maklum, ketemuan kayak gini bisa diitung pake jari, karena kerjaan misua repot sekali, jarang-jarang ada waktu senggang di Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pulang dari sana, yang termotivasi malah aku, tadinya sih aku cuman ngedengerin aja. Jadi, aku set up semuanya deh. Yang paling susah itu nentuin produk yang akan dipamerin di tokoku. Kalo kelengkapannya relatif mudah walau jalannya panjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah suatu ketepatan. Pas ngumpul sama ibu-ibu waktu nungguin Jessie les tari, ada salah satu kawanku yang bercerita tentang usaha sampingannya di Yogya dan di Bondowoso. Barang Yogya dia jual ke Bondowoso dan sebaliknya. Tiba-tiba dia nyeletuk soal craft, bagaimana dia memaketkan berkarung-karung craft bolak-balik ke dua kota tersebut. Akhirnya, aku janjian deh sama dia ke suplier craft di desa pinggiran Yogya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selaen itu, aku teringat salah satu temanku yang memang punya sentuhan etnik di karya-karyanya. Aku ke rumahnya, ngomong sana sini, lalu dia mau jadi suplierku untuk home decor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku merasa kedua jenis barang itu cukuplah untuk sementara, kecuali kalau ternyata bisa berkembang lebih jauh lagi, baru dicarikan suplier yang lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo aku renung-renungkan kenapa mau mencoba hal baru ini, padahal kegiatan udah seabreg-abreg, ya karena curiousity itu. Nothing to loose kan kalo untuk mencoba. Semua kan made by order. Lagian, dari kegiatan ini aku juga bisa menabung untuk biaya kuliah semester depan. Semester ini aku hanya ambil satu mata kuliah karena untuk in reiyen setelah lama nggak masuk kampus. Kalo berhasil, semester depan bisa dua mata kuliah, dan itu berarti aku harus nyiapin sekitar tiga jutaan. Nah, jangan sampai asap dapur nggak ngebul karena ngeberatin biaya kuliah, jadi harus ada usaha lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang penting ada keseimbangan. Mudah-mudahan aku dimampukan Tuhan menyeimbangkan semua: keluarga, pelayanan, pekerjaan dan pengembangan diri.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-3689199481442642825?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/3689199481442642825/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=3689199481442642825&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/3689199481442642825'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/3689199481442642825'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2009/08/berburu-craft.html' title='Pengalaman Baru'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-8876725426000224363</id><published>2009-08-05T10:22:00.002+07:00</published><updated>2009-08-05T10:40:13.326+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Me'/><title type='text'>24Tahun Lalu</title><content type='html'>Kalo diinget-inget 24 taon lalu, aku menginjakkan kaki di Yogya. Begitu turun langsung nginep di Hotel Merdeka, sekarang Phoenix Hotel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soal kota sih aku nggak terlalu kaget, karena biasa pindah kota, soal bahasa bikin aku mabok waktu itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mabok pertama tuh waktu beli makan di warung ijo Jl. C. Simanjuntak. Penjualnya tanya, "Pake ikan nggak, Mbak?" Spontan aku mencari-cari mana ikannya, karena di situ adanya aym goreng dan empal. Aku geleng-geleng, jadilah pagi itu aku makan sayur kacang ijo pedessss banget. Lama-lama, dari percakapan sehari-hari aku baru tau kalo yang dimaksud 'ikan' itu segala macam lauk yang berjenis daging. Mau ayam, may sapi, mau kambing, mau ikan beneran, semua disebut ikan. Hebring euy...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mabok kedua kalo diterangin jalan pake arah mata angin. Wah, kalo ini aku mabok beneran. Abis orang-orang di Yogya kalo disuruh ulangan mata angin gitu, nilainya A+++ kali. Dengan pengetahuan yang kiri dan kanan, sekarang harus belajar mencerna mana barat, mana utara, mana timur, mana selatan. Kalo aku cari penjelasan kenapa sih nunjukin jalan koq pake barat timur segala, kan jadi pusying. Aku selalu dapet jawaban, "Supaya nggak perlu tanya jalan itu dilihat dari arah mana. Barat ya barat, dst.nya." Aku menikmati petunjuk arah ini setelah tiga tahun berdomisili di sini. Aku juga belajarin tuh barat timur dkk dalam bahasa Jawa. Tapi tau nggak, kalo ditanya mau ke mana sama pak parkir kantor pos di dekat sekolah anakku, amannya aku tunjuk aja arahnya.  Jadilah si Bapak tersenyum-senyum maklum sama pengunjung setianya ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mabok ketiga, soal rasa makanan. Wah, kalo ini jasa sambel botol amatlah besar. Aku kan jarang, nggak pernah malah, makan yang manis-manis, terutama sayur. Di sini sayur bayam (nama kerennya sayur bening) itu manis, sayur asem ya juga manis. Terpaksa aku membubuhi sambel botol biar ketelen. Lama-lama bisa menikmati juga sih. Cuman...kenapa kuah soto selalu cair dan bening, itu yang aku belum bisa nikmati sampai sekarang. Aku heran kalo ada yang seneng banget makan soto.  Penyuka soto juga heran kali ya liat aku gak suka soto, ha3.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua minggu lalu, ada kawanku datang ke Yogya. Dia datang dari Padang. Suatu kali beli jajan ke pasar Kranggan. "Bu, ini apa namanya?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Getuk, Mbak."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalau yang ini?" (sambil menunjuk penganan di sebelahnya)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Podho, Mbak." (maksud ibu penjual ya sama saja getuk, mungkin berbeda warnanya)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ya sudah, beli getuknya satu, podhonya satu." (si ibu terbengong-bengong sambil tetap melayani kawanku ini). Di kemudian hari baru kawanku tahu bahwa podo itu artinya sama, bukan jenis atau nama penganan. Malunyaaa....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini termasuk culture shock kali ya? Tapi, abis shock itu terus jatuh cinta sama ketenangan Yogya, hingga 24 tahun kemudian, aku masih aja betah di sini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-8876725426000224363?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/8876725426000224363/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=8876725426000224363&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/8876725426000224363'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/8876725426000224363'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2009/08/24tahun-lalu.html' title='24Tahun Lalu'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-8018142326554345999</id><published>2009-07-31T08:36:00.002+07:00</published><updated>2009-07-31T08:48:39.191+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Me'/><title type='text'>Heboh Pagi</title><content type='html'>Seharian kemarin sangat melelahkan. Secara fisik lelah, tapi benak juga lelah karena mikirin cari nama, Gara-gara itu dan diskusi intensif dengan adik iparku sampe lewat tengah malam, pagi ini aku kesiangan. Kalo Jessie nggak bangunin, mungkin aku bisa tidur sampe siang, kali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangun-bangun udah pk. 05.20, padahal biasanya aku bangun paling laat pk. 05.00. Cepet-cepet aku siapin bagelen buat sarapan Jessie, masak air panas. Selintas aku denger Jessie belajar Mandarin. Dalam hati aku khawatir, "Piye, belajar cuma 20 menit, apa yang nyantol?" Tapi aku diem aja, karena kalo aku tanya nanti dia tambah panik. Lalu aku bantuin dia nyusun buku pelajaran hari ini, dan alat tulisnya. Lalu tanya-tanyaan Mandarin sama dia, mana pelafalanku kan nggak good, jadi susah juga. Akhirnya kami selesai pk 06.25. Cepet-cepet mandi, berpakaian, berangkat deh. Puji Tuhan, misuaku bisa dapetin rumah dekat sekolah, jadi 15 menit paling lama, udah nyampe sekolah. Sesampainya di sekolah, belum banyak mobil parkir, berarti banyak juga yang kesiangan, kirain cuma sendiri...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pulang nganter, aku beli sarapan di Bu Joyo. Pulangnya dari situ yang rada ribet. Udah ada kali dua bulanan ini di Jl. Magelang itu lajur kiri buat motor. Berarti aku kan harus masuk jalur kanan, karena warung Bu Joyo di kiri jalan. Nungguin laju motor sepi itu yang lama, karena banyak orang menuju kota di pagi hari. Udah bisa masuk, problem muncul lagi waktu mau masuk ke gang rumahku yang juga di kiri jalan, karena nggak jauh sebelum gang ku itu ada polantas berdiri di atas podium kecil untuk mengarahkan agar motor berada di jalur kiri. Akhirnya aku nyalain sign agak jauh dari depan sambil melanin laju mobil. Pelaaaan...banget, sampe motor di belakangku masih agak jauh, barulah aku belokin si Mumun ke gang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bener-bener heboh pagi ini. Bangun kesiangan sih, ha...ha...ha...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-8018142326554345999?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/8018142326554345999/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=8018142326554345999&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/8018142326554345999'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/8018142326554345999'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2009/07/heboh-pagi.html' title='Heboh Pagi'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-2604608814583518101</id><published>2009-07-13T17:26:00.002+07:00</published><updated>2009-07-13T17:36:29.550+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Me and Jessie'/><title type='text'>Phon dan Buku Tulis Baru</title><content type='html'>Hari Minggu kemarin aku mengajak Jessie menyiapkan buku-buku tulisnya untuk kelas 4. Namanya menyiapkan berarti mengeluarkan buku tulis kelas 3 dan membersihkan rak meja tulisnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum ini Jessie memang sudah beli beberapa buku tulis, tapi bukan yang paketan, karena khawatir kertas isinya nggak sebagus sampulnya. Tahun lalu dia beli satu paket, ternyata depannya doang yang bagus, isinya tipis dan mudah robek. Jadi, ceritanya dia nggak mau mengulangi kesalahan tahun lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalahnya, setelah buku tulis kelas 3 dikeluarkan, ada beberapa buku yang baru terpakai sedikit, nggak sampe setengahnya malah. Jadi, aku minta Jessie memakai buku lama itu dan menyampulnya ulang supaya menyenangkan dilihatnya. "Masak sih Mom, aku nggak boleh pake buku baru? Ini kan sampulnya udah robek?" Jessie mulai mengajuk. Aku liat sampul buku tulis itu memang sudah robek. Aku nggak bilang ya, juga nggak bilang tidak. Aku diam saja sambil menyiapkan buku tulis baru untuk mata pelajaran lainnya. Begitu udah mau selesai, kami kembali diperhadapkan dengan buku peer bahasa Indonesia dan bahasa Jawa yang masih banyak itu tadi. Entah ada angin apa, bisa-bisanya aku berujar begini, "Jess, pake ya buku yang lama ini? Sayang deh kalo nggak dipake lagi, kan masih banyak lembarannya? Kita cari sampul yang bagus yuk di kamar kerja? Lagian, kalo kertas-kertas ini nggak dipake, sayang kan pohon-pohon yang ditebang untuk membuatnya dulu?" Lalu dia berpikir cukup lama, akhirnya nurut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku yang tercenung-cenung. Masak sih anakku harus selalu diberi pengertian yang agak jauh ke depan? Koq dia nggak mau ya terima penjelasan yang sederhana, yang sesuai dunia kanak-kanaknya? Ndilalah, aku juga kadang-kadang nggak bisa berpikir seperti dunia anak-anak, kali kebanyakan dicekokin slogan 'go green.'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, ada hubungannya tuh antara pohon dan buku tulis. Jawabannya A, ha...ha...ha...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-2604608814583518101?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/2604608814583518101/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=2604608814583518101&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/2604608814583518101'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/2604608814583518101'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2009/07/phon-dan-buku-tulis-baru.html' title='Phon dan Buku Tulis Baru'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-8514686110764060507</id><published>2009-07-10T15:42:00.002+07:00</published><updated>2009-07-10T16:02:55.281+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mama'/><title type='text'>Melewati Kelam Malam</title><content type='html'>Ada perbedaan yang cukup signifikan dalam diriku. Ini sangat terasa ketika memasuki usia 40 tahun, aku banyak berjumpa dengan kedukaan. Yang pertama adalah kepergian suaminya kongsi usahaku, hampir dua tahun lalu. Biasanya aku lega lilo kalau melayat, kali itu kebingungan dan kesedihan yang melandaku karena kepergian almarhum sangat mendadak. Sejak itu aku gamang kalau menginjakkan kaki di rumah kedukaan. Tapi, kehidupan kan harus berjalan terus, aku nggak bisa kan memanjakan diri dengan terus berkubang di momen-momen traumatis, maka aku memulihkan diri cukup cepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam proses pemulihan itu aku memelajari kenapa orang merasa takut menghadapi kematian. Nggak usah kematian, tapi kondisi pingsan atau mulai tak sadarkan diri pun kadang-kadang menjadi sangat menakutkan. Mungkin kehilangan kontrol diri dan kegamangan akan apa yang ada di hadapannya, yang membuat ketakutan itu makin menjadi-jadi. Apalagi kalau tak seorang pun di sana yang mendampingi saat-saat maut itu menjelang. Mungkinkah ini yang dirasakan oleh sahabatku almarhumah, Martha?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam kemarin juga menjadi malam yang panjang dan menakutkan bagiku saat sms dan telepon dari adik iparku masuk, "Ya...Mama gimana, kasihan banget. Nggak bisa minum obat, minum teh aja netes-netes, susah banget nelennya. Waktu Aiai mau dipamitin ke omanya, ranjang Mama udah basah. Mama ngompol nggak berasa, Ya. Gimana nih, kasihan banget? Kita semua khawatir di sini." Dia cerita sambil nangis-nangis, soalnya sebelum dibawa ke rumah sakit kondisi Mama emang lemes karena muntah-muntah terus, tapi masih bisa jalan sendiri, masih aware terhadap kondisi dirinya. Setelah satu hari di rumah sakit koq malah drop. Nah itu..., mulailah ketakutan memompaku deras. Mana kemarin malam aku hanya berdua dengan Jessie, karena suami dinas luar kota. Akhirnya dengan tak berdaya aku menghampiri hadirat Ilahi bersama Jessie. Kami berdoa sambil menangis karena tak berdaya dan jauh dari Mama yang sedang sakit. Setelah itu aku mengirim sms ke pendeta-pendetaku untuk minta dukungan doa. Nggak lama kemudian Papa telepon, ngabarin kalo dia lagi siap-siap menuju Jakarta dari Purwakarta, dijemput sopirnya adikku. Aku memutuskan akan ke Jakarta Sabtu ini kalau sampai ada apa-apa, setelah rundingan dengan suami. HP ku juga nyala terus sepanjang malam. Aku yang biasanya tahan dingin, malam kemarin kedinginan sampai ke ujung-ujung jari kaki. Kira-kira pk 00.40 aku terbangun karena mendadak batuk hebat. Akhirnya aku bangun, minum obat batuk dan neuralgin, pakai kaos kaki dan mematikan HP. Aku terbangun pk 04.30 dengan badan yang remuk dan tanda tanya besar menggelayut dalam hatiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau aku telusuri lagi, malam betul-betul panjang dan kelam, dan harapan melihat sinar mentari terasa jauuuh dan lamaaa banget. Saat pagi menjelang, aku sms adik iparku lagi dan puji Tuhan, kondisi Mama membaik. Sudah sadar dan sudah bisa nanyain kabar cucunya yang paling kecil. Aku betul-betul lega, Mama dalam perawatan tangan-tangan yang trampil. Cepat pulih ya Mom, kan kita mau ngerayain ultah Khun, Didi, Papa dan Andre bareng-bareng...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-8514686110764060507?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/8514686110764060507/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=8514686110764060507&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/8514686110764060507'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/8514686110764060507'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2009/07/melewati-kelam-malam.html' title='Melewati Kelam Malam'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-6677942779136364750</id><published>2009-07-04T15:56:00.003+07:00</published><updated>2009-07-04T16:21:50.159+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jalan-jalan'/><title type='text'>Happy Trip</title><content type='html'>Pk 03.30 aku membangunkan Jessie dan Kezia (anaknya temanku dan temannya Jessie yang menginap di sini) untuk sarapan sereal, lalu membersihkan diri. Aku pun melakukan hal yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pk. 04.45 kami start menjemput temanku Betty yang akan bersama-sama aku mengunjungi mahasiswa yang sedang praktik kerja di Wonosobo dan Banjarnegara. Ini perjalanan yang baru samsek ke kedua kota ini. Karena itu kami berangkat pagi-pagi, supaya pulangnya nggak kemaleman di jalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalan pagi-pagi saat matahari belum terlihat ternyata sangat menyegarkan. Aku sempat khawatir nggak kuat jalan, soalnya baru bae dari flu berat. Yogya-Temanggung berjalan lancar. Temanggung Parakan jalanan banyak yang berlubang dan lubangnya dalem-dalem. Jadilah aku memelankan si Konde, biar nggak terbanting-banting. Parakan- Wonosobo ibarat perjalanan membelah gunung. Di kiri kanan jalan terlihat gunung Sumbing dan Sindoro. Pemandangan betul-betul indah. Terasering di mana-mana, rumah-rumah pedesaan tersebar dan kami melihat pepohonan teh dan tembakau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhasil Wonosobo dapat dicapai dalam waktu 2,5 jam. Kotanya sangat menyenangkan. Serasa Bandung di awal tahun 1982, saat aku baru pindah dari Jakarta. Airnya pun dingin dan segar. Kalo nggak inget ini adalah kunjungan kerja, pasti aku langsung nyebur deh ke kolam renang, ha...ha...ha...! Oleh tuan rumah kami diajak makan soto ayam. Hmm....yummy, pagi-pagi makan yang anget-anget.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah berbincang-bincang, kami melanjutkan perjalanan ke Banjarnegara. Ini juga gampang banget jalannya, hanya perlu berhati-hati di tikungan-tikungan yang berbahaya aja. Asal jalannya nggak ugal-ugalan dan mematuhi tanda garis di aspal, pasti selamat. Tiba di Banjarnegara kurang dari satu jam. Di sini ngobrolnya agak lama soalnya disambi makan ayam goreng presto Bandung yang muantaap. Apalagi, baksonya juga oke punya, legit dan rasanya enak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami kembali ke Yogya sekitar pk 15.00. Jessie minta berhenti mau memotret sawah terasering. Terus anak-anak pipis dulu di pom bensin. Begitu selesai memotret terasering, hujan mulai turun.  Gak lama setelah hujan turun, begitu mau masuk Wonosobo, panas mentari mulai muncul. Tapi begitu menuju Parakan, kabut turun. Seru banget deh jalan kayak begini. Ini juga karena pake si Konde. Kalo pake si Mumun, mmm....mejen! Ada tanjakan tinggi di daerah Parakan, sampai aku harus pindahkan gigi ke 2, supaya si Konde oke. Tadinya mau aku tekan tombol turbonya, tapi nggak jadi ah, nanti dia melesat lagi, padahal di depan ada truk-truk yang terpaksa merayap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lepas Parakan, masuk Temanggung. Dari situ lancar deh baliknya ke Yogya. Yang nggak ngira, kami terlalu cepat belok kiri menuju rumah Betty. Jadi nyasar, jauuuuh sekali. Mana cuma sendiri di jalan itu, dan guelaaap sekali. Anak-anak tadinya masih sempet bergurau di belakang. Tau-tau mereka sadar kalo kami tersesat. Udah pada mulai ketakutan, tapi aku dan Betty tenang-tenang aja. Tau-tau lewat dua motor dengan polisi berpasangan di atasnya. Aku lupa tuh sandi morse s o s, he...he...he..., jadi lewatlah polisi-polisi itu. Ya udah, pake ilmu pas pramuka aja. Akhirnya kami menemukan jalan besar. Nggak taunya itu nembus di Jl. Palagan atas deket rejodani, jauh banget yak! Ha....ha....ha....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesampainya di rumah anak-anak mandi air hangat terus nganterin misua deh ke stasiun, dia ada tugas kantor ke Jakarta. Hmm... a thriller at the end of my nice trip.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-6677942779136364750?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/6677942779136364750/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=6677942779136364750&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/6677942779136364750'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/6677942779136364750'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2009/07/happy-trip.html' title='Happy Trip'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-3397251383319280288</id><published>2009-07-01T08:18:00.002+07:00</published><updated>2009-07-01T08:40:30.442+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jalan-jalan'/><title type='text'>Liburan Singkat</title><content type='html'>Kalau musim liburan dan kita nggak libur sendirian, rasanya ternyata nggak enak. Tapi, kalau keadaan tidak memungkinkan untuk liburan, daripada ngresulo, medingan mikirin liburan yang kreatif deh. Kali bahasa di dunia kerja: on teh job training, ha...ha...ha...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minggu pertama Jessie banyak ikut aku kerja, bahkan kalau diajak ke supplier kaos, senangnya bukan maen. Malah dia yang belanja, aku duduk-duduk aja di samping ownernya sambil nego jenis kaos dan harganya. Dari rumah udah dicatetin apa yang mau dibeli. Besokannya ke disainer bikin gambar di kaos. Dia juga yang merhatiin apakah semua huruf udah betul atau komposisi gambar udah cantik. Aku tinggal ngawasin dari belakang supaya tetap sesuai dengan kemauan si pemesan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, wiken kemaren akhirnya bisa juga liburan singkat. Begitu ditanya mau traveling ke kota mana. Tanpa ragu Jessie menjawab. "Solo. Aku pengen makan di Galabo lagi." Jadilah pagi-pagi, 27 Juni, kami berangkat menuju Pandawa Water World. Aku pernah denger water park yang ini bagus dan mahal. Kalau mahalnya iya, untung punya kartu debit BCA, jadi didiskon 50%. Kalo nggak, Rp 100.000 per orang untuk wahana yang cuman segitu kayaknya kemahalan deh. Soalnya di dalamnya cuma ada satu kolam arus kayak di Ancol, terus sliding balita 1, sliding kids 1, sliding dewasa 3 tingkat, dan sliding yang gelap tanpa sinar samsek 1 dan kolam ombak. Udah, nggak ada apa-apa lagi. Mungkin kalo ukuran Jawa Tengah, waterpark segitu udah canggih banget kali, abis biasanya amen di Ciputra Waterpark yang banyak banget wahananya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku puas-puasin deh berenang sampe naek turun sliding berkali-kali sama Jessie. Nungguin kolam ombak sampe dua kali, biar Jesie bisa ngerasain maen ombak. Kayaknya sih udah nggak mungkin deh maen ombak beneran di pantai, he...he...he...! Ada satu sliding dewasa yang benar-benar curam. Begitu berhenti kakiku langsung lemes dan Jessie juga tercenung-cenung. Bener-bener kayak terjun. Itu salah satu yang bikin asyik di sini. Tapi, cukup sekali aja ah, ntar lemes beneran lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pulang dari Pandawa, langsung menuju Solo Grand Mall. Malah dapet sepatu sekolahnya Jessie, padahal tuh sepatu susah banget dicarinya kalo di Yogya. Abis makan siang, langsung ke Hotel Asia. Tidur sebentar terus tancep deh ke Galabo. Walaupun bukan tanggal muda tapi nih jalan penuh banget sama orang yang pada nyari makan malem sambil jajan sana sini. Sebenernya dapet meja untuk makan, malah Jessie minta duduk di tikar. "Kan kita mau nongkrong di sini. Kalo duduk di meja sih nggak seru," begitu komplennya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesudah kenyang, jalan-jalan sebentar di bazar batik yang masih buka di sana. Pulang langsung tidur, kelelahan. Besok paginya abis sarapan, aku dan Jessie berenang lagi. Airnya dingin banget soalnya tuh kolam nggak keba sinar matahari. Untung juga aku prepare handuk dari kamar karena bagian kolam nggak nyediain handuk. Puas berenang kita check out, tancap ke Solo Square, mau liat pameran buku Gramedia yang diiklanin gede-gedean di koran Yogya. Tapi...isinya begitu-begitu aja deh, untungnya masih ada buku yang bisa aku beli untuk meningkatkan ketrampilan. Abis dari pameran aku naek ke Gramedianya langsung. Baru deh puas, banyak buku baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pk 15.30 kami keluar dari Solo dan pulang ke Yogya. Enak banget kalo bawa mobil gedhe kayak si Konde. Sepanjang ruas Solo-Klaten dulu-duluan terus sama Innova. Kalo sopirnya kayak aku gini, Innova lewat deh. Nggak berasa dibawa lari 120 km. Setelah bolak-balik Yogya-Solo, aku jadi hafal mana ruas jalan yang berbahaya dan potensial menjadi ajang kecelakaan. Syukurlah perjalanan libur singkat kemaren berlangsung selamat dan tiba di Yogya dengan hati sukacita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Besok dan lusa Jessie akan menikmati liburan di Perpustakaan Kota, ikutan bikin clay dan gerabah. Aktivitas begini yang aku harapkan bisa menumbuhkan minatnya di bidang kerajinan, secara ini ketrampilan yang paling mudah dilakukan di waktu senggang.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-3397251383319280288?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/3397251383319280288/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=3397251383319280288&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/3397251383319280288'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/3397251383319280288'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2009/07/liburan-singkat.html' title='Liburan Singkat'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-9139977038801082317</id><published>2009-06-24T06:01:00.002+07:00</published><updated>2009-06-24T06:15:52.584+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Me'/><title type='text'>Kesempatan Terakhir</title><content type='html'>Aku senang sekali mendapat telpon dari sahabatku, Sr. Anna, PK. Ini sahabat by accident, karena aku mengantarkan buku pesanannya saat masih di Kediri. Lalu, suatu kali kami sekeluarga berlibur dan Jessie kami ajak mengunjungi Sr Anna di biara. Waktu itu Jessie masih kecil, umur 4 tahun. Kami mengajaknya supaya ada bandingan nyata dengan biara di fil Kakak Maria (maksudnya The Sound of Music).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak itu persahabatan terus terjalin. Sr Anna juga menolongku menyampaikan bukuku ke tangan para remaja binaannya. Nggak nyangka aku kalau bahasa remaja di bukuku itu bisa diterima Sr dan bahka dibantu untuk menjualkannya. Wah, itu pertolongan besar buat penulis pemula. Kalau bukunya diserap pasar 1000 eks mendadak sontak, kebayang kan sukacitaku? Tapi bagiku bukan nilai komersialnya yang penting, tapi isi buku itu yang bisa memperkaya jiwa remaja, apalagi Sr Anna membantu menyampaikannya dengan cepat ke tangan yang tepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami masih bertemua dua atau tiga kali lagi, lalu setelah itu kami hanya kontak lewat email atau telepon. Lalu Juli ini Sr Anna akan meninggalkan Indonesia untuk menempati pelayanannya yang baru di Daughters of Charity di Irlandia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kami bertemu kemarin, aku sempat bertanya tokoh wayang siapa yang dijadikan idolanya. Ternyata Parikesit, putranya Arjuna, karena Parikesit menjadi raja di usia yang terbilang sangat muda, 16 tahun. Hampir mirip dengan kondisi Sr saat menjabat Provinsial di usia 36,5 tahun. Saat pelantikan ditanggaplah wayang dengan lakon Parikesit menjadi raja. Wah, luar biasa pengalaman hidupnya. memimpin tarekat di usia sebelum 40 tahun adalah hal yang jarang terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemarin mencari oleh-oleh untuk sahabatnya di Irlandia. Senang juga karena kemarin aku berhasil mempertemukan Sr dengan sahabatku yang punya homestay di Jl. Kaliurang, jadi Sr bisa lihat tempatnya dan memperkirakan tempat itu untuk tempat berlibur para suster suatu saat kelak. Rupanya Sr senang karena tempat itu dekat dengan Seminari Kentungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjumpaan kami diakhiri dengan makan siang bersama di Warung Pak Parto. Di sinilah selama makan siang Sr Anna mengarahkan Jessie bagaimana harus mulai menunjukkan minat hidup sejak dini. Aku ngedengerin aja dialog mereka. Memang lain kalau pendidik yang berbicara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat jalan, Sr. Teruslah berkarya di ladang-Nya yang maha luas. Penyelenggaraan-Mu ya Bapa, menyelenggarakan segalanya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-9139977038801082317?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/9139977038801082317/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=9139977038801082317&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/9139977038801082317'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/9139977038801082317'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2009/06/kesempatan-terakhir.html' title='Kesempatan Terakhir'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-2749036436233288348</id><published>2009-06-22T05:19:00.003+07:00</published><updated>2009-06-22T05:50:21.357+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Me and Jessie'/><title type='text'>Hasil Belajar</title><content type='html'>Tanggal 20 Juni tahun ajaran SD 2008/2009 berakhir sudah.  Tahun ini prestasi belajar Jessie bagus sekali. Untuk anak seusia dia dengan karakter yang agak-agak sanguine, hasil yang dicapainya ini membuat aku bangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa hal yang membuat aku bangga kepadanya:&lt;br /&gt;1. Semangat Jessie nggak pernah kendor. Kalau lihat gimana dia serius ngerjain peer yang 'cuma' prakarya, aku suka geleng-geleng. Dia selalu ingin menghasilkan yang terbaik. Selain itu semangat memperbaiki performancenya. Keliatan banget di olahraganya. Semester lalu olahraganya hanya 65, lalu dia belajar-belajar sendiri koprol dan kasti. Semester ini naik 7 poin. Lalu kalau ada peer pelajaran, dia langsung mengerjakan, terutama yang membutuhkan latihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Rupanya dia ingat pesanku supaya memerhatikan perkataan-perkataan gurunya. Maklum, anak segini biasanya suka cerita-cerita sendiri kalau di kelas. Pernah satu kali dia lupa kalau hari itu ulangan agama, dan hasilnya bagus. Aku aja sampe mengelus dada begitu diberitahu hari itu ulangan agama. Untung tahunya setelah pulang sekolah, kalau pagi hari sebelum berangkat sekolah, hmmm...pangkostrad bisa muncul sekalian mendadak apel pagi, hahaha...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Optimisme Jessie kuat sekali. Ada sih satu dua kali saat akan menempuh ulangan akhir dia menangis karena merasa tidak bisa menguasai pelajaran dan nilainya akan jelek. Kalau udah gitu, aku tau dia sudah sampai di puncak kecemasan. Aku memeluknya erat-erat dan menghiburnya supaya tenang. Setelah lega menumpahkan airmatanya, suddenly her brain become so brightly......, jadi kecemasan ada tuh hubungannya sama kecepatan menangkap materi pelajaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Selalu berharap yang baik. Nah kalau ini yang terasa menonjol tahun ini. Pengennya selalu mendapat yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada juga beberapa kelemahannya:&lt;br /&gt;1. Angin-anginan. Kalau pelajarannya membosankan, susah sekali menggerakkan Jessie untuk belajar. Sampe harus mengupayakan cerita supaya bahan itu teringat dengan baik. Aku juga harus sedikit-sedikit menerapkan metode belajar ala Tony Buzan, yang ternyata sangat menolongnya mengingat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Sering lupa belajar sore. Saking senengnya sama udara pagi, duplikasi abis maminya, dia jadi susah kalo suruh belajar sore hari. Kalaupun ingat, jawaban 'sudah mom' cepet sekali keluar, mungkin untuk mengakhiri rentetan nasihat kalau orang nggak mau belajar, hahaha...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Sering malas mengatur bukunya sebelum ke sekolah. Beberapa kali bukunya tertinggal, atau melupakan fotokopian dari gurunya. Pernah suatu sore ngotot nge-net, ditanya semua tentang pelajaran esok hari jawaban klasiknya selalu terucap: 'sudah." Besoknya baru tahu ada peer ini, ada peer itu. Aku tenang-tenang aja melihatnya kelimpungan cari sana sini. Benernya nggak tega, tapi kalau dibantu nanti anaknya nggak belajar-belajar bahwa persiapan itu penting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku pribadi merasa lega melihat prestasi belajarnya. Aku menyembunyikan dalam-dalam keinginan untuk membanding-bandingkan Jessie dengan anak lain. Bagiku itu merusak pandangan baik tentang dirinya sendiri. Hasil belajarnya harus dilihat kembali pada kondisinya sendiri. Kayak aku gini agak susah di lingkungan sekolah yang bersaing ketat, tapi aku tetap bersikap begitu. Hasil akhirnya bukan saat tahu Jessie lebih atau Jessie kurang, tapi untuk masa depannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belajar dari pengalaman dan teori, aku menerima saja hasil ulangannya. Aku nggak pernah nuntut dia selalu dapat 100, tapi aku selalu berpesan, "Hati-hati ya Jess kalau ngerjain ulangan." Itu aja anaknya akan selalu berujar seperti ini, "Mom, ulanganku dapet 82,5. Nggak apa-apa ya?" Gimana kalau aku nyecer supaya be the best? Bisa stres berat, kali. Yang penting aku selalu mendampinginya saat belajar, berusaha keras memperlihatkan keseriusanku dalam belajar (maksudku saat menyiapkan ceramah), supaya ada modelling. Anak kan memerhatikan bagaimana sikap ortunya. Kalo kata-kata ortunya sih biasanya masuk telinga kanan keluar telinga kiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di atas semua itu aku bersyukur Tuhan mendukung dan menguatkan kami sekeluarga. Indah memang hasil yang dinikmati karena bersusah payah mendapatkannya. Praise the Lord Jesus.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-2749036436233288348?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/2749036436233288348/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=2749036436233288348&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/2749036436233288348'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/2749036436233288348'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2009/06/hasil-belajar.html' title='Hasil Belajar'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-3788997004877564725</id><published>2009-06-18T14:31:00.003+07:00</published><updated>2009-06-18T14:45:47.739+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='senandung jiwa'/><title type='text'>Senandung Yogya</title><content type='html'>Kemaren malam waktunya Jessie hang out sama Papinya, sementara aku rapat di gereja. Pulang rapaty aku jemput mereka di McD Malioboro Mall. Karena waktu itu sudah pk 22.30,aku coba-coba aja menelusuri Malioboro untuk melihat apakah lesehan burung dara goreng langganan udah buka. Sekian tahun lalu kami berdua sering nongkrong malam-malam di depan toko Liman, karena burung dara gorengnya asyik punya. Ternyata udah buka, jadilah kami nongkrong. Ini kali pertamanya buat Jessie nge-lesehan. Dia menengok ke sana ke mari memerhatikan dinamikan di sekelilingnya. Buntut-buntutnya Jessie nggak jadi ngegado burung dara malah sibuk motretin makanan yang disajikan. Malam semakin larut, satu dua pelukis wajah menawarkan melukis wajah dan atau karikatur. Sementara itu ada sekelompok pengamen menyanyikan lagu-lagu Menado. Kalo ini sih pengamennya profesional, soalnya bisa suara dua dan tiga. Sayangnya, nggak disediain tempat buat naruh saweran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemarin dulu kami bertiga juga nge-bajigur di Kadin. Udah lama banget nggak ke sana. Kayaknya di Yogya bajigur yang available tiap saat cuman di sana. Jadi sehabis makan malam, kami langsung nagbur ke Kadin. Sedap deh, bajigur pake es, tambah sedap lagi karena ada musik keroncongan lagu-lagu lama. Nggak berasa tau-tau udah pk 21.30.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemarennya lagi, ak sama Jessie siang-siang makan di Mirota Batik. Tadinya pengen makan sambil liat-liat jalan depan pasar Beringharjo. Sampe sana malah disuguhi piano klasik. Untuk aransemennya nggak ruwet, jadi tetap terasa nyaman walau siang bolong. Setelah menyantap makan siang, aku diam-diam mencandra semua bunyi di luar diriku. Ternyata samar-samar ada bunyi kayuhan becak, suara orang tawar menawar, suara sirene ambulance dan sura remaja bergerombol jalan-jalan. Belum lagi di kejauhan ada suara tekukur sahut-sahutan. Semua itu msih ditingkah dengan semilir angin segar. Siang panas jadi terasa syahdu, bikin mata mengantuk...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu yang bikin aku cinta Yogya. Di kala aku bosan dengan mal dan toko, ada tempat-tempat tertentu yang memadai untuk menyelaraskan jiwa. Kalau aku diam sedikit lebih lama, irama kota ini yang sarat seni akan muncul, juga irama pedesaan yang mencuat di tengah modernitas kota besar.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-3788997004877564725?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/3788997004877564725/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=3788997004877564725&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/3788997004877564725'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/3788997004877564725'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2009/06/senandung-yogya.html' title='Senandung Yogya'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-612462358161924109</id><published>2009-06-11T13:07:00.003+07:00</published><updated>2009-06-11T13:26:28.423+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sketsa'/><title type='text'>Jualan</title><content type='html'>Beberapa hari lalu datang teman yang sudah bertahun-tahun tak ketemu, sepuluh tahun aja sih lebih deh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Temanku ini membawa dua orang temannya yang mau minta aku menjadi narasumber dalam acara mereka. Ngomong punya ngomong, sampailah ke pertanyaan, "Suami Bu Mariani masih menerbitkan buku?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Masih, Pak. "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Buku jenis apa ya?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Buku yang cocok untuk pasar anak muda, manajemen dan permainan." (Aku langsung keluarin deh contoh buku-bukunya, soalnya lebih baik melihat contoh daripada keterangan bla bla bla).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulai deh misunderstending terjadi. Bapak yang satu memang benar-benar bapak yang baik, steady di dunia kebapakannya, nggak pernah ngintip dunia lainnya. Keningnya berkerut, lamaaa sekali. Aku udah tau pasti akan muncul pertanyaan, cuma pertanyaannya itu yang nggak aku sangka...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Lho, ini anak kos jualan apa ya? Sebelumnya pernah jualan? Koq ini judulnya jualan lagi?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jualan???" (sambil terus bertanya-tanya di dalam hati).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu....AHA! Ini kan dunia yang bernuansa jawa, mestilah kata dodol diterjemahkannya sebagai jual, karena dalam bahasa Jawa, dodhol means jual!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Oh, itu istilah anak sekarang Pak. Dodol itu artinya bloon-bloon gimanaaaa...gitu. Bukan jualan artinya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Wah, ketauan deh kalo saya ini jadul banget...! Jadi ini kisah-kisah tentang apa ya?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tentang kehidupan di kost anak-anak mahasiswa itu, Pak."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singkat cerita, mereka pun pulanglah dengan damai. Aku yang masih terkegut-kegut menemukan masih ada orang yang nggak ngeh artinya dodol. Memang, Yogya buka Jakarta sih. Nggak semua orang di Yogya harus paham dengan istilah-istilah anak muda, yang cepat menyebar layaknya api disiram bensin. Barangkali dunia memang berputar amat cepat, perubahan terjadi di mana-mana, pun di tatanan yang paling kecil dalam keluarga, yakni di dunia remaja. Barangkali juga Indonesia kelak menjadi Jakarta, artinya orang dengan dialek Jakarta yang lebih diajeni. Padahal, Indonesia bukan hanya Jakarta. Ada kekayaan dan keragaman budaya di tanah tercinta ini. Bukan sekali ini aja aku menemukan orang-orang yang murni terkungkung dalam budaya tanah Yogya, tapi bagiku itu bukan kesalahan atau kemunduran atau kejadulan, melainkan sebuah nuansa yang layak dijaga dan dipertahankan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa jadinya kalau Indonesia menyiut jadi sebesar Jakarta saja???&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-612462358161924109?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/612462358161924109/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=612462358161924109&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/612462358161924109'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/612462358161924109'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2009/06/jualan.html' title='Jualan'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-5161417396486837165</id><published>2009-06-04T07:29:00.002+07:00</published><updated>2009-06-04T07:39:58.991+07:00</updated><title type='text'>Getting Old</title><content type='html'>Sabtu minggu lalu aku menghadiri kebaktian di gerejaku. Sebenernya aku pengen yang hari Minggu, suasana kebaktiannya lebih tenang, syahdu, waktuku juga lebih longgar dan lebih jenak mendengarkan khotbah. Namun karena aku harus mengajar di Sekolah Minggu setiap Minggu pagi, jadi aku harus cari alternatif kebaktian yang bukan hari Minggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu-satunya kesempatan hanya Sabtu sore. Kalau Minggu sore bawaannya udah capek melulu. Karena harus, ya aku yang menyesuaikan diri dengan suasana kebaktiannya. Modelnya seperti kebaktian anak muda deh, liturgi yang baku dimodifikasi semua. Setempo menyenangkan, apalagi kalau pilihan lagu-lagunya masih ada yang kukenal, walaupun berirama rancak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabtu lalu aku sangat merasa tidak nyaman. Pranata acaranya pake baju kedodoran, lalu cara dia mikenya terlalu dekat dengan mulutnya, jadi kata-katanya nggak jelas. Udah gitu, bandnya keraaaas banget, sampe perkataan  pranata acaranya nggak kedengeran. Tau-tau dia lari ke belakang dan muncul lagi pranata acara yang lain. Ini juga gawat, matanya kena tick, jadi kedap-kedip tak terkendali. Walaupun susah, aku masih berusaha menolerir, apalagi anakku senang dengan lagu-lagunya. Tapi, hatiku berontak waktu muncul tari-tarian sebelum khotbah. Pikirku, ini apa-apaan, apakah dengan tarian penghayatan terhadap lagu jadi lebih baik? Aku iseng aja mengitari ruangan dengan sudut mataku. Eee..., malah pada longak-longok mau melihat yang nari. Oalaah....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku jadi ngerasa tua banget kalo gini. Apa mungkin banyak pemahaman teologis yang bikin aku nggak bisa menerima hal-hal seperti itu ya? Kalo kemungkinan kedua sih kayaknya nggak deh, wong sekolah teologi aja nggak koq. Tapi lebih mendekati yang pertama....getting old!! Jadi, aku harus mawas diri supaya nggak jadul, masak kayak gini aja nggak bisa nerima? Jangan-jangan kalo Jessie beranjak besar, aku dan papinya semakin tertinggal di era jadul-jadulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai jiwaku, tetaplah muda sekalipun usia tak mungkin diputar menjadi muda kembali!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-5161417396486837165?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/5161417396486837165/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=5161417396486837165&amp;isPopup=true' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/5161417396486837165'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/5161417396486837165'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2009/06/getting-old.html' title='Getting Old'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-243920835952766944</id><published>2009-05-29T16:10:00.003+07:00</published><updated>2009-05-29T16:23:27.478+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Me'/><title type='text'>Makan Ikan</title><content type='html'>Mustahil deh kayaknya kalo aku masak setiap hari. Di samping repot, aku juga jadi nggak bisa ngapa-ngapain. Beberapa waktu lalu aku rutin beli makan siang dan malam di dua tempat yang menjual home cook. Walaupun Jessie dan bapaknya seringkali protes akan rasanya, aku tetap ke sana memilih menu yang kira-kira kami sukai. Tapi ada hari-hari yang memang nggak cocok menunya. Kalo udah gini, aku memilih masak sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minggu lalu, Jumat juga, aku coba-coba goreng ikan tengiri. Bumbunya sederhana: asam garam. Begitu digoreng, wanginya merebak ke seluruh rumah dan Jessie ama bapaknya makan dengan lahap. Hari ini aku beli bawal putih. Bumbunya akau ganti dengan garam dan jeruk nipis. Rupanya, menggoreng ikan nggak seserem yang pernah aku lakukan sewaktu masih di Perwita Wisata. Waktu itu, tembokku sampe kena bercak-bercak minyak. Dasarnya juga aku males kalo pake api kecil dan harus nunggu agak lama. Di rumah sekarang, mau nggak mau harus pake api kecil. Kalo tuh minyak sampe muncrat kemana-mana, bisa berabe. Tutup dandang yang aku jadikan tameng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mencoba membiasakan Jessie menyenangi ikan. Biasanya kalo aku goreng ikan, aku tambahin rebusan sayur. Kebanyakan brokoli atau labu siam (jipang). Direbus biasa dengan sedikit garam. Jadi, dia makan ikan dan sayur. Soalnya pertumbuhan Jessie sedang pesat-pesatnya sekarang. Selain ayam, sapi, dll, menurutku ikan paling oke proteinnya. Kalau periode ini lewat, dan aku nggak bisa nangkep momennya, pertumbuhan tubuhnya akan biasa-biasa aja, padahal kegiatannya seabreg. Nggak apa-apa repot sedikit cuci-cuci sehabis menggoreng ikan, asalkan kebutuhan protein dan mineralnya tercukupi. Mungkin suatu kali aku bisa menemukan resep masak ikan yang nggak terlalu merepotkan tapi yummy?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-243920835952766944?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/243920835952766944/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=243920835952766944&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/243920835952766944'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/243920835952766944'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2009/05/makan-ikan.html' title='Makan Ikan'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-4399072761389814028</id><published>2009-05-24T05:13:00.002+07:00</published><updated>2009-05-24T05:25:29.513+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sketsa'/><title type='text'>Si Mumun Sakit</title><content type='html'>Sebenarnya sudah dari beberapa waktu lalu si Mumun dibawa ke 'dokter'nya. Kadang-kadang kedengeran seperti batuk-batuk. Kemarin ini malah minumnya banyak sekali, tapi masih tetap bisa berjalan walau kepayahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sore kemarin mencapai puncaknya. Beberapa kali dia mogok jalan. Dipaksa pelan-pelan, akhirnya berhenti total di depan kantor pos besar. Mau tak mau si Mumun harus opname!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedih aku  karena Mumunlah yang setia menemani aku bekerja, mengantar jemput anak, melayani, dan bersenang-senang. Waktu mulai terdengar batuk-batuk, harusnya aku berhenti sebentar dan check up. Namun karena kesibukan yang membutuhkan kehadirannya, check up itu tak pernah terlaksana. Beberapa hari ini temperaturnya agak tinggi, melebihi yang biasanya, walaupun tak pernah lupa aku memeriksa apakah Mumun cukup minum atau tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemarin sore, saat aku dan Jessie berangkat ke kebaktian Sabtu, Mumun mulai rewel. Hidupnya bergantung pada pasokan gas ke mesin yang temperaturnya tinggi. Tak henti-henti ia berkipas supaya suhu tubuh agak sedikit turun. Kalau pasokan gas berkurang sedikit, langsung ia tak mau jalan. Beberapa kali itu terjadi: di dekat Samsat Jlagran, di lampu merah dekat stasiun Tugu, di putaran dekat Hotel Garuda, di depan Hotel Mutiara dan di perempatan Kantor Pos Besar. Akhirnya aku mengistirahatkan Mumun di parkiran Kantor Pos, sambil menunggu dokternya datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istirahat yang banyak dan cepatlah sembuh. Tak berdaya aku tanpamu...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-4399072761389814028?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/4399072761389814028/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=4399072761389814028&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/4399072761389814028'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/4399072761389814028'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2009/05/si-mumun-sakit.html' title='Si Mumun Sakit'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-5291154316921279641</id><published>2009-05-20T10:34:00.002+07:00</published><updated>2009-05-20T10:50:32.593+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Me'/><title type='text'>Anak Semata Wayang</title><content type='html'>Akhir-akhir ini aku bertemu dengan banyak keluarga yang anaknya cuma semata wayang alias sorangan wae. Ada yang anaknya laki-laki, ada juga yang perempuan seperti kami. Aku mendapat cerita bagaimana mereka tumbuh dan dibesarkan dengan pola-pola tertentu. Hasilnya tentu unik. Ada sebuah keluarga berkecukupan yang ketemu aku minggu lalu. Mereka sangat menyayangi anak satu-satunya ini dengan cara mencukupkan segalanya, melindunginya dari marabahaya dan mengarahkan hidup anaknya ini sedemikian rupa sehingga sang anak selalu berada di jalan yang aman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku ngeri juga sebenarnya punya anak cuman satu, walaupun aku senantiasa mensyukurinya. Ngerinya, kami menjadi ortu yang over protektif sehingga anak kami ini nggak bisa mengembangkan dirinya secara maksimal. Pikiran kami kadang-kadang berbeda darinya, dan banyak kali kami deg-degan menuruti jalan pikirannya. Mungkin cerminan dari sikap kami yang over protektif itu adalah keluarnya banyak aturan yang harus dipatuhinya. Semua serba jangan, jangan ini, jangan itu. Atau semua serba seharusnya. Mungkin dia juga pusing kebanyakan aturan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bersyukur karena anak kami ini dikaruniai kecerdasan yang very very good. Selain faktor genetis, mungkin juga karena pola asuh kami yang senantiasa mengajaknya bercakap-cakap, kadang-kadang berunding bersama, atau bahkan berantem debat-debatan. Dia bisa diajak berdiskusi, nggak perlu nerangin hal yang rumit dengan bahasa anak-anak, bisa langsung mengerti dan merespon. Selain itu dia terbebas dari kecenderungan orangtua untuk membanding-bandingkan. Kami juga memacunya untuk membandingkan dirinya dengan dirinya sendiri. Kalau ini sih kebanyakan epps deh. Perbandingan yang bermakna itu kan kalau terjadi di dalam dirinya sendiri, bukan kalau dibandingkan dengan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gimana hasilnya? So far so nice. Aku mengurangi banyak larangan dan mencoba mengajaknya melihat dari sisi negatif atau positifnya. Khususnya aku, berusaha tidak menuntutnya terlalu tinggi dan banyak. Aku mencoba take it easy, biar dia enjoy sedikit dengan masa kanak-kanaknya. Kalo ulangan dapetnya 87, oke, nggak perlu selalu 100. Yang penting dia tahu sudah mengusahakan yang terbaik. Yang paling penting bagi kami, dia nggak jadi anak manja tetapi jadi orang yang mandiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nggak ada sih sekolah buat orangtua dengan anak tunggal, hmm...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-5291154316921279641?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/5291154316921279641/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=5291154316921279641&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/5291154316921279641'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/5291154316921279641'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2009/05/anak-semata-wayang.html' title='Anak Semata Wayang'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-4470506172044700259</id><published>2009-05-09T05:12:00.002+07:00</published><updated>2009-05-09T05:27:41.111+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Me'/><title type='text'>Last Minute</title><content type='html'>Seminggu terakhir ini, hidupku seolah dihitung dalam satuan detik, saking begitu banyaknya hal yang harus aku kerjakan dalam waktu yang singkat. Aku sangat bersyukur karena dalam kondisi demikian kondisi badan tidak terganggu, suasana hati selalu ceria dan tetap bersemangat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di awal bulan, aku memulai lagi tugasku setiap Juni dan Juli, mengunjungi mahasiswa teologi yang sedang praktik di jemaat-jemaat. Kalo dipikir-pikir, aku koq jadi mewarisi fungsi DPL nya mahasiswa KKN dulu di UGM. Kalo nggak salah ingat sih kami memanggilnya Pak Gatot, walaupun tak tahu nama lengkapnya. Dia kalau datang tiba-tiba di tempat KKN, anak yang sedang di luar lokasi pada waktu dia datang, langsung terkena kartu merah. Strick banget, tapi kalo nggak gitu ratusan mhsw yang KKN bisa hilang satu per satu. Kalau aku dkk modelnya memberitahu dulu kepada Majelis Jemaat yang ditempati mahasiswa praktik, sekaligus sowan karena sebelum ini hubungannya selalu lewat surat. Tahun ini jumlah mahasiswa KKN lumayan banyak, 19 orang. Syukurlah tim kami 10 orang, walaupun nggak semua bisa jadi visitor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minggu pertama Mei aku merampungkan penugasan sebagai editor buku sejarah GKI Ngupasan. Tugasku ini sangat mudah dibanding dengan penyusunnya. Kalau lagi cepet-cepet, ada aja hambatannya. Karena kompie sang penyusun kerap hang, lalu data yang dicari ternyata tidak ada, foto kurang lengkap, aku baru pegang naskahnya tanggal 6 Mei. Padahal 9 Mei libur dan 10-13 Mei aku ke Magelang. Wah.....mefet sekali waktunya. Jadi pas misua juga ada rapat di kantor sampai malam, ditemani secangkir kopi, aku begadang sampai Kamis dinihari. Draft kasar langsung aku print dan bawa ke Ketua Majelis supaya dibaca dan dibuatkan Kata Pengantar. Kamis aku bertemu dengan penyusunnya untuk memantapkan isi dan berembug soal cover. Jumat kemarin aku di percetakan dari pk 14.30-pk 20.00. Syukurlah selesai. Senin approval terakhir dari penyusun, lalu naik cetak deh...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabtu libur-libur seperti hari ini sih pengennya pijat, baca novel sambil nyeruput kopi, asyik kan kedengerannya. Mudah-mudahan kesampaian...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-4470506172044700259?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/4470506172044700259/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=4470506172044700259&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/4470506172044700259'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/4470506172044700259'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2009/05/last-minute.html' title='Last Minute'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-8507908391163216331</id><published>2009-04-30T10:42:00.002+07:00</published><updated>2009-04-30T10:53:08.751+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sketsa'/><title type='text'>Tak Sigap</title><content type='html'>Beberapa hari lalu aku merencanakan suntik vaksin Cervirax. Vaksin ini untuk pencegahan kanker leher rahim. Karena termasuk jenis yang baru dan muahhaaalnya luar biasa, tak semua lab atau ginekolog memilikinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku telpon ke sebuah lab yang cukup terkenal di Yogya. Penjawab teleponnya laki-laki, langsung perasaanku nggak enak dan pesimis, "Apa dia bisa jawab pertanyaan-pertanyaanku?" Lalu aku menanyaka tentang vaksin itu dan jenis papsmear yang harus aku ambil. Jawabannya, "Ibu tak perlu puasa, karena nanti darahnya dibekukan." Wah, aku kaget banget, orang mau HPV koq ada darah dibekukan segala. Sekali lagi aku menjelaskan ke si petugas itu soal papsmear yang dapat mendeteksi sel-sel ganas sebelum suntik vaksin. Lamaaa aku disuruh nunggu sementara dia tanya ke teman-temannya. Langsung deh aku putuskan hubungan teleponnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sini pentingnya front liner, di perusahaan atau instansi mana pun. Begitu front linernya payah, gawat deh akibatnya. Bisa salah informasi, salah komunikasi, salah macem-macem lagi. Jarang front liner yang sigap melayani customer. Mungkin pikirnya, "Ah, aku kan nggak harus menguasai semua informasi, kan ada bagiannya sendiri-sendiri." Sikap mental begini ini yang payah: nggak mau belajar, mengandalkan orang lain dan tidak mementingkan citra perusahaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, siapa sih sekarang yang mau susah-susah belajar menguasai pekerjaannya, yang penting kan dapet gaji, tenggo, dan tunjangan full!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-8507908391163216331?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/8507908391163216331/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=8507908391163216331&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/8507908391163216331'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/8507908391163216331'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2009/04/tak-sigap.html' title='Tak Sigap'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-1594203707948703344</id><published>2009-04-27T15:15:00.002+07:00</published><updated>2009-04-27T15:30:04.603+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Me'/><title type='text'>Ikuuut...</title><content type='html'>Kalo anak pentas, orangtua ikut repot. Kayak-kayak begini selalu kualami kalau Jessie terpilih menjadi penari sanggar untuk tampil. Aku sih seneng-seneng aja, malah momen-momen seperti ini aku pakai untuk memperlambat irama hidupku yang wuusss....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pentas kali ini adalah untuk meresmikan pembukaan cabang Sanggar Tari Natya Lakshita di Klaten, tempatnya di SD Kristen 3. Sepulang sekolah kami makan nasi Padang di Duta Minang, rebah-rebah sekitar 15 menit, mandi, lalu berangkat. Misua bilang pake aja si Konde, supaya perjalanan lebih nyaman, terutama buat Jessie. Jadilah aku bawa si Konde, biar nggak ngejen di jalan. Kasihan si Mumun kalo ke luar kota, bisa ngos-ngosan nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sanggar baru 3 orang yang hadir. Begitu anak-anak dirias matanya oleh Pak Sugita, aku mendekat, memerhatikan apa saja yang dioleskan sampai rias matanya jadi. Sekalian belajar, siapa tau Jessie diminta menari sendiri kan aku udah mulai bisa ngerias matanya. Pak Gita (baca: Gito) ngajarin juga cara membentuk alis mata, ukur-ukurannya juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang seru waktu iring-iringan mobil berangkat. Begitu tahu teman-temannya berkumpul dalam satu bus, Jessie pun ikut mereka. Tinggallah aku sendiri. Aku diem-diem aja di pintu masuk sanggar. Sesudah pada mulai berangkat, ternyata yang ikut aku itu Mbak Cempluk dan Pak Hendrid serta seorang murid yang ambil les privat tari klasik untuk bekal mengajar di Sinagpura.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesel deh salah jalan, karena aku ambil jalan kota. Nggak bisa lancar. Lupa lagi kalo itu hari Sabtu, kan banyak orang pulang kerja lebih awal, atau pada ke pusat-pusat perbelanjaan. Jalan mulai agak lancar waktu keluar Yogya dekat Prambanan. Lagi cerita-cerita tentang pejabat lewat karena jalanan dikosongkan, tiba-tiba dari belakang terdengar sirene meraung-raung. Aku siap-siap minggir memberi jalan. Begitu yang lewat terbaca I-IV ijo, langsung aku ikuuuut....!  Si Konde kan cukup besar untuk menjadi mobil rombongan. Gemeteran juga waktu aku nyalain lampu hazard dan ikut rombongan. Lampu merah lewaaat semua, begitu belok kanan mau masuk Klaten juga lancar. Mau belok kiri menuju lokasi, aku melepaskan diri dari rombongan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhasil Yogya-Klaten, cepet bener. Kalo nggak, mana keburu mau mendampingi anak-anak dandan ganti pakaian? Ha...ha...ha..., gara-gara ikuuut..., lancar deh!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-1594203707948703344?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/1594203707948703344/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=1594203707948703344&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/1594203707948703344'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/1594203707948703344'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2009/04/ikuuut.html' title='Ikuuut...'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-2702251714332133515</id><published>2009-04-25T05:24:00.003+07:00</published><updated>2009-04-25T08:48:59.333+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sketsa'/><title type='text'>State of Mind</title><content type='html'>Siang-siang panas, hapeku bunyi, pertanda ada sms masuk. Ternyata dari Sr. Anna, PK di Kediri. Bunyi pesannya menggelitikku untuk menuliskan hal ini: Selamat memperingati Hari Bumi, 22 April. Green is not a color, it's a state of mind. Bagus nih pikirku, lalu muncul ide dan membalas sms beliau dengan Green is not a merely slogan, it's a way of life.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau memang terkenal dengan gaya hidupnya yang hijau. Di Kediri, ada kelompok para miskin yang dibinanya untuk membuat tas belanja, tas peralatan mandi dan dompet uang receh dari bekas punch sabun mandi, obat pel, kopi, dll. Lalu hasil karya itu dijual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melalui perjumpaan-perjumpaanku dengan beliau, kesadaran untuk menyayangi bumi semakin dalam tertanam. Beberapa kali aku membuat posting tentang menghemat pemakaian kertas, memisahkan sampah kering dari sampah basah, dll. Di tengah-tengah ketak berdayaan melihat pak sampah mencampurkan sampah kering dengan sampah basah, aku mencoba usul ke Darwis (Dasa Wisma) untuk mengangkat topik tentang hal ini. Tapi, usulku kandas di tangan sang jubir. Selain itu aku usul juga ke ketua rapatku supaya notula rapat tak perlu diperbanyak, tapi dikirim via email, jadi nggak perlu buang-buang kertas. Toh, semua peserta rapat punya laptop dan internet bukan lagi barang mewah. Supaya notulanya nggak diubah-ubah, dibuatlah dengan file pdf. Ketua rapat yang sering aku hadiri setuju, cuma realisasinya masih harus dilihat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, aku mulai dengan diri sendiri. Memisahkan sampah kering dari sampah basah, sudah biasa. Lalu, aku membantu kawanku mengumpulkan HVS putih yang baru terpakai satu sisi untuk dijadikan 'buku tulis' bagi sebuah sekolah di kawasan Adisucipto. Lalu, aku memisahkan kardus dan kertas warna dari kertas putih. Yang aku tahu pasti semua itu akan didaur ulang ya di tempat pengumpulan kertas anfal. Jangan dikira kalau rumah tangga nggak memproduksi kardus bekas, banyak sekali ternyata. Di rumahku sendiri, sebulan bisa 2 sampai 3 kg! Mengerikan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu ke mana-mana aku membawa sebuah tas kain kecil. Jadi, kalo aku beli sesuatu, tak perlu tas kresek. Bertepatan dengan itu, salah satu adik ipar mengirimi aku tas sehari-hari yang lumayan besar. Jadi, kalo barang kecil-kecil, aku langsung masukkan ke tas aja, gak perlu kresek. Pernah juga sih aku mengalami hal memalukan sehubungan dengan memasukkan belanjaan ke tas sendiri bukan tas kresek toko. Ceritanya aku beli kaset lagu daerah anak-anak di sebuah pusat kerajinan yang cukup terkenal di kota ini. Tau sendiri deh kota turis, siang itu toko juga kayak ublegan cendol, orang ramai dan berduyun-duyun beli cinderamata di sana. Selesai bayar di kasir, aku bilang ke kasir kalau kasetnya nggak usah dipakein tas kresek, langsung masuk tasku aja. Lalu aku langsung pulang. Begitu lewat di sensormatic depan pintu masuk, bunyi tuh alarm!!! Aku aja yang lewat di situ. Langsung aku digiring ke dekat kasir terus tasnya diperiksa. Ketemulah barang toko itu dan masih tertempel di sana nota pembayarannya, yang untungnya nggak aku buang. Penjaga toko dan satpamnya munduk-munduk minta maaf. Malunya itu rek..., astaga!!!! Mungkin itu yang bikin aku kadang-kadang males bawa tas sendiri...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemakaian obat nyamuk semprot udah aku ganti dengan obat nyamuk elektrik yang baunya mild sekali. Semprot-semprot yang masih aku gunakan dengan frekuensi yang mat jarang adalah parfum. Untuk fave ku Channel 05 yang oles, jadi gak perlu semprot-semprot terlalu sering.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kayaknya, banyak deh yang masih bisa aku lakukan untuk menghijaukan bumiku. Bukan untuk apa-apa, tapi supaya generasi mendatang, yang anakku termasuk di dalamnya, bisa hidup dengan lebih baik.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-2702251714332133515?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/2702251714332133515/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=2702251714332133515&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/2702251714332133515'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/2702251714332133515'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2009/04/state-of-mind.html' title='State of Mind'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-8997145317553158040</id><published>2009-04-21T10:00:00.002+07:00</published><updated>2009-04-21T10:07:20.365+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Me'/><title type='text'>Turun Harga</title><content type='html'>Nggak tau Jessie memang tinggi, apa celana panjang anak disusut panjangnya supaya harga terjangkau, atau ada perubahan ukuran badan anak, jadi polanya juga laen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pusing juga nyariin celana panjang buat Jessie. Masak tuh celana ukuran anak 11-12 taon ngatung kalo dipake ama dia. Kalo dicariin celana pre teen, kegedean banget. Tapi celana anak paling besar 11-12.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemaren malem ada tuh celana yang keliatannya panjang untuk anak umur 12. Saking girangnya aku saut aja, abis pusing nyari nggak ketemu-ketemu. Ada dua macem, aku minta Jessie cobain dua-duanya. Yang satu naek lima senti dari mata kakinya. Yang satu kepanjangan 3 senti, tapi nggak keliatan aneh. Langsung aku bikin bonnya. Begitu mau dibayar, buset....harganya 209.900! Langsung aku berunding sama Jessie, dan kami memutuskan cari lagi aja yang laen. Jadilah aku ngebatalin pembelian sama si mbak spg. Langsung pandangannya berubah...rupanya aku jadi turun harga nih di matanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku sih cuek-cuek aja. Bagiku nggak masalah orang memandang aku gimana, yang penting kan nggak besar pasak daripada tiang? Lagian, aku sih nggak mau beli baju yang mahal-mahal, wong setaon dua pasti kekecilan lagi, dan bajunya itu cuman pantes kalo dibuat gombal, hiks, gombal koq dua ratus rebu!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-8997145317553158040?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/8997145317553158040/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=8997145317553158040&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/8997145317553158040'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/8997145317553158040'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2009/04/turun-harga.html' title='Turun Harga'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-960325827498404937</id><published>2009-04-16T20:23:00.002+07:00</published><updated>2009-04-16T20:36:37.950+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Me'/><title type='text'>Bukan Tempatnya</title><content type='html'>Beberapa waktu lalu kami mendapat voucher potongan Rp 5.000 di Carefour Amplaz. Jadi, sore itu kami berangkat ke sana, sekalian liat-liat buku, sekalian jalan-jalan. Sampe di sana sih masih aman-aman, horor mulai waktu masuk ke jalur parkir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di depanku ada Katana. Setelah pemeriksaan satpam di gerbang masuk area parkir, mobil itu mesinnya mati, dua kali, terus melorot lagi. Aku kan nggak nyangka kalo orang itu belum bisa, jadi jaraknya hanya 50cm dari mobil yang aku setirin. Akhirnya satpamnya nahan di belakang supaya mobil itu nggak kena ke mobilku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu masuk jalan naik turun, beberapa kali katana itu melorot. Aku jadi deg-degan. Mana parkiran bawah penuh, jadi harus ikut naik di belakang katana itu. Aku bilangin petugas parkir supaya melarang mobil itu naik, kan bisa celaka semua yang di bawah kalo dia nggak bisa berhentikan melorotnya mobil. Tepatnya sih, aku yang khawatir kalo terkena tubrukan. Syukurlah, naik satu kali rupanya dia dapet tempat parkir, tapi atretnya masih ngguk-nggukan, begitu agak lowong, langsung deh si Mumun aku pacu supaya mendahului katana itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hhh...lega rasanya bisa parkir, erus nggak terjadi sesuatu yang menyebalkan. Cuman aku dan misua jadi berpikir, kualitas les-les setir mobil yah kayak begitu. Boleh dibilang asal bisa masuk gigi satu, ganti ke gigi yang lebih tinggi atau sebaliknya, parkir paralel, dan berjalan di tempat macet. Lulus deh, apalagi kalo ada uangnya buat beli brevet udah pernah les setir mobil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih ketat di Singapura, yang amat ketat dalam mengeluarkan SIM. Udah dapet SIM, mobilnya masih diberi tanda. Tandanya berwarna-warna, ditempel di kaca depan dan kaca belakang dan berlangsung periodik. Jadi, kalau di jalan tol ada pengendara mobil dengan lingkaran hijau --whatever the color--, pengendara lain harus berhati-hati karena orang ini baru saja mendapat SIM. Nanti beberapa bulan kemudian, orang ini diuji lagi, lalu lingkarannya berubah warna. Terus begitu sampai di mobilnya nggak ada stiker yang berarti orang itu sudah bisa nyetir dengan aman. Paling nggak sih 3 kali ujian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba, gimana kalo sistem kayak gitu diberlakukan di Indonesia.... paling kita cuman bisa nyanyi, "Itulah Indonesia..."&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-960325827498404937?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/960325827498404937/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=960325827498404937&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/960325827498404937'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/960325827498404937'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2009/04/bukan-tempatnya.html' title='Bukan Tempatnya'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-4133633217906778681</id><published>2009-04-08T08:23:00.002+07:00</published><updated>2009-04-08T08:41:42.578+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sketsa Jiwa'/><title type='text'>Penghayatan</title><content type='html'>Kalo dari asal katanya, hayat itu sama dengan hidup. Dulu aku masih mengenal buku dengan judul ilmu hayat, nggak laen nggak bukan sama dengan biologi sama dengan sains pada generasi Jessie sekarang. Kalau ditambah awalan peng dan akhiran an = penghayatan= berarti penghidupan. Menurutku bisa dikonotasikan dengan mencoba menghidupkan atau menjadikan hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari-hari ini tanpa aku bisa kendalikan, banyak ingatanku yang tau-tau lagi membayangkan sengsara Tuhan Yesus menuju penyaliban. Mungkin karena tahun lalu tiba-tiba aku mengalami kematian seorang sahabat, lalu bayang-bayang kematian menjadi sesuatu yang akrab denganku. Tahun-tahun lalu, paling banter aku menghayati kematian-Nya hanya dengan mendengarkan khotbah Jumat Agung. Nggak seperti waktu kecil, saat aku menghayati iman Khatolik, upacara sudah dimulai sejak Kamis, dan aku harus pakai baju warna gelap untuk menandakan kedukaan. Waktu itu di Protestan kayak gitu-gitu nggak ditekankan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat menghayati inilah aku melakukan pencarian ke dalam diri. Betapa banyak kekeliruan, salah dan dosa di dalam hidupku. Nggak usah yang berat-berat, soal melanggar lampu merah aja, sering banget aku melakukannya. Apalagi dosa yang lebih serius, yang hanya diketahui otakku dan nurani yang sengaja aku bungkam, agar tak ada rasa salah dan tak nyaman. Itu baru di tahap dosa. Belum lagi, ndablegnya aku kalo soal mengampuni. Padahal yang dilakukan Tuhan Yesus dengan kematian-Nya adalah menanggung dosa umat manusia agar manusia beroleh pengampunan. Seharusnya kan aku juga mau dan bisa mengampuni, tetapi nyatanya........ hanya Dia lah yang tahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat-saat penghayatan ini juga menimbulkan gelisah dan tanya dalam diriku. Masak sih aku mau tinggal dan berkubang dengan dosa-dosaku? Aku jelas nggak mau. Berhari-hari mikirin ini sampai aku tiba di ujung pencarian: memahami dengan benar dan mewujudkannya dalam hidup sehari-hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keliatannya pendek, hanya satu kalimat, tapi mewujudkannya perlu usaha keras, nggak jera kalau suatu saat jatuh dan yang terpenting aku mau bertaut kepada-Nya, supaya aku senantiasa dikuatkan dan  diteguhkan. Konkritnya: lebih giat ber-PA dan berdoa, hidup dengan penuh cinta kasih so aku jadi nggak marah-marah melulu sama anak semata wayang, bekerja dan melayani lebih sungguh-sungguh. Aku mau lihat ah resolusi Paskahku ini beberapa bulan ke depan. Aku juga terus mendoakan supaya bukan hanya kematian-Nya yang aku hayati tetapi juga merayakan kebangkitan-Nya, jadi aku selalu disertai-Nya karena Dia selalu berkata, "Jangan takut, hanya kuatkan dan teguhkanlah hatimu..."&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-4133633217906778681?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/4133633217906778681/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=4133633217906778681&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/4133633217906778681'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/4133633217906778681'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2009/04/penghayatan.html' title='Penghayatan'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-8921929445309992439</id><published>2009-04-06T07:54:00.003+07:00</published><updated>2009-04-06T08:09:08.364+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jessie'/><title type='text'>Penggocohan Mental</title><content type='html'>Tadi pagi waktu membereskan tas sekolah Jessie, aku menemukan surat-suratan Jessie dengan beberapa temannya. Surat-suratannya sih nggak apa-apa, isinya yang bikin hatiku mencelos.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jessie: A, kamu masih temen aku?&lt;br /&gt;A: masih, tapi aku disuruh sama si B supaya cuek sama kamu sama C.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hebat nggak? Rupanya pemalakan mental sudah dimulai. Aku sama misua cuma geleng-geleng. Yang kayak begini ini rentan buat Jessie, yang aku lihat-lihat cilik ati. Pantesan kalo dibawain bekal selalu menolak-nolak dan ludes tandas. Suatu kali aku pernah iseng-iseng nanya, "Jess, udah bawa bekal koq jajannya masih banyak aja?" Jawabannya juga bikin aku geleng-geleng, "Temen-temen pada minta, aku sendiri nggak kebagian. Katanya kalo aku nggak mau bagi, dia nggak mau temen aku." Oalah Nak, sampe segitunya... Anakku ini nggak bisa cuek bebek. Cara teman memandangnya, cara teman menjawab pertanyaannya atau cara teman bersikap ketika dia bicara akan sangat mempengaruhi mentalnya. Kalau udah gitu mulailah dia mengkeret, kayak orang bingung. Jaadi seperti digocoh mentalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari dua kasus yang dialami anakku, aku jadi bisa meraba-raba kenapa defensenya kuat sekali kalau aku mau bicara dengan guru kelasnya. Gurunya mana tahu soal-soal begini, cara-cara persaingan tidak sehat dengan saling menggocoh mental. Gurunya cuman tau anak itu baik, pandai, dll...dll...! Aku sih sadar sesadar-sadarnya kalo ini kan baru dari data di tas Jessie, belon nyelidikin sampe ke rivalnya itu. Cuma yang lebih penting buat aku adalah memberitahu makna sahabat yang sebenarnya kepada Jessie. Kayaknya aku juga harus merhatiin her longing of friendshipnya, supaya dia jangan dimanfaatkan teman-temannya gara-gara keliatan banget kalo dia takut nggak punya temen. Heran juga aku, bapak ibunya soliter koq anaknya begini ya, mungkin ini gen resesifnya yang mencuat. Kayaknya musti belajar lagi deh tentang behavior.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sisi positif yang Jessie dapatkan adalah bahwa di dunia ini banyak tipu muslihat, banyak serigala berbulu domba, dan banyak yang berteman karena ada pamrihnya. Jadi dia tau ganasnya dunia nanti melalui perilaku teman-temannya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-8921929445309992439?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/8921929445309992439/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=8921929445309992439&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/8921929445309992439'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/8921929445309992439'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2009/04/penggocohan-mental.html' title='Penggocohan Mental'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-8903639551230944266</id><published>2009-04-03T07:50:00.002+07:00</published><updated>2009-04-03T08:00:57.062+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Me'/><title type='text'>Perawatan</title><content type='html'>Buat perempuan di atas usia 35 tahun, perawatan tubuh jadi penting. Kalo rutin ke salon atau spa sih menyenangkan sekaligus naekin pede. Tapi, perawatan yang aku maksud ini buat organ-organ dalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa kali aku sudah melakukan papsmear, tapi perasaan nggak enak itu tetap menyertai kalo mau papsmear. Ujudnya sih biasanya aku agak-agak pening sedikit, terus bolak-balik ke kamar kecil, terus bingung pake rok apa celana panjang. Untungnya, kesadaran manfaat papsmear itu yang menguatkan tekadku untuk meneruskan perjalanan ke lab. Kemaren ini hampir aja lewat batas waktunya, 10-15 hari sesudah hari pertama siklus rutin. Jadi, feelingku masih lumayan tajam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses pengambilan semen nya sih nggak lama, kurang dari 10 menit, cuman menuju pengambilan semen itu yang pali nggak mengenakkan, walaupun pengambilannya dilakukan oleh sesama perempuan. Terus ngedenger alatnya diputar naik, hmmm....yang penting tarik napas dalam-dalam deh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demi kesehatan, aku melakukannya deh. Kalo nggak inget kesehatan, minta ampyun deh. Yang belum aku lakukan adalah mammogram. Nah, itu perlu kesiapan yang lebih lagi, soalnya menurut penelitian mammogram itu jadi menyenangkan kalo kita puasa kopi kira2 dua minggu sebelum pemeriksaan. Mana tahaaan, paling enak bangun pagi sambil nyeruput coffee mix, lhah koq disuruh puasa ngopi. Bisa teklak-tekluk pas nyetir. Tapi aku akan menuju ke sana, cuman pelan-pelan ancang-ancangnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-8903639551230944266?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/8903639551230944266/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=8903639551230944266&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/8903639551230944266'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/8903639551230944266'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2009/04/perawatan.html' title='Perawatan'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-8259055512119009148</id><published>2009-03-27T10:49:00.002+07:00</published><updated>2009-03-27T10:58:08.030+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jalan-jalan'/><title type='text'>Outing</title><content type='html'>Libur sehari ternyata sangat menyegarkan. Tak ada weker bunyi di pagi hari, sarapan kentang dan nugget, dan bermain-main.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjelang siang kami keluar makan. Kepengennya sih ke rumah makan favorit Sabar Menanti, yang terkenal enak pecel ayamnya. Tapi koq musti u-turn ya. Karena lagi tes drive, aku usul ke Sendang Ayu aja. Eee..., misua nyeletuk, "Ke Solo aja yuk?" Ngomong gitu koq sama anak bojo yang emang doyan jalan, langsung kami koor, "Hayuuu...k!" Tancap bleh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Emang beda nyetir mobil beneran kayak si Konde ama daily car kayak si Mumun. Rasanya waktu nyetir ke Kediri itu ngoyo bener, pake ini malah tahu-tahu udah mau keluar Klaten. Cepet banget.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampe di Solo kami ke bakso Kalilarangan deket Coyudan. Abis itu, muas-muasin mata di Gramedia. Terakhir mewujudkan impian Jessie, jalan-jalan di Solo Grand Mall. Nggak tau dia mau ngapain, tapi kepengen banget ke sana. Karena masih sore, kami sih oke-oke aja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pulang dari sana udah 16.23, langsung tancap ke Yogya. Tau nggak, walaupun disertai hujan lebat di Delanggu, kami sampai lagi pk. 17.40. Wah, ini rekor, padahal biasanya nyetir Yogya-Solo paling nggak 1,75 jam! Outing diakhiri dengan makan ayam di kfc, biar Jessie lahap makannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mau lagi ah, outing. Seneng banget&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-8259055512119009148?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/8259055512119009148/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=8259055512119009148&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/8259055512119009148'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/8259055512119009148'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2009/03/outing.html' title='Outing'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-5734438913413230441</id><published>2009-03-25T10:15:00.003+07:00</published><updated>2009-03-25T10:28:25.842+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Me'/><title type='text'>KO sama si Konde</title><content type='html'>Begini nih rasanya kalo jadi orang gaptek. Bisa bikin keringet dingin, perut melilit dan detoksifikasi mendadak!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi ini Jessie mau outdoor study ke Ketep Pass. Kumpulnya di gereja Alitheia, Jl. Magelang. Jadilah aku nganterin dia pake mobil misua yang baru dateng beberapa hari. Si Konde ini canggih, bagaikan langit dan bumi sama si Mumun. Semua serba otomatis dan safe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu jalan si oke punya deh. Aku bilang begini sama Jessie, "Turun dulu aja, mami muterin di depan sekalian beli sarapan." Lalu aku muterlah di depan. Sampai tuh mobil diparkir, si Konde tenang-tenang aja. Nah, waktu kunci kontak mau dicabut, ngambek deh dia. Aku puter-puter ke sign '0', tetep aja kayak nyangkut tuh konci. Udah mulai nih keringet dingin. Kalo dibuka dan koncinya masih cemantel, bunyi alarmnya. Pusing banget. Terus aku coba-coba ulangin urutan tadi pagi. By insight nih aku pindahin tuh gigi ke 'P'. Wah, bener-bener AHA! Tuh konci dengan bunyi klek yang halus mau dicabut. Jadi, urusan sarapan beres deh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu aku masuk lagi dan mau starter mobil, si Konde bener-bener ngambek. Nggak mau bunyi samsek! Aku panik, mikirnya udah yang nggak-nggak aja, soalnya kan dulu punya Accord Matic si Jago Mogok. Karena aku telpon misua nggak diangkat (pasti lagi mandi deh), aku telpon adikku yang bawaannya juga si konde, tapi kondenya udah disimpen di bawah. Dia bilang giginya musti di 'P', kalo nggak, dia nggak mau distarter. Setelah aku coba-coba tetep nggak mau jalan, akhirnya aku coba telpon lagi ke rumah. Kali ini misua ngejawab, terus dikasih saran supaya hand rem nya diangkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya udah, aku anter Jessie dulu berangkat. Setelah itu aku masuk ke mobil sambil deg-degan, kalo nggak mau nyala juga gimana? Sambil berdoa, aku masukin koncinya, pasang hand remnya, masukkin giginya ke P, putar koncinya.....jalan deh!!! Wah, lega banget. Langsung aku bayar parkir sambil senyam-senyum ngucapin nuwun ke pak parkir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu sampe di rumah kukembalikan si Konde ke yang punya. Nggak lama kemudian perutku melilit, mulesnya bukan maen...nah ini, proses detoks jalan deh. "Wah, bagus juga tuh bawa si Konde, bisa langsung detoks," ujar misua riang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;He..he...he..., begini nasib orang gaptek. Nyetir mobil canggih sedikit, langsung KO, sama si Konde, lagi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-5734438913413230441?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/5734438913413230441/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=5734438913413230441&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/5734438913413230441'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/5734438913413230441'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2009/03/ko-sama-si-konde.html' title='KO sama si Konde'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-3001027787831359580</id><published>2009-03-23T16:06:00.003+07:00</published><updated>2009-03-23T16:29:04.393+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Family'/><title type='text'>Bahaya di Dalam Rumah</title><content type='html'>Lebih dari sepuluh hari yang lalu, iparku dikabarkan jatuh dari tangga lantai dua ke lantai dasar. Aku mendapat kabar itu tak lama setelah aku pentas. Mamaku jerit-jerit di telepn mengabarkan kejadian itu. Dia takut sekali menantunya itu kenapa-kenapa, karena waktu itu hanya Mama, iparku, keponakan-keponakanku yang masih umur 4 dan 7 tahun dan dua pembantu perempuan yang ada di rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau dirunut-runut kejadiannya, rasanya nggak masuk akal, tapi tokh terjadi. Dari pagi iparku memang sudah wira-wiri nganterin anak-anaknya les. Pulang dari antar les, karena itu hari Sabtu, dia langsung ke Carrefour belanja macem-macem. Sesampainya di rumah dia langsung duduk di kursi pijat. Tapi karena nggak ada yang bisa nyalain, dia naek ke kamarnya di loteng. Menurut ceritanya sih dia lagi ngobrol di handphone dengan suaminya, adikku yang paling besar. Tau-tau nggak sadar udah jatuh. Mungkin kelelahan lalu sarafnya tidur tapi orangnya masih jalan-jalan. Soalnya dia nggak berusaha menggapai-gapai benda atau pegangan besi di tangga itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bunyinya keras sekali, seperti ada benda besar dijatuhkan ke bawah," begitu laporan Mamaku. Lha iya, iparku ini lumayan tinggi dan berat. Setelah jatuh begitu, pembantu memanggil tetangga-tetangganya dan membawa iparku ke rumah sakit. Sempat muntah satu kali begitu abis jatuh, lalu darah berceceran di mana-mana. Di rumah sakit Puri, muntah lagi 5 kali. Dokternya mendiagnosa kalo iparku ini gegar otak ringan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku yang sedang gembira-gembiranya abis pawai langsung lemas. Pertama sih karena kasihan dengan iparku yang gelinding bebas. Tapi juga kepikiran keponakan-keponakan yang panik melihat mamanya jatuh dan pingsan begitu. Belum lagi Mamaku yang sudah renta dan tak tahu harus berbuat apa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau dipikir-pikir, bahaya banget ya hidup seorang ibu. Kayaknya nggak ada bahaya mengintai, tapi selalu diintai ternyata. Kejadian ini membuatku waspada. Aku mulai lagi mengatur kegiatan sesehari, supaya tidak terlalu banyak dan melelahkan, apalagi aku nyetir sendiri kemana-mana. Mana sesehari hanya berdua dengan Jessie, nggak ngebayangin kalo tekanan darahku drop pas aku nyetir, atau aku ngantuk waktu nyetir. Terus aku jaga-jaga juga supaya gas selalu dalam keadaan tertutup. Aku nggak akan angkat yang berat-berat kalo nggak ada misua di rumah. Hal-hal yang nampak sepele, tapi tanpa dinyana bisa membahayakan seisi rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cepat puliha ya San, cheers!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-3001027787831359580?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/3001027787831359580/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=3001027787831359580&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/3001027787831359580'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/3001027787831359580'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2009/03/bahaya-di-dalam-rumah.html' title='Bahaya di Dalam Rumah'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-339393035963953500</id><published>2009-03-19T05:14:00.003+07:00</published><updated>2009-03-23T16:44:35.889+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Me'/><title type='text'>Adrenalin</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/ScdYnx_EdFI/AAAAAAAAAGM/Z9pU9pjh1tA/s1600-h/Sebelum+Tari+Tanen.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/ScdYnx_EdFI/AAAAAAAAAGM/Z9pU9pjh1tA/s200/Sebelum+Tari+Tanen.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5316315325590172754" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Buat orang seumuran aku, ternyata menari itu needs a lot of energy. Sejak aku memasukkan Jessie ke sanggar tari Natya Lakshita dan dia mulai diajak pentas sana sini, aku melakoninya dengan kesadaran penuh. Namanya kesenian, pastilah tak bisa sepasti yang kuinginkan, misalnya riasnya lama atau kostumnya banyak pernak-perniknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keadaannya jadi lain waktu aku sendiri yang menjalani proses periasan dan memakai kostum. Belum juga berangkat ke sanggar, leherku udah gatel-gatel. Ini sih aku langsung tahu kalo gejala-gejala kestabilan psikis terusik. Yang susah itu memompa adrenalin supaya mengalir deras. Salah satu yang berhasil aku bayang-bayangkan dan bisa meningkatkan semangatku adalah irama gendang saat kami menarikan ragam 1-6&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/ScdY5KTZtqI/AAAAAAAAAGU/KMpGVZhOz38/s1600-h/Tari+Tanen.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/ScdY5KTZtqI/AAAAAAAAAGU/KMpGVZhOz38/s200/Tari+Tanen.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5316315624175679138" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;. Koreografernya emang ciamik banget, dan kebetulan aku suka dengan irama yang menghentak-hentak. Dengan semangat itu aku berangkat ke sanggar untuk dirias.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Celaka 12, rambutku terlalu pendek untuk dicepol (disanggul sederhana). Sang penata rambut akhirnya memasang harnet di sekeliling kepalaku, terus duhair spray beberapa kali. Untungnya aku pake topi aladin, jadi cepol nggak cepol, tertutuplah itu. Soal kostum juga masalah. Teman-teman lain ukuran tubuhnya mungil-mungil. Penata kosum sempat kecele, sampe beberapa kali ditukar tetap nggak muat. Akhirnya diamilkan kostum yang suangaat besar. Kalo dari labelnya itu kostum untuk permaisuri, tapi waktu aku pake koq gak persis permaisuri ya? Ha...ha...ha..., kayak m&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/ScdYWZgYyaI/AAAAAAAAAGE/At8oGCvAS80/s1600-h/Pawai+Megal-Megol.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 214px; height: 148px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/ScdYWZgYyaI/AAAAAAAAAGE/At8oGCvAS80/s200/Pawai+Megal-Megol.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5316315026961254818" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;bok emban malahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                     Saat pawai itu, sampe depan Malioboro Mall, aku masih kuat lah goyang en megal-megol kiri kanan. Tapi, waktu mendekati perempatan Dagen, staminaku mulai abis. Kalo udah gini, senjataku cuman satu, senyum aja kiri dan kanan, tapi geraknya hanya seadanya. Akhirnya, sampailah kami di benteng Vredeburg, tempat pentas hut sanggar dilaksanakan. Aku lega banget, soalnya kalo ambruk di tengah pawai kan malu-maluin...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berhubung tuh tarian banyak banget dan tarian kelompokku urutan ke tujuh, pegel-pegelnya mulai terasa. Kayaknya nih kaki nggak mau dibengkokin deh, maunya lempeng-lempeng aja. Terus pinggul juga ngilu-ngilu. Untung salah satu temenku bawa pharmaton formula, yang bisa mempertahankan kondisiku supaya tetep fit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun lelah, aku senang sekali ikut pawai kayak gini. Siapa tau ini kesempatanku satu-satunya ikut dalam geliat budaya Yogya, bareng sang maestro tari transgender, lagi. Memang, kairos berbanding terbalik dengan kronos. Untuk menangkap kairos itu yang butuh kepekaan hati.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-339393035963953500?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/339393035963953500/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=339393035963953500&amp;isPopup=true' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/339393035963953500'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/339393035963953500'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2009/03/adrenalin.html' title='Adrenalin'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/ScdYnx_EdFI/AAAAAAAAAGM/Z9pU9pjh1tA/s72-c/Sebelum+Tari+Tanen.gif' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-3950683314983501173</id><published>2009-03-18T08:04:00.003+07:00</published><updated>2009-03-23T16:36:04.272+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jalan-jalan'/><title type='text'>Last Visit</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/ScdXL36WoAI/AAAAAAAAAF0/S2R1EUA1CVg/s1600-h/brantas+blog.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/ScdXL36WoAI/AAAAAAAAAF0/S2R1EUA1CVg/s200/brantas+blog.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5316313746633039874" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/ScdW1Z-1lUI/AAAAAAAAAFs/FlrZvihygpc/s1600-h/Farewell+Jatim.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/ScdW1Z-1lUI/AAAAAAAAAFs/FlrZvihygpc/s200/Farewell+Jatim.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5316313360641660226" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;7 Maret lalu menjadi tanggal bersejarah bagiku, soalnya inilah kali pertama aku bertekad nyetir sendiri sampai ke Kediri. Perjalanan terjauh yang pernah aku tempuh sebelumnya waktu nengok mahasiswa pra stage di Purwodadi Grobogan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbekalkan pengalaman ke sana, yang aujudubillah mengagumkannya, kami berani ke Kediri. Cuman aku bilang sama Mama kalo kami bertiga naek kereta, nanti dari Kertosono nyambung pake taksi ke Kediri. Lhah, kalo bilang beneran dari awal, bakal ditelponin saban hari, ujung-ujungnya dilarang pergi. Sori ya Mom, kali ini diboongin, ha...ha...ha...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yogya-Solo sih biasalah, karena itu perjalanan rutin. Di Solo kami makan di bakso kalilarangan yang ada di jalan menuju timur. Mengingat lalu lintas cukup padat, kami betul-betul berdoa supaya sampai dengan selamat di Kediri. Selesai makan siang, perjalanan diteruskan, dengan tekad berenti lagi kalo nyampe Caruban, di Sederhana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Solo sampai selepas hutan jati perjalanan aman dan nyaman. Tapi, begitu terus ke daerah Caruban, buset deh tuh jalan! Aspalnya nggak rata, lobang dalem-dalem menyebar di badan jalan. Pernah sekali pas aku lagi lari dengan gigi 5, tiba-tiba ada lubang yang cukup dalam dan aku nggak bisa &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/ScdXdSuLCdI/AAAAAAAAAF8/2EV2qpdQy-U/s1600-h/Kondisi+jalan.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 153px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/ScdXdSuLCdI/AAAAAAAAAF8/2EV2qpdQy-U/s200/Kondisi+jalan.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5316314045887482322" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;menghindarinya. Terpaksa deh nyebur ke lubang itu. Abis itu kedengeran bunyi tek..tek...tek..., begitu ada tempat minggir yang cukup luas aku berhenti. Misua yang turun liat bunyi apaan tuh. Nggak taunya bemper depan kiri rada mengsle, mungkin karena guncangan keras itu. Setelah itu aku nggak lagi lari kenceng-kenceng, bisa-bisa tinggal rangkanya aja kali begitu nyampe di Kediri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu sampe di Caruban, perut masih terasa kenyang, jadi nggak berhenti lagi, tancap terus sampe ke Kediri. Keanehan terjadi waktu mau keluar Nganjuk menuju Kediri. Aku kan biasa lewat jalan itu, bisa nyasar! Nggak tau gimana ceritanya, tau-tau kami ada di jalan desa. Udah diaspal halus sih jalannya, cuman kan serem karena hari mulai gelap. Kayak orang diputer-puter. Akhirnya keluar juga ke jalan utama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lega banget waktu liat gerbang "Selamat Datang di Kediri". Yogya-Kediri 7 jam, lama juga. Papaku sampe bingung waktu tau aku bawa si Mumun ke Kediri. Masa tinggal 20 taon di Kediri, sering bolak-balik, nggak pernah sekali pun nyetir sampe sini. Bukan Mariani deh, kalo yang begituan gak dicoba!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jessie tidur sepanjang jalan setelah dari Solo. Dia baru bangun waktu mau keluar dari Nganjuk. Kali enak karena rasanya sama dengan setiran yang sehari-hari diketahuinya. Sempet ngeper juga aku waktu Jessie takut ke Kediri disetirin maminya. Dia takut terjadi tabrakan. Entah kenapa dua hari menjelang keberangkatan, hatinya jadi gembira lagi dan membayangkan big adventure to Kediri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadilah ini perjalanan terakhir ke timur. Entah kapan lagi bisa ke timur hanya untuk berlibur.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-3950683314983501173?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/3950683314983501173/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=3950683314983501173&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/3950683314983501173'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/3950683314983501173'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2009/03/last-visit.html' title='Last Visit'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/ScdXL36WoAI/AAAAAAAAAF0/S2R1EUA1CVg/s72-c/brantas+blog.gif' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-8723571473279938382</id><published>2009-03-05T18:34:00.002+07:00</published><updated>2009-03-05T18:42:23.447+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Me'/><title type='text'>Mendadak Pentas</title><content type='html'>Tahun ini sungguh spesial buat sanggar tarinya Didik Nini Thowok. Untuk pertama kalinya sanggar akan merayakan hut nya dengan berpawai ria di sepanjang Malioboro, dari parkir taman Abubakar Ali sampai ke benteng Vredeburg. Itu lumayan jauh jalannya, dan pasti rame banget.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu diminta jadi ketua panitia, aku menolak mentah-mentah, soalnya dunia ini kan baru aja aku geluti. Lagian, bakatku itu bukan di kepemimpinan aktif tapi di penyedia data buat sang ketua. Jadilah aku sebagai sekretaris, dengan harapan nggak usah disuruh nari karena harus standby di sekretariat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kawan-kawan sekelas ibu-ibu pada protes, "Jangan nggak setia kawan dong. Ayo kita nari sama-sama, kan kita yang mulai dari awal." Aku jadi nggak enak body gitu, akrena memang aku dan Lilik yang semangat ada kelas ibu-ibu. Grogi banget waktu tadi pas latihan kelas ibu-ibu disuruh tampil berempat. Waah..aku yang paling nggak bisa sendiri. Gerakan kakiku masih malang melintang, terutama goyang pinggulnya. Buset deh, keringat dingin dan anehnya...aku jadi tersenyam-senyum untuk menutupi kegugupanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi mendadak pentas, padahal tujuanku ikut kelas tari adalah untuk olahraga sehat dan cantik. Bener deh, kelas tari itu jauh lebih melelahklan daripada aerobik. Lhah ini koq malah pentas, duh biyung....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-8723571473279938382?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/8723571473279938382/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=8723571473279938382&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/8723571473279938382'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/8723571473279938382'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2009/03/mendadak-pentas.html' title='Mendadak Pentas'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-6514668333663305244</id><published>2009-03-02T15:17:00.003+07:00</published><updated>2009-03-02T15:30:06.103+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Me'/><title type='text'>Memori Semur</title><content type='html'>Sewaktu Jessie susah-susahnya makan, kira-kira umur 11 bulan, aku sempet nanya ke Semu caranya masak semur yang enak. Lalu, dia memebritahuku dengan sangat mendteil, sampai terbyang jelas di benakku kayak apa jadinya semur itu nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, Jumat kemarin aku memasakkan Jessie oseng janggel, wortel dan telur puyuh, minus cabe ijo pastinya. Lalu, hari ini setelah urusan order beres, aku cepet-cepet pulang dan mulai bikin semur. Nih cuman modal ingatan, soalnya waktu dibilangin Semu dulu, aku nggak sempet nyatet saking bingungnya Jessie jadi susah makan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadilah aku mresto daging sapinya. Sambil nunggu prestoan itu, aku mengupas bawang merah yang cukup banyak dan merebus telur puyuh. Setelah itu merebus kentang. Setelah kentang empuk, telur puyuh udah siap masak, aku menggoreng bawang merahnya. Begitu harumnya menguar, langsung aku masukin daging sapi yang udah empuk itu. Kuahnya aku pake kaldu daging sapi tadi. Udah deh, beres. Tambah kecap, hadiah jemaat waktu aku kunjungan ke Purwodadi tahun lalu, tambah garam, sampe rasanya pas. Kali yang bikin nih semur yummy adalah api yang sangat kecil waktu semua bahan sudah tercampur jadi satu. Lumayan lama tuh aku ngegodognya, sampe warna telur puyuh, daging dan kentangnya jadi coklat kecap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang lebih menyenangkan adalah ngeliat Jessie makan siang dengan lahap. Nggak tau karena capek tau karena semurnya enak, mudah-mudahan yang terakhir.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-6514668333663305244?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/6514668333663305244/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=6514668333663305244&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/6514668333663305244'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/6514668333663305244'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2009/03/memori-semur.html' title='Memori Semur'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-8741798349097641486</id><published>2009-02-27T11:30:00.002+07:00</published><updated>2009-02-27T11:40:18.504+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Me'/><title type='text'>Pindah Lagi</title><content type='html'>Cuma dari omong-omong kecilku dengan Papa akhir Desember lalu,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalo suruh pensiun di Jakarta, ngapain ya? Rasanya kalo cuman nganggur, maen golf, ngerawat taneman sama maen ama cucu sih keliatannya bakal membosankan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Terus maunya gimana, Pa?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Maunya sih masih kerja di rontgen itu, tapi lamaran ke RS di Purwakarta itu koq kayaknya tipis buat diterimanya. Kan udah lama banget?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai di sana percakapanku dengan Papa. Minggu pertama Februari kepala rs nya telepon ke Kediri, ngobrol, lalu minggu berikutnya pengen ketemu Papa. Nah, dari ketemuan 22 Feb itu, akhirnya Papa mau jadi dokter di rs itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berarti aku pindah lagi, walaupun kali ini yang pindah itu mama papa, tapi kan barang-barangku masih banyak di Kediri. Alhasil tuh buku-buku dan album foto musti diangkut ke Yogya. Padahal mezanin rumah kami ini juga belon beres dijadiin library, karena begitu banyaknya buku dan begitu sedikitnya rak bukunya, ha...ha...ha...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pusing juga mikir pindah lagi, terutama buat orangtuaku yang udah di usia lanjut. Tapi, emang ada bakatnya kali ya jadi keluarga nomaden. Kalo diitung-itung dari aku kecil, ada enam kali aku pindah kota, pindah lingkungan, pindah habitat. Sampe memoar-memoar juga ikut tercecer saking keseringan diangkut sana sini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin kepindahan kali ini lebih baik bagi mamaku, karena lebih dekat jaraknya kalo dia mau kontrol jantung ke Kediri. Lagipula ada keponakan kecil di sana yang lagi lucu-lucunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebayang deh mindah-mindahin barang dan segala tetek bengeknya Maret ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-8741798349097641486?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/8741798349097641486/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=8741798349097641486&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/8741798349097641486'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/8741798349097641486'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2009/02/pindah-lagi.html' title='Pindah Lagi'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-4961516707789435333</id><published>2009-02-23T08:38:00.003+07:00</published><updated>2009-02-23T08:46:26.322+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Me'/><title type='text'>The Last Samurai</title><content type='html'>Malam minggu kemarin kami habiskan dengan menonton film lama di tv. Kebetulan Jessie tidur agak sore karena besoknya mau kunjungan ke desa Jodhog, Bantul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagiku film ini mengenaskan, karena orang bertarung dengan budayanya, hanya karena iming-iming disebut modern dan jagoan. Adalah Sang Kaisar yang kemasukan paham modernitas dan bertentangan dengan jiwanya. Dia tak bisa berbuat apa-apa ketika Katsumoto, Sang Samurai, diminta melepaskan pedangnya saat akan ikut rapat. Kaisar hanya duduk terdiam, padahal dia yang meminta Katsumoto ikut duduk di dalam dewan. Film ini diakhir dengan peperangan besar-besaran antara samurai melawan modernisme yang berbekalkan meriam dan senjata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku nggak sampe abis nonton filmnya, kasihan dan ngeri. Kalo idealisme dan keluhuran ditandingkan dengan modernitas dan demoralisasi, hasilnya pasti kesedihan. Efek nontonnya masih terasa sampai saat ketika aku menuliskan hal ini. Mungkin karena waktu sma aku pernah juga membaca kisah shogun, walau tak setragis kisah samurai. Itu sebabnya aku rada-rada miris kalau mau baca hasil karya penulis Jepang, padahal penasaran juga sama novel yang baru-baru ini terbit karya Shusako Endo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kayaknya terlalu dalam deh suspensiku, padahal nggak perlu segitu-gitu amat. Itu kan cuma cerita...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-4961516707789435333?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/4961516707789435333/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=4961516707789435333&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/4961516707789435333'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/4961516707789435333'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2009/02/last-samurai.html' title='The Last Samurai'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-3764744219513994454</id><published>2009-02-21T16:13:00.001+07:00</published><updated>2009-02-21T16:19:32.482+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Me'/><title type='text'>In the Mood</title><content type='html'>Salah satu kawan gerejaku minta dipilihkan ayat-ayat untuk keluarga yang berduka, untuk orang-orang yang berbeban berat dan untuk orang sakit. Bingunglah aku waktu mendapat permintaan ini. Kan susah juga memilih ayat dari sekian ratus ayat yang cocok untuk keperluan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Permintaan ini sudah lama, kira-kira 2 bulan lalu. Benernya kalo mau dikerjain, dua jam juga beres. Cuma, untuk hal-hal begini nih aku sangat tergantung pada mood. Bagiku, kalo lagi nggak mood, ayat-ayat yang kupilih nanti jadinya cuma ayat-ayat yang 'kosong', nggak mengalir dari dalam hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siang tadi, dua kali aku dibangunkan telepon, ilang deh ngantukku. Karena Jessie bermain di rumah temannya dan misua sedang servis motor, rumah kan hening. Tau-tau dateng deh mood itu. Cepet-cepet aku duduk, berdoa dan mulai memilih-milih ayat. Ajaib banget, dalam satu jam semua ayat sudah lengkap. Langsung aku print dan kirim ke kawanku itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali-sekali boleh kali nunggu mood, tapi kalo tiap kali tunggu mood, kayaknya hidupku bakalan amburadul deh.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-3764744219513994454?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/3764744219513994454/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=3764744219513994454&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/3764744219513994454'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/3764744219513994454'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2009/02/in-mood.html' title='In the Mood'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-7678071191653807816</id><published>2009-02-19T07:43:00.002+07:00</published><updated>2009-02-19T07:54:02.688+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Me'/><title type='text'>Poho</title><content type='html'>Poho alias lupa kayaknya jadi penyakitku sekarang-sekarang ini. Penyakit ini mulai terlihat gejala-gejalanya waktu muncul orang-orang, tepatnya nama-nama, dari duniaku 30 tahun silam. Sebenernya lupa itu ada bagusnya, jadi ngirit pemakaian otak. Kalo andaikata dibandingin otakku sama otaknya ilmuwan, kali otakku terlihat lebih segar....soalnya jarang dipakai untuk mengingat, he...he...he...! Di samping itu lupa juga ada bagusnya, supaya segala sesuatu bisa dipandang baru. Aku nggak pengen memoriku kayak bank yang nyimpenin kesalahan orang laen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lupa ku ini jadi masalah kalo ketemu sama orang yang inget betul sama aku, tapi akunya lupa abis sama dia. Kayak kemaren malem. Aku sama Jessie lagi makan es krim di depan C4, sementara nungguin misuaku ke gramed. Tiba-tiba telpon bimbitku bunyi, maka kubeleklah telpon bimbit itu. Alamak! Dari temenku yang udah lebih dari 30 taon nggak ketemu. Dia dan aku ngobrol sana sini, tanya keadaan keluarga masing-masing. Aku udah lega aja nih, soalnya nggak muncul pertanyaan, "Kamu masih inget aku nggak." Terakhir sekali, udah lama tuh teleponannya, muncul deh pertanyaan yang kutakutkan. Lalu dengan mantap aku jawab, "Kamu kan yang dulu suka berenang sama aku itu?" Langsung deh temenku itu teriak-teriak, ngomel ngalor ngidul, "Orang aku nggak bisa berenang!!!!" Mati deh, sekali ini ketemu batunya, hiks...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepulang dari C4 juga dia masih sms aku dengan satu ancaman nyata, untung nggak perlu panggil gegana nih, "Awas lo ya lupa sama gua!" Dengan gemetaaarrrrr, kujawablah smsnya begini, "Maaf bu kalu aku lupa. Udah 30 tahun gitu lhoh!" Langsung deh aku matiin telpon bimbitku itu, hiiii....:)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-7678071191653807816?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/7678071191653807816/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=7678071191653807816&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/7678071191653807816'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/7678071191653807816'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2009/02/poho.html' title='Poho'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-3661041295578311220</id><published>2009-02-17T07:58:00.001+07:00</published><updated>2009-02-17T08:06:39.943+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Me and Jessie'/><title type='text'>2026</title><content type='html'>Waktu kami sedang bersiap-siap pergi ke sekolah, aku nanya gini ke Jessie,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jess, baby taffelnya mau disimpan untuk anak Jessie nanti apa mau dijual?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mom, aku ini punya anak paling cepet taon 2026. Kalo nanti sih langsung perintahin aja,'Popok!', dateng deh popoknya. Terus aku bilang lagi, 'Buka, pakein!' langsung deh popoknya dipakein ke bayiku. Jadi nggak perlu baby taffel-baby taffelan lagi."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Nah, yang kamu perintah-perintah itu sejenis robot Jess, kalo nggak salah istilahnya droit deh."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalo begitu Mami juga enak dong. Bisa merintahin bikin kopi, nggak perlu ngaduk-ngaduk lagi, tuang-tuang air panas, kayak sekarang."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Oh, kalo itu sih kerjaannya autochef. Jadi kita nyediain bahan-bahannya, nanti dia bikinin kita makanan ato minuman, sesuai pesanan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Emang udah ada yang kayak begituan?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Belumlah, kira-kira 2058 baru mulai kali."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kirain udah ada, jadi enak, kalo mau nyalain lampu udah tinggal pake suara aja, lampu bisa nyala. Terus, nanti lampunya nyala semua?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pakein kode aja Jess, misalnya, 'Lampu teras!' jadi yang nyala cuman lampu teras aja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ooo..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khayalan kami keputus gara-gara jam udah menunjukkan pk 06.25. Jadi kami keluar dari 2026, kembali ke....barkas!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-3661041295578311220?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/3661041295578311220/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=3661041295578311220&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/3661041295578311220'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/3661041295578311220'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2009/02/2026.html' title='2026'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-1226195639901175095</id><published>2009-02-15T10:54:00.002+07:00</published><updated>2009-02-15T11:07:29.595+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Me'/><title type='text'>Anak Kecil</title><content type='html'>Sepanjang aku terjun di pelayanan, jarang sekali, bahkan nggak pernah aku menaruh perhatian pada pelayanan anak kecil. Selain karakter pribadiku dan rupaku yang kata banyak orang galak abizz, pelayanan ini menurutku sangat krusial. Melayani mahasiswa jauh lebih gampang dibanding mengajar anak sekolah Minggu memahami Alkitab. Jiwa mereka masih halus dan sangat rentan dimasuki paham-paham yang menyimpang dari kebenaran Alkitab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minggu lalu saat mengantar order kaos, guru sekolah minggu curhat. Katanya di pos itu dia hanya sendirian mengajar, nggak ada yang bantu, padahal yang hadir lebih dari 20 anak. Aku masih inquiry terus ke guru ini tentang sekolah minggu itu. Biasalah, kalau biasa wawancarain orang, bawaannya kan kepengen tau yang sebener-benernya. Dari hasil ngobs itu memang kondisinya menyedihkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah kenapa, tiba-tiba aja aku bisa nyeletuk untuk mencoba hadir dulu di sana dan melihat kondisi yang ada. Pikirku, nekat juga nih. Pengalaman mengajar anak sama sekali nol, kecuali mengajar Jessie, yang kata misuaku kayak pangkostrad mengajar anak buahnya, ha...ha...ha...!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya aku datang mempelajari situasi minggu lalu. Asli, itu dunia yang asing samsek. Aku hanya bisa senyam-senyum melihat kelakuan anak-anak yang beraneka, kayak gado-gado gitu deh. Ada yang nguap, ada yang memandang kosong entah ke mana saat diajak bernyanyi, ada yang ngobrol sendiri, dll. Kesanku sih aku musti kuat-kuatin tekad kalo memang dibutuhkan di sini untuk terjun. Ceritanya aku ngernet dulu, baru bisa jadi sopir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini aku datang ke sana. Anaknya cuma 3, berempat sama Jessie. Guru lain belum ada yang datang. Langsung otakku nyari-nyari stok permainan yang masih aku hafal. Syukurlah tak lama kemudian datang guru sepasang suami istri. Lalu berjalanlah sekolah minggu hari ini. Kali ini aku banyak merenung sambil mendengarkan rekanku mengajar, betapa perlunya aku menundukkan diri pada kuasa Ilahi agar bisa mengantarkan anak-anak ini mengenal Tuhan Yesus. Betapa pentingnya juga aku memiliki hubungan yang intim dan mesra dengan Tuhanku, supaya anak-anak ini juga tahu gimana mengalami Tuhan di dalam kehidupannya. Banyaklah yang harus aku perbaiki di dalam spiritualitasku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukannya anak-anak yang belajar dari aku, malah aku yang lebih dulu belajar dari ketulusan mereka, ketaatan mereka dan kesetiaan mereka. New adventure...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-1226195639901175095?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/1226195639901175095/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=1226195639901175095&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/1226195639901175095'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/1226195639901175095'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2009/02/anak-kecil.html' title='Anak Kecil'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-897333982371286897</id><published>2009-02-11T04:03:00.003+07:00</published><updated>2009-02-11T07:27:54.317+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Me'/><title type='text'>Izin Lagi?</title><content type='html'>Perasaan belum pernah deh hari-hari or bulan-bulan di awal tahun aku serepot ini. Dalam dua bulan ini aku sudah dua kali pelayanan ke luar kota. Aku sih seneng-seneng aja, namanya juga jalan-jalan, ha...ha...ha...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama kali aku ke Magelang, karena ada pertemuan para ketua klasis dengan anak-anak bimbinganku. Mau nggak mau aku harus hadir, kalo nggak siapa yang akan memberi penjelasan? Data semua ada di tempatku secara aku seneng catat mencatat a.k.a. carik eh sekretaris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua kali aku ke Salatiga. Ini baru dilakukan besok, jadi kemarin aku menuliskan surat lagi ke gurunya Jessie. Begitu lihat Jessie bawa amplop putih panjang, gurunya langsung berujar, "Izin lagi Jess?" Senyam-senyum anakku menjawab, "Iya Pak, hari Kamis."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang sejarah anakku ikut rapat bersamaku cukup unik, dan di tempat aku melayani anak juga boleh hadir. Kalo ibu-ibu melayani dan dia punya buntut, buntutnya harus diperhitungkan. Itulah enaknya jadi ibu, he...he...he.... . Kali buat yang melayani sama ibu-ibu bisa senep juga kalau di tengah-tengah rapat sang anak minta ditemenin pup, haks! Dari usia 4 bulan Jessie udah ikut rapat. Aku udah nyiapin tuh semuanya. Perutnya nyaman, jadi gak bakal dia pup di pampersnya, waktu itu. Begitu diletakkan di atas meja, dia bermain-main dengan maenannya yang macem-macem bunyinya, sementara aku mencatat jalannya rapat. Setelah besar dia udah nggak mau disuruh bermain-main atau membaca-baca, tapi maunya bantuin mommynya!! Mulai dari nempelin foto para mahasiswa, nyeklekin file, ngingetin wajah kakak-kakaknya karena mommynya pelupa abis, sampai berbagai pekerjaan asisten kecil. Kadang-kadang sampe bantuin bendahara komisi ngaturin snack dan minum buat tamu-tamu rapat, ha...ha...ha...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu masuk sekolah, izinlah dia nggak sekolah kalo aku rapat. Setiap tahun mesti dia izin beberapa hari. Akibatnya, dia harus mengejar ketinggalannya dengan belajar ekstra. Karena keseringan ikut rapat dia jadi cepat menangkap pembicaraan orang dewasa, moga-moga kau tak dewasa sebelum waktunya, Nak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syukurlah, tahun ini uan SD berlangsung pada saat aku harus melakukan psikotes selama 3 hari, jadi izinnya nggak kebanyakan. Aku juga jaga-jaga, kalo nggak terpaksa sekali, tak perlulah aku berangkat ke luar kota. Mendingan nggak tidur seharian nyiapin data buat ketuaku, daripada ke luar kota, ha...ha...ha...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-897333982371286897?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/897333982371286897/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=897333982371286897&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/897333982371286897'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/897333982371286897'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2009/02/izin-lagi.html' title='Izin Lagi?'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-2726122063495836671</id><published>2009-02-07T04:25:00.002+07:00</published><updated>2009-02-07T04:47:13.088+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sketsa'/><title type='text'>To commit</title><content type='html'>Aku jadi tergelitik membaca salah satu posting di blognya temanku soal komitmen perkawinan. Keprihatinannya mencuat karena banyak terjadi perceraian di sana dan di sini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagiku, menikah itu pilihan, bahkan pilihan yang bisa jadi masuk ke dunia penuh kebodohan. Orang yang jomblo nggak pernah dipusingkan dengan tetek bengek toleransi ora menyenangkan pasangan. Hidup mengalir seperti bebasnya udara. Sebaliknya orang yang menikah, selain direpotkan dengan berbagai macam persoalan, tapi juga merasakan nikmatnya surga dunia saat cinta itu terus bertumbuh dari hari ke hari. Apa pun pilihannya, masing-masing punya konsekuensinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau memilih menikah, berarti masuk ke sebuah perjanjian, yang diharapkan bersifat kekal adanya: sampai maut memisahkan kita, till death separate us. Bagiku, di sinilah komitmen itu menunjukkan dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komitmen itu berasal dari kata to commit, yang secara sederhana artinya menjalankan. Ya, menjalankan atau melaksanakan janji pernikahannya itu. Karena nggak ada keinginan yang 100% menjelma menjadi kenyataan, maka komitmen ini jadi krusial. Kayak aku yang sempet kaget setelah menikah ternyata pasanganku bukan 'orang pagi' tapi 'orang malam'. Padahal, aku sangat menyukai pagi bening dan hening. Begitu ketahuan perbedaan ini, aku dan dia sama-sama berusaha menyesuaikan diri. Banyakan aku gagalnya untuk menemaninya menjelajah malam. Abis, malam bagiku bagaikan selimut yang mengantarku tidur nyenyak. Kadang-kadang aku mengandalkan kopi untuk memelekkan mataku yang bandel ini. Pasanganku paling susah suruh bangun pagi, lha wong tidurnya malam. Makin malam, idenya makin mengalir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, begitu deh. Aku dan dia mencoba menjadi pasangan yang tepat. Pernah nggak kesandung di dalam pernikahan? O,  berkali-kali. Tapi, karena mengingat komitmen awal, pelanggaran dan kesalahan itu diteliti dan diselesaikan, lalu dilupakan dan dimasukkan ke kotak berkunci gembok ganda, yang kuncinya dibuang entah kemana. Isi peti itu tak bisa dikeluarkan lagi. Susah juga menjalankan kasih yang menutupi banyak segala dosa. Cuma, dari komitmen kayak gini aku melihat ada dinamika menarik gimana orang saling menyesuaikan diri hingga jadi pas satu sama laen.  Dinamika itu berjalan terus setiap hari. Mungkin akan terlihat jelas waktu udah jadi aki ninen. So pastilah, nggak bisa instan jadi, ada proses yang perlu dilalui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betullah pernyataan yang mengatakan, "setelah menikah, jadilah orang yang tepat untuk pasangannya."&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-2726122063495836671?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/2726122063495836671/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=2726122063495836671&amp;isPopup=true' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/2726122063495836671'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/2726122063495836671'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2009/02/to-commit.html' title='To commit'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-2462989881520961536</id><published>2009-02-04T08:59:00.002+07:00</published><updated>2009-02-04T09:11:48.674+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Me'/><title type='text'>Kangen Masak</title><content type='html'>Senin kemarin saat berbelanja beras di Indogrosir, aku lewat di bagian daging. Enath kenapa aku langsung beli buntut sapi. Aneh juga koq tiba-tiba pengen masak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Well, sejarah masak memasakku nggak punya record yang bagus. Kadang kepedesan, keasinan, tawar atau...gosong! Ha....ha....ha..., mungkin karena aku suka makan kue yang agak sedikit goong panggangannya. Bagiku, kue seperti itu wangi, apalagi kalo dimakan dengan menyeruput kopi, hmmmm! Aku mulai masak setiap hari waktu Jessie umur 4 bulan. Mau nggak mau aku harus mengatasi handicappedku dan menyediakan makanan yang bergizi buat dia. Makanan yang buat orang dewasa terasa menyinyikkan, kayak tim hati ayam, tim bayam, dll. Kemampuan yang segitu-gitunya harus ditingkatkan lagi waktu Jessie memasuki tahap susah makan, sekitar umur 10-11 bulan. Misua sampe ngebantuin nyatet makanan kesukaan Jessie, supaya dia tetap dapat asupan makanan padat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena ketelatenan, Jessie jadi anak yang mudah suka pada segala macam makanan. Mana ada sih batita umur 2 taon yang suka sama sumsum sapi or sumsum kambing? Nah, itu si Jessie. Semakin dia besar, aku jadi lengah, karena makannya gampang. Jadilah kegiatan yang cukup menyita waktu seperti memasak mulai aku tinggalkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rupanya Jessie kadang-kadang kangen sama masakan rumah. Jadi, ada masanya dia minta dibuatkan ketimun ditumis sama ati ampla, atau cumi hitam, atau jamur merang ditumis sama udang, atau kerang dan kepiting. Kalo pas senggang, sedapat mungkin aku menuruti permintaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senin kemarin itu keajaiban, karena kangen masak sop buntut. Udah ancang-ancang mau masak, aku lupa kalau harus mewawancara calon karyawan gereja. Jadilah ditunda sampai hari ini. Karena nanti mau janjian sama pendetaku, pagi-pagi aku udah mresto buntutnya. Pulang anterin Jessie langsung aku bikin ubo rampenya, wortel dan kentang kecil-kecil. Bawang putihnya cuman aku geprek aja, nggak ditumbuk halus.  Daun bawang, seledri sama bawang putih aku tumis terus masukin deh ke sopnya. Sebentar kemudian, jadi deh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, aku mulai mikir-mikir mau masak paling nggak dua minggu sekali ah, biar melatih ketrampilan dan mengasah seleraku juga.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-2462989881520961536?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/2462989881520961536/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=2462989881520961536&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/2462989881520961536'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/2462989881520961536'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2009/02/kangen-masak.html' title='Kangen Masak'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-2897441135572752582</id><published>2009-02-02T16:29:00.002+07:00</published><updated>2009-02-02T16:43:18.503+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Me and Jessie'/><title type='text'>Kepontal-pontal</title><content type='html'>Akhir-akhir ini banyak kesibukan yang harus aku lakukan. Satu hal yang nggak sempat aku perhatikan dengan serius adalah pelajarannya Jessie. Biasanya begitu selesai makan siang, aku langsung buka buku tugasnya untuk melihat dia ada peer nggak. Beberapa hari ini aku nggak sempet melakukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku hanya tahu dia ada peer IPA, tapi nggak ngeh kalo disuruh bikin peta. Dari Minggu siang aku udah ngingetin supaya stop bermain game komputer dan mulai mengerjakan peer IPA dan Bahasa Jawanya. Tapi, ngeyelnya setengah mati, sampe aku nyerah dan berkata, "Ya udah, kalau nanti kesusahan, mami nggak tahu lho!"  Akhirnya dia mengerjakan peer bahasa Jawanya dulu sambil berkata begini, "Mam, peer IPA nya susah. Sama mami ya ngerjainnya?" Aku ngangguk-ngangguk aja sambil terus membereskan kamar kerja, karena mau pasang scanner.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata dia disuruh bikin peta! Padahal ketahuannya baru jam 8 malem dan di rumah nggak ada persediaan kertas roti! Apa nggak kelimpungan? Papinya geleng-geleng ngeliat kejadian kayak gini. Jessie udah mau nangis aja, karena nggak bisa trace gambar petanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya daripada berantem, aku bilang tidur aja besok bangun jam 4 pagi. Sepanjang malem aku mikirin gimana trace petanya. Jadilah aku mikir semaleman, sampai termimpi-mimpi. Tadinya sih mau aku biarin aja deh, biar Jessie kapok dapet nilai jelek karena nggak mau mempersiapkan peernya dengan baik. Tapi, pikir-pikir ada andilku juga dia begitu. Jadilah aku memasang bohlam, terus nge-trace petanya. Jam 4 aku bangunin supaya dia mewarnai petanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bener-bener kepontal-pontal kalo begini. Jatoh-jatohnya aku juga yang musti nata ulang manajemen waktuku, supaya anakku kagak jadi korban kesibukan maminya...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-2897441135572752582?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/2897441135572752582/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=2897441135572752582&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/2897441135572752582'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/2897441135572752582'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2009/02/kepontal-pontal.html' title='Kepontal-pontal'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-1998730120538625702</id><published>2009-01-30T15:20:00.002+07:00</published><updated>2009-01-30T15:31:37.124+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Me'/><title type='text'>Jujur</title><content type='html'>Aku pernah sangat intens apdet blogku. Kayaknya kalo nggak ngeblog itu rugi dan dunia runtuh. Apalagi waktu lihat lappy terbuka dan siap sedia ngakses internetan. Passion itu teteup ada sampe awal tahun ini. Sampe....aku kena virus laen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maenan baru ini lebih menyenangkan. Kenapa? Jujur aja, aku suka ngeri sama pengunjung di blog. Kan aku nggak tau tuh siapa aja yang masuk dan melihat-lihat riwayat hidupku, pergumulan hatiku, dan hal-hal yang aku banget. Lalu, interaksinya lama banget dan nggak intens. Jadi kayak membuang garam ke laut luas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di maenanku yang baru, kondisinya lebih hidup. Komunikasinya intens, sudah tersedia fasilitas chatting, bisa nyariin temen lama dan wawasan terbentang luas. Juga bisa 'ngeblog' secara mini. Iya lah, kalo nulis panjang lebar juga ngebosenin. Terus ada pengingat ulang taon sobat-sobat. Jadilah aku nongkrong tiap hari di sini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya, sayang aja mau ninggalin blog ini. Banyak sejarah yang sudah dicatatnya dan blog ini saksi betapa Tuhan itu sayang banget sama aku. Dia besertaku waktu aku melewati lembah airmata, Dia turut gembira waktu aku menggapai gunung gemunung kehidupan, Dia memegang tanganku waktu aku putus asa melihat kenyataan, dan Dia yang terus menguatkan supaya aku bertekun di dalam hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paling-paling aku mendisiplin diri untuk mengisi halaman-halamannya, supaya suatu saat ketika anakku mulai bisa menghargai harta tulisan, dia bisa membaca kisah hidup mommynya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-1998730120538625702?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/1998730120538625702/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=1998730120538625702&amp;isPopup=true' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/1998730120538625702'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/1998730120538625702'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2009/01/jujur.html' title='Jujur'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-7931787658110058494</id><published>2009-01-24T06:36:00.002+07:00</published><updated>2009-01-24T06:55:06.458+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Me'/><title type='text'>Puasa Nge-net</title><content type='html'>Seminggu lalu aku dapet job ngedit buku. Terus terang aku mikir-mikir karena waktunya hanya seminggu. Tapi karena bukunya juga nggak terlalu tebal dan aku tidak harus mengubah terlalu banyak, aku terima deh job itu. Mayan kan buat jajan-jajan juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu aku terima job itu, ternyata diriku dikelilingi banyak kerjaan yang munculnya bersamaan dan juga nggak bisa aku tinggalin begitu aja. Yang jelas tugas ibu rumah tangga harus aku kerjakan. Untungnya ada tenaga pocokan yang rutin seminggu dua kali datang, means aku nggak perlu ngepel dan membersihkan kamar mandi. Tapi cuci piring dan menjamin ketersediaan makan minum buah kan harus tetap aku lakukan. Sampe di sana sih aku masih oke, nggak taunya Tuhan itu Mahabaik. Dia memberiku order seragam yang lumayan banyak. Jadi aku pergilah belanja dan urus pesenan, bordir dan prenak-preniknya. Nah, ini aku mulai mumet tapi masih bisa dikawal eh dikendalikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah besar muncul waktu aku buka dan baca-baca buku itu, ha...ha...ha... banyak kata yang tidak aku mengerti karena pake bahasa Melayu. Jadi di tangan kiri buku dengan bahasa Melayu, di tangan kanan bukunya yang sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris. Aku sampe nyari-nyari orang Malaysia supaya bisa tanya-tanya. Tapi, bener-bener mepet waktunya! Akhirnya aku memutuskan berhenti nge-net sementara, supaya konsentrasi penuh menyelesaikan editing buku itu. Aku bela-belain deh nggak tidur siang, tidur malam pk 00.00 atau tidur pk 20 tapi bangun paginya pk 03. But....bener-bener perjuangan berat. Syukurlah aku udah bisa menyelesaikannya tepat waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Horee...aku udah bisa ngenet lagi. Buat ibu-ibu kayak aku gini, ngenet itu penghilang kepenatan setelah seharian beraktivitas. Waktu puasa ngenet itu rasanya juga bete, tapi tanggung jawab musti tetep diutamakan. Apalagi aku sekarang mengelola laman, kan kepikiran juga. Tapi semua udah beres, jadi aku free dah mau nge-net sepuas-puasnya, acik...acik...acik...!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-7931787658110058494?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/7931787658110058494/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=7931787658110058494&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/7931787658110058494'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/7931787658110058494'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2009/01/puasa-nge-net.html' title='Puasa Nge-net'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-3865137842121429991</id><published>2009-01-17T07:38:00.001+07:00</published><updated>2009-01-17T07:47:16.472+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Me'/><title type='text'>Pasar Jumat</title><content type='html'>Kemarin malam kami ke Indogrosir. Benernya sih udah nggak mau keluar, karena abis makan malam udah pk 19.20. Tapi, karena Jessie perlu beli bahan buat ekstra sainsnya, jadilah kami ke sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lupa, kalo itu hari Jumat. Begitu sampe di bagian buah, waaa....jeruk lokam bo. Isi sepuasnya di polynet yang disediakan, bayar cuman 6950. Dan jeruk itu buah favoritku, langsung deh serbu. Beli 2 bag sekalian, kan bisa enak makannya sambil nonton tipi. Maklum, orang keset kayak aku begini, buah favoritnya juga yang praktis langsung makan. Kalo kepepet baru deh pilih buah yang laen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayang, daging segar dan ikannya udah abis diborong orang. Di Indogrosir Yogya, Jumat itu hari menyenangkan buat ibu-ibu. Yang tadinya nggak kepengen masak, jadi lah masak. Soalnya udang segernya musti miring harganya. Kalo doyan kepiting, hmmm... bebas pilih betina apa jantan. Kalo mau masak cumi item, aku juga nunggu hari Jumat. Pendeknya harganya oke banget, dan....bersih serta std alias standar. Kalo di pasar sih tiap hari ada, apalagi di pasar pathuk, komplit plit. Cuman...becek, kotor, masih harus tawar-tawaran lagi. Kalo nggak kebeneran bisa kemahalan. Kalo di Indo kan nggak usah nawar, kondisi barangnya juga oke. Wah pokoknya kalo Jumat bener-bener surga deh buat aku, yang rumahnya deket sama indogrosir. Kesenangan laen, bisa ketemu temen-temen di sini. Udah bener-bener kayak desa yang besar deh. Milih barang sambil ngobrolin anak, bumbu dan ....suami, ha...ha...ha...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-3865137842121429991?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/3865137842121429991/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=3865137842121429991&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/3865137842121429991'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/3865137842121429991'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2009/01/pasar-jumat.html' title='Pasar Jumat'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-868581381181803379</id><published>2009-01-10T15:54:00.003+07:00</published><updated>2009-01-10T16:18:14.869+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Family'/><title type='text'>Setahun Kemudian</title><content type='html'>Desember taon lalu aku koq tiba-tiba kepikir motret saudara-saudaranya Papa dengan lengkap. Keinginan itu muncul aja tiba-tiba dan herannya ada sedikit feeling kalo bakalan ada yang mau 'berangkat.' Karena waktu itu aku harus pulang ke Yogya menemani misua yang nggak dapet tiket ke Jakarta, aku pesan-pesan sama iparku Susan  supaya pemotretan itu bener-bener dilaksanakan. Malah dia usul supaya pertemuan keluarga diajukan supaya aku masih bisa ikut. Keluarga memang bertemu. Boleh dibilang komplit, hanya kurang Mas Ade, Khun, Leo dan keluarganya Indra. Potret keluarga berhasil dengan baik. Everybody was happy that time.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Taon ini, saat keluarga kumpul, sedikit yang dateng. Anak-anak tuapeku (abangnya Papa) malah nggak ada yang bisa dateng. Dua adikku juga nggak bisa dateng. Herannya aku bisa bercanda lepas dengan tuapeku. Selama ini nggak pernah kayak gitu. Usia beliau kan jauh di atas papaku, jadi aku sungkan. Malah yang deket sama beliau itu adikku cer. Aku pegang-pegang kalungnya. Masih inget kata-katanya, "Ini kalungnya Feli. Ape cari-cari terus ketemu. Jadi Ape pake deh, dijadiin liontin." Dalam hati aku sempat sedikit kaget karena beliau nyebut nama Feli, itu sepupuku yang udah almarhum long...long...long...ago. Dari sekian pertanyaan-pertanyaannya, aku bisa aja ngejawab. Rupanya beliau kaget juga waktu aku bisa jawab apa artinya P yang diberi tanda silang. Tanda itu biasanya ada di mimbar gereja-gereja Protestan. Katanya, "Sekarang namanya bukan lagi Paulus, tapi Paul X." Beberapa kali kalimat itu diulang-ulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang aku heran dan takjub, beliau ingat sama Khun. Padahal setahuku perjumpaannya dengan Khun bisa dibilang kurang dari lima kali. "Ini Khun 'kan? Betul 'kan?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pulang kumpul-kumpul itu tanpa maksud apa-apa aku membuat Papa Mama tetap berkumpul, sementara aku, Khun dan anak-anak pulang sama Didi. Kata Mama, "Ya, Ape ngomong melulu sepanjang jalan. Nggak ada abis-abisnya." Beberapa kali dia menanyakan saudara-saudaranya Mama, dan yang ditanyain itu udah meninggal semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi tadi, pas aku lagi pijat, hp ku bunyi. Papa telepon ngabarin kalo tuapeku meninggal. Keberangkatannya sungguh enak. Pk 04.00 masih disuapin soto, tiba-tiba sesak napas, dibawa ke rumkit, berangkat deh pada pk 07.15.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasanya pengen ke Jakarta, berkumpul dengan keluarga duka, tapi bonyok nggak ngebolehin, secara Jessie juga ditinggal sama papinya menjelang sekolah. Jadilah hari ini aku jalani dengan bersedih hati. Nyetir sambil kebayang-bayang suasana pertemuan 31 Desember. Ketika itulah aku terakhir kali melayani menyediakan air minumnya. Saat itulah aku terakhir menerima berkatnya sebelum pulang. Butuh setaon lebih 10 hari sebelum firasatku menjadi kenyataan. Ternyata ape yang mau berangkat...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat jalan, Ape. Kalo ketemu Feli, salam ya dari Yaya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-868581381181803379?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/868581381181803379/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=868581381181803379&amp;isPopup=true' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/868581381181803379'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/868581381181803379'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2009/01/setahun-kemudian.html' title='Setahun Kemudian'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-4183152811145333842</id><published>2009-01-10T07:00:00.002+07:00</published><updated>2009-01-10T07:13:33.723+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Me'/><title type='text'>Iman</title><content type='html'>Dua malam lalu aku mendapat telepon dari seseorang yang mengaku dirinya bernama Iman. Aku kaget dan waswas, maklum zaman sekarang musti waspada bener deh pokoknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Iman siapa ya?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Iman..., masak Mar lupa?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku masih bingung di tengah rimba ingatan sampe dia bilang begini, "Aku kan adenya Joan. Kenalnya ama Joannya aja nih."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baru deh terbuka ingatanku..., wah ini temen masa kecil, waktu aku sd dan smp di Jakarta. Memang hari-hari ini aku banyak kontak lagi sama temen-temen masa kecil. Apalagi kalo bukan karena maen fesbuk, jadi terbukalah kotak kenangan masa kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iman bukan satu-satunya yang aku lupa. Hampir semua aku lupa. Emang gawat nih LTM nya. Nggak enak banget kalo ditanyain, "Mariani, kamu masih inget nggak sama aku?" Ha...ha...ha..., jangan kata temen yang udah nggak ketemu 30 taon lebih, yang minggu lalu kenalan aja belon tentu aku inget...! Nama orang dan wajah sama hari ulang taon adalah hal yang paling susah aku ingat. Padahal seharusnya hal seperti itu kan masuk di memori yang terdalam karena meninggalkan kesan buat pribadi, ya kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu sisi negatifnya. Sisi positifnya, aku nggak suka mengingat-ingat kejadian yang bikin kesal hati. Kalo sampe aku marah, males deh ngebawa-bawa marah sampe bertahun-tahun. Buatku masa lalu is a background. Yang penting aku belajar apa dari masa lalu, aku harus bagaimana ke depannya dan bagaimana aku harus survive. Ini bukan ngebela diri sih, tapi banyak kasus aku menjalaninya seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So, buat Iman dan kawan-kawan laen yang nggak aku ingat, maafkan dakuuu....! Someday kalo kita ketemu, aku pasti nemuin satu clue yang bikin aku ingat. Cheers...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-4183152811145333842?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/4183152811145333842/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=4183152811145333842&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/4183152811145333842'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/4183152811145333842'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2009/01/iman.html' title='Iman'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-8360903683650711266</id><published>2009-01-08T07:02:00.003+07:00</published><updated>2009-01-08T08:15:10.668+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Me'/><title type='text'>Sengsaraaa</title><content type='html'>Malam kemarin pertama kali nih seumr-umur nonton film sendirian. Khun dan Jessie nonton Asterix dan aku nonton Twilight. Kebetulan jam mainnya sama, jadi pisah bioskop.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada kawan yang merekomendasikan buku Twilight, lalu pas buka situs salah satu toko buku online, membernya pada berebutan tiket nonton bareng film Twilight. Jadi, aku beli deh bukunya pas ada diskon 30% di Grand Indo liburan kemaren. Nah, misua udah nonton filmnya, sementara aku belon. Nggak mungkin lah nonton film menyeramkan begitu bawa 3 precil-precil, bisa ditimpukin orang di bioskop.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi aku akhirnya bisa menyaksikan film yang cukup menghebohkan ini. So far so good.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cuma aku terganggu saat nontonnya, sebelahku lah. Mula-mula tuh bioskop kosong, satu baris aja paling ada 2 penonton. Perasaanku mulai nggak enak pas ada serombongan orang dateng bawa anak seumuran Jessie yang bengal banget keliatannya. Eh, mereka duduk sebaris sama aku! Untung jauh-jauhan, jadi masih ada sela 3 kursi sama aku. Waktu filmnya udah mau maen, datanglah sepasang muda-mudi duduk persis di sebelahku! Nggak apa-apa sih sebenernya kalo mereka datang, duduk dan nonton dengan manisnya,hu...hu...hu...nggak zaman kali yak?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu duduk mereka bisik-bisik, berisik tau! Terus cowoknya mengetuk-ngetukkan jari di tempat tangan kursi, aduh tambah pusing deh. Niat nonton dengan damai malah lenyap seketika! Yang aku paling nggak tahan itu baunya! Penampilan sih oke, biasa, cuman bau kecut. Paling dari jaketnya tuh. Ini yang aku nggak abis pikir. Kenapa sih orang pake jaket berhari-hari baru dicuci? Baunya itu lhoh....nggak tahan deh. Bagusnya kan orang bersih luar dalam. Tetangga nonton ku ini nggak, bersihnya cuma penampilan, tapi pas di'telaah' lebih dalem lagi, ada bau nggak enaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadilah aku duduk miring-miring menjauh supaya baunya agak tersamar. Hih! Jorok bener deh ah... Nontonku jadi nggak nikmat, terus aku jadi harus berhati-hati supaya leherku nggak tengeng, nggak pegel dan merembet ke bahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali ini nontonnya bukan sengsara membawa nikmat, tapi sengsaranya seduniaaa....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-8360903683650711266?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/8360903683650711266/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=8360903683650711266&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/8360903683650711266'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/8360903683650711266'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2009/01/sengsaraaa.html' title='Sengsaraaa'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-1064970414010974921</id><published>2009-01-05T15:30:00.003+07:00</published><updated>2009-01-05T15:48:30.225+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Me'/><title type='text'>Ketemuan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SWHJBupRAdI/AAAAAAAAAFQ/CX8wMy3raSM/s1600-h/IMG_0101.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SWHJBupRAdI/AAAAAAAAAFQ/CX8wMy3raSM/s200/IMG_0101.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5287728469047837138" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Di antara sekian banyak blogger yang pernah aku kunjungi blognya, ada beberapa yang sempat bertemu, selain yang sekota tentunya. Pertama kali aku ketemu dengan Patty, salah satu blogger di Bandung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, yang terjadi akhir Desember kemarin ini. Sebenarnya aku nggak menyangka bisa ketemu, soalnya dia datang dari jauh sekali, dari Perth. Lalu, saat kami mulai merancang pertemuan, aku juga belum pasti ke Jakarta karena harus kejar setoran, ha...ha...ha...! Tapi, akhirnya aku jadi juga liburan ke Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadilah kami janjian ketemu di Lippo Karawaci. Kata temenku ini kami mau ke kebon rambutan dan duren, yang dekat letaknya dari mall itu. Waktu aku cek dan ricek dengan adeku, ternyata dia tahu lokasinya. Pada hari yang dijanjikan kami ketemuan di depan Timezonenya Lippo Karawaci itu. Kalo dibilang dunia selebar daun kelor, betul sekali lah pernyataan itu. Ngomong punya ngomong, ternyata adeku adalah teman sepermainan golf dengan kakaknya temanku! Betul-betul nggak disangka-sangka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah ketemuan, adeku melanjutkan perjalanannya ke tempat main golf Karawaci dan aku sama Ius makan-makan di mall. Ketemu deh. Mulanya sih sempat canggung, tapi karena intronya adalah kejutan yang menyenangkan, jadinya rame deh percakapan kami. Odi agak malu-malu bercengkerama, mungkin karena anak laki-laki. Kalo Jessie sih begitu tahu kami bersahabat baik, dia langsung akrab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu kami pergi ke kebon rambutannya. Kami mengamati pohon duren, yang baru kali ini aku lihat. Lalu Jessie mengamati pohon kacang panjang. Karena sebelumnya hujan maka sepatu kami berlumur lumpur coklat. Seru waktu sama-sama makan rambutannya. Sempet foto-foto bareng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenernya apa sih manfaat ketemuan kayak gini? Aku jadi lebih open sama orang baru. Kalo di psikologi, aku tergolong orang yang punya privasi tinggi. Nggak sembarang orang bisa merasa dekat dengan aku karena aku nggak mau deket-deket sama orang, bingung nggak? Tapi, sejak ngeblog beberapa tahun ini, pelan-pelan aku mulai membuka diri. Kedua, aku kan lebih merasa nyaman setelah ketemuan. Jadi ini tho orangnya..., nggak salah bersahabat, gitu lhoh. Kalo cuman dari tulisan aja kan aku hanya tahu sebatas tulisannya tanpa pernah tahu bener nggak tulisannya. Kalo udah ketemuan, ilmu dukun ku mulai berfungsi, ha...ha...ha...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nice to meet you, Ius. Someday I will go there.....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-1064970414010974921?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/1064970414010974921/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=1064970414010974921&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/1064970414010974921'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/1064970414010974921'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2009/01/ketemuan.html' title='Ketemuan'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SWHJBupRAdI/AAAAAAAAAFQ/CX8wMy3raSM/s72-c/IMG_0101.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-5572592080636132854</id><published>2008-12-25T21:34:00.001+07:00</published><updated>2008-12-25T21:54:42.029+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sketsa'/><title type='text'>Gereja Masa Kecil</title><content type='html'>Kalau liburan akhir tahun biasanya kami sekelurga berkumpul di Jakarta. Jadi aku dan keluarga yang di Yogya bergabung dengan adik-adik yang memang berdomisili di Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku sih seneng-seneng aja liburan kayak gini, cuma ada satu yang sering bikin aku nggak enak hati. Aneh ya, suasana liburan jadi bikin pergi ke gereja itu sesuatu yang janggal. Kalau lagi liburan keluarga begini, pergi ke gereja jadi sesuatu yang rasanya terasa tak pada tempatnya. Cuma, tahun ini aku bersikeras ke gereja saat Natal, walau itu berarti aku harus bangun pagi-pagi, nggak sempet sarapan pagi dan pergi naik taksi di Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya aku berhasil bangun pk 05.00, lalu siap-siap. Gawatnya Jessie lebih memilih tidak ke gereja karena keluarga mau jalan-jalan di pantai dan segudang aktivitas yang tentunya lebih menarik buat anak kecil tinimbang duduk sejam setengah di gereja. Aku bujukin, aku marahin, tetep nggak mempan. Jadi aku berangkat ke gereja dengan setengah bersedih hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa sih aku bersikeras ke gereja? Kalo mau gampang aku tinggal klik situsnya gerejaku, atau gereja berbahasa Indonesia di Singapura yang memuat suara pendeta sedang berkhotbah. Tapi aku mau hadir di gereja di saat penting ini karena: nggak banyak waktu untuk merenungkan betapa banyak berkat-Nya dalam kehidupan ini, mengingat pertolongan Tuhan Yesus setahun ini (terlebih waktu kami kehilangan Mas Janni), kemurahan-Nya yang senantiasa tercurah setiap kali aku minta order kerjaan, berkat kesehatan dan kepandaian untuk anak semata wayang dan keutuhan keluarga. Masak berkat-Nya melimpah aku nggak bisa nyediain waktu 2 jam aja untuk kebaktian Natal?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah tanya sana sini, akhirnya aku memutuskan ke Gunsa 4. Itu gerejaku waktu masih kecil. Masih jelas di ingatanku kalau aku 'setia' ke sana setiap minggu, walaupun harus naik bajaj sendirian. Kalo diingat-ingat seberapa banyak sih yang bisa diserap anak umur 14 tahun dari khotbah di kebaktian dewasa? Cuman aku inget aja betapa tenangnya aku kalau kebaktian selesai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gereja itu masih tetep sama.Pendeta yang berkhotbah adalah pendeta yang dari aku kecil sudah melayani di sana. Pendeta ini sudah tua, keriput-keriput di mukanya juga jelas terlihat, namun suaranya masih setegar dan sejelas dulu sewaktu muda. Kebaktiannya betul-betul menenangkan aku. Tingkah denting piano dan lompatan lincah klarinet mengiringi perpaduan lagu-lagu klasik dan modern dengan cantiknya. Paduan suara sudah dipersiapkan dengan baik, jadi cengkak-cengkok Unto Us a Child is Born atau Hallelujah Chorus mulus terlewati. Kebaktian diakhiri dengan Hallelujah Chorus, dan jemaat menutupnya dengan bersama-sama menyanyikan refrainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat Natal semua. Kiranya kasih dan kemurahan Tuhan membuat kita terus berharap, walau ada kemungkinan kita menjadi tawar hati saat krisis ekonomi menjadi badai besar di tanah air.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-5572592080636132854?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/5572592080636132854/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=5572592080636132854&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/5572592080636132854'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/5572592080636132854'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2008/12/gereja-masa-kecil.html' title='Gereja Masa Kecil'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-2316715166100433655</id><published>2008-12-21T06:04:00.002+07:00</published><updated>2008-12-21T06:14:28.188+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Me and Jessie'/><title type='text'>Tak Menyangka</title><content type='html'>Bagiku, semester pertama Jessie di kelas 3 ini membuat deg-degan. Mungkin aku termakan asumsi pribadi bahwa kelas 3 itu krusial. Kalo anak nggak menguasai bahan di kelas ini, dia akan keteteran di kelas 4. Lalu kelas 5 mulai lagi dengan bahan baru, dimantapkan di kelas 6, lalu ujian SD.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanya aku mencanangkan belajar sore dan belajar pagi. Namanya juga anak kecil, yang penting buat dia ya bermain. Belajar itu kalo suara maminya udah kayak tukang jual anduk di pasar, yang kedengeran ke mana-mana. Aku pikir conditioningnya yang kurang, jadi dia nggak terbiasa melihat orang belajar. Tapi itu kan alasanku biar keliatan ilmiah dikit, tapi utamanya ya itu tadi, yang penting bermain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semester ini aku bener-bener kecolongan, karena nggak ngeh kalo 1 Desember udah UAS. Lalu pas mau UAS Mandarin aku repot dengan berbagai urusan. Lalu aku terlambat tahu kalau UAS nya ini diambilkan dari Dinas, jadi bukan sekolah yang mengeluarkan soal. Hari kedua aku langsung belikan buku-buku tambahan untuk matematika, ips dan ipa. Biasanya aku menyiapkan Jessie 2 minggu sebelum UAS, supaya bisa belajar sedikit-sedikit dan nggak bikin stres. Kali ini belajar sehari sebelumnya, dengan bahan yang seabreg...! Alhasil, jeblog deh UAS nya, padahal bobot nilai UAS itu besar sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadinya aku menyiapkan mental Jessie supaya jangan gela kalo nggak masuk 5 besar, soalnya dia pede sekali bakalan masuk 3 besar. Dari pengamatanku banyak anak-anak lain yang lebih solid nilainya daripada dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu ambil rapor.....ternyata Jessie di ranking 2! Wah, aku bersyukur banget dan kaget dan lega dan takjub. Dengan persiapan seadanya dan waktu belajar yang sempit, dia berhasil. Betul-betul nggak nyangka! Papinya yang lagi tugas di Jakarta juga kaget waktu terima sms Jessie. Soalnya kami pernah mendiskusikan keprihatinan akan nilai-nilai UAS nya. Thanks God.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-2316715166100433655?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/2316715166100433655/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=2316715166100433655&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/2316715166100433655'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/2316715166100433655'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2008/12/tak-menyangka.html' title='Tak Menyangka'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-424242959606944608</id><published>2008-12-20T21:17:00.001+07:00</published><updated>2008-12-20T21:19:07.320+07:00</updated><title type='text'>Apaan Nih Ya?</title><content type='html'>Lucu deh, berhari-hari aku coba posting dengan cara copy paste artikel yang aku tulis dengan words. Teteup aja error, dan selalu problemnya ada di HTML.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iseng-iseng aku coba nulis langsung di sini. Bisa tuh diterbitin. Pusing deh...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-424242959606944608?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/424242959606944608/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=424242959606944608&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/424242959606944608'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/424242959606944608'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2008/12/apaan-nih-ya.html' title='Apaan Nih Ya?'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-2631872255123045523</id><published>2008-12-20T21:15:00.001+07:00</published><updated>2008-12-20T21:15:24.600+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>testing&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-2631872255123045523?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/2631872255123045523/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=2631872255123045523&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/2631872255123045523'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/2631872255123045523'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2008/12/testing.html' title=''/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-3182191692641622769</id><published>2008-12-09T13:12:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T13:15:24.121+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Me'/><title type='text'>Setahun Lalu</title><content type='html'>&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/ADMINI%7E1/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot-1.jpg" alt="" /&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/ADMINI%7E1/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot-2.jpg" alt="" /&gt;Pagi 7 Desember itu rinai-rinai hujan membasahi bumi. Dingin pagi yang mengigit tak cukup kuat membekukan kekhawatiranku. Kami sekeluarga merencanakan nyekar ke makamnya Mas Janni, bersama dengan istri dan anak-anaknya. Selain itu kami juga akan menanam pohon di makamnya.    &lt;p class="MsoNormal"&gt;Ketika waktu pelan beranjak ke pk 08.30, hujan tak menampakkan tanda-tanda akan berhenti. Karena itu kami memutuskan tetap nyekar. Karena harus ambil pohon dulu di rumah salah satu kawan, dan berhubung Jl. Jambon sedang dilebarkan, kami menunggu di depan Kubota.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Akhirnya kami berangkat pk. 09.40. Si Mumun memimpin di depan, mengambil jalan menuju pabrik gula Madukismo. Setelah itu, mobilnya Mel yang pimpin jalan, karena aku nggak hafal jalan menuju Sempu V. Mungkin karena hujan, jalanan sepi banget. Nggak sampe 30 menit, kami sudah sampai di makam.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Temanku menanam pohon di kiri dan kanan makam. Mel bilang supaya suasana makam teduh. Kami sempat guyonan, “Paling-paling Mas Janni nengok dari surga, geleng-geleng lihat cara kita menanam pohon!” Setelah pohon tegak berdiri, kami semua berdoa. Tadinya Mel pengen Khun yang pimpin doa karena dia yang paling tua. Rupanya Khun terharu biru sampai nggak sanggup bicara, jadi aku yang pimpin doa.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;Dalam doaku aku memohon supaya Tuhan Yesus membimbing kami semua yang pernah mengalami dan melihat keteladanan hidup Mas Janni, tetap menyatukan Mel dan anak-anak dan custodynya. Suasana sempat mellow dikit, karena tanpa terasa telah berlalu setahun sejak Mas Janni meninggalkan kami semua secara mendadak. Hidup setahun belakangan ini memang berat bagi kami, apalagi bagi Mel yang harus menghidupi kelima orang anaknya. Di masa-masa inilah kami sungguh merasakan pertolongan dan kasih Tuhan. Tanpa penyertaan-Nya, mana mungkin kami bertahan di badai kehidupan yang menerjang.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;Badai itu sudah berlalu, tinggal meneruskan usaha kami sambil terus mengingat-ingat bagaimana teliti dan rapinya Mas Janni dalam bekerja.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-3182191692641622769?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/3182191692641622769/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=3182191692641622769&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/3182191692641622769'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/3182191692641622769'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2008/12/setahun-lalu.html' title='Setahun Lalu'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-2368036467649123990</id><published>2008-12-05T15:27:00.001+07:00</published><updated>2008-12-05T15:29:25.990+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Me'/><title type='text'>Echooo...</title><content type='html'>&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Kayak ada aturan tidak tertulis di lingkungan gerejaku. Kalau udah lama nggak ada kematian, begitu ada satu kematian, lalu rantainya jadi panjang.    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Dua hari lalu aku diajak seorang kawanku menghadiri kebaktian pelepasan jenazah, sebelum diberangkatkan ke G. Sempu. Upacaranya sesuai tata cara GKI, jadi aku tenang-tenang saja. Hari ini aku juga menghadiri kebaktian pemberangkatan jenazah. Aku hanya mengenal sepintas yang berduka, salah satu aktivis KUK. Yang seru&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;upacaranya itu secara Khatolik. Rupanya, anaknya ini memeluk agama Khatolik, walaupun mamanya Kristen.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Langsung deh teringat semua misa yang rutin aku hadiri sejak TK – SMA. Caranya membalas nyanyian Romo, sesudah bacaan pertama, waktu komuni dan nyanyian-nyanyiannya. &lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;Ada&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; juga yang aku kurang paham seperti pemberkatan jenazah, pemberkatan bunga dan tanah. Bagiku, semua itu tata cara untuk melapangkan jalan si jenazah aja. &lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Khotbahnya juga singkat dan sangat praktis berkaitan dengan bagaimana orang takut menghadapi kematian, tetapi Tuhan Yesus dapat memahami ketakutan ini hingga memberitahu murid-murid-Nya bahwa di rumah Bapa-Nya banyak tempat.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Aku nggak tau apakah setelah ini ada lagi yang mau ikut (hiii...), karena aturan tak tertulis itu biasanya kematian itu baru berhenti setelah tujuh kali. Lalu lamaaa….tak ada kematian, lalu mulai lagi.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Memang, lahir dan mati tak bisa dipilih harinya, tak bisa direncanakan datangnya dan tak bisa diduga kapan akan terjadi. Seperti kelahiran, kematian juga peristiwa ajaib. Karena itu bukan panjang pendeknya umur yang patut direnungkan saat kematian menjemput, tetapi seberapa dalam makna hidup yang telah dijalani.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Dari abu kembali kepada abu…, ada nggak ya bahasa Latinnya, kayaknya itu lebih nyesss…&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-2368036467649123990?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/2368036467649123990/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=2368036467649123990&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/2368036467649123990'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/2368036467649123990'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2008/12/echooo.html' title='Echooo...'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-3912820499041867335</id><published>2008-12-04T09:58:00.000+07:00</published><updated>2008-12-04T10:05:53.659+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Icip-icip'/><title type='text'>jeJAMURan</title><content type='html'>&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/ADMINI%7E1/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot.jpg" alt="" /&gt;Pertama kali tertarik dengan papan namanya pas pulang dari Magelang. Ketertarikan itu hanya sesaat, sampai ada seorang kawan promosi kalo resto itu enak dan unik.    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Jadilah siang-siang di hari Minggu kemarin kami mencoba resto ini. Kalau dari arah Yogya, papannya nggak keliatan, karena di sebelah kanan jalan. Jadi waktu sampe di zona selamat warna merah, belon keliatan-keliatan juga papannya, aku u turn. Nah, kalo dari arah Magelang, keliatan papannya. Dari perempatan setelah zona selamat, belok kiri, nggak jauh koq. Di papannya tertulis 800m, padahal baru juga nyetir, tau-tau udah sampe.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Nggak disangka di &lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;sana&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; banyak mobil betebaran. Kami jadi semangat, berarti nih resto lumayan karena didatangi banyak orang. Jadi, kami masuk ke &lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;sana&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; dan duduk manis. Di menunya banyak sekali makanan yang serba jamur. Kami pesan sate jamur, tongseng pepes jamur, dan jamur goreng tepung. Pesennya satu porsi dulu, karena &lt;st1:state&gt;&lt;st1:place&gt;kan&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:State&gt; belon tau seleranya cocok nggak. &lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Selaen resto, ada juga pembibitan dan budi daya jamur. Jadi, sambil menunggu pesanan datang, mereka melihat-lihat ke &lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;sana&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt;. Aku sih duduk-duduk aja sambil baca Kompas Minggu. Untung bawa Koran, akrena ternyata pesanannya cukup lama. Mungkin karena rame, jadi kayaknya agak kewalahan tuh. Abis liat-liat pembibitan, mereka ambil keripik jamur tiram buat ganjel-ganjel, laper sih udah siang.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Akhirnya tuh pesenan dateng juga. Pelayannya memberitahu kalo sate jamur bakalan lama, langsung deh aku cancel, ganti sama pepes jamur, daripada tengah jalan pas nasi udah abis baru satenya datang? Begitu dicicip, kami langsung suka. Aku sih cocok sama rasanya, terutama pepesnya itu. Jessie doyan banget makan jamur goreng tepung. Biasanya cumi goreng tepung, siang ini jamur goreng tepung. Lahap makannya, seneng banget ngeliat dia makan dengan lahap. Tongsengnya juga enak.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Habis makan, ada es puter. Udah lama banget nggak makan es puter. Uniknya es puter ini dijual di cup kecil, sikaaat bleh.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Makan segitu banyaknya, billnya 52.500, sip nggak? Udah ngurangin makan daging, nyehatin badan, enak lagi di kantong. Bener-bener Minggu siang yang sip!&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-3912820499041867335?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/3912820499041867335/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=3912820499041867335&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/3912820499041867335'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/3912820499041867335'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2008/12/jejamuran.html' title='jeJAMURan'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-8664122837838942006</id><published>2008-11-30T05:31:00.001+07:00</published><updated>2008-11-30T05:33:28.291+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Me'/><title type='text'>Mendadak Olahraga</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;Beberapa waktu lalu ada seorang temanku yang terhinggap gejala-gejala yang ‘melumpuhkan’ dia. Tiba-tiba aja badannya panas dingin, menggigil nggak karu-karuan. Lain kali pusing sampe nggak bisa bangun. Karena kondisi badan memprihatinkan, padahal kerjaan rumah juga menumpuk, langsung dia check up menyeluruh. &lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Hasil check up itu positif, artinya nggak ada kerusakan di organ-organ dalam yang vital bagi kelangsungan hidup. Ginjal ok, jantung ok, hepar ok, semua ok. Cuman dokternya yang mengatakan bahwa gejala-gejala yang dialami kawanku itu seperti gejala-gejala orang yang mau menopause. Dia kaget luar biasa karena usianya baru 37 tahun, biasanya menopause &lt;st1:state&gt;&lt;st1:place&gt;kan&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:State&gt; sekitar usia 50 tahun. Jadi, tubuh yang panas dingin itu pengaruh perubahan hormonal. Dokternya menyarankan dua hal yaitu olahraga dan jangan sering-sering jajan.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Nah, saran dokter itu suka juga aku langgar, terutama yang olahraga. Kayaknya udah nggak ada waktu buat olahraga. Waktu Jessie bayi sampai kira-kira dia umur 1,5 tahun aku masih bisa ngikutin program senam pagi-pagi di ANTV. Dari sejak tiu sampai sekarang, kadang-kadang aja aku renang. Selebihnya olahraga mulut, alias makan n ngomel, ha….ha…ha…! Syukurlah, minggu lalu dibuka kelas tari untuk ibu-ibu. Aku langsung daftar, langsung seneng dan gembira. Jadi, abis kelasnya Jessie, kelasnya ibu-ibu. &lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Kayaknya gampang, enteng dan cuman gerak-gerak ikutin irama gamelan. Jebule angele pol! Menurut salah satu penari, menari justru olahraga yang lebih berat dari aerobic. Walopun gerakanku juga nggak serius-serius amat, tapi kagok banget disuruh berjalan mendhak. Lhah, biasanya jalan aja udah kayak orang lari, koq ini jalan harus kemayu, lenggak-lenggok. Alhasil isinya kelas itu banyak ketawanya, susah sih gerakannya. Tapi kalo aku pikir-pikir, mungkin yang bikin gerakanku jadi susah itu karena aku belum los. Tari itu &lt;st1:state&gt;&lt;st1:place&gt;kan&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:State&gt; dari jawa timuran, jadi gerakannya rancak dan banyak megal-megolnya. Nah, aku belon bisa tuh megal-megolnya, he….he…he…&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Bener lho, keringetan sampe kaosku basah. Belon lagi, akrena aku udah lama nggak gerak badan, besoknya kakiku sakit buat jalan. Nyetir sambil nyengar-nyengir nahan sakit di paha. Tapi, udah terbuka satu jalan untuk olahraga.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Saran dokter kawanku yang kedua itu yang harus aku siasati lagi, karena masak tiap hari gitu bisa repot. Paling dalam seminggu aku masak sekali dulu. Baru lama-lama masak lebih sering. Yang aku usahakan selalu ada tiap hari itu buah dan air kacang ijo. Pelan-pelan aku mau atur lagi waktunya.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-8664122837838942006?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/8664122837838942006/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=8664122837838942006&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/8664122837838942006'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/8664122837838942006'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2008/11/mendadak-olahraga.html' title='Mendadak Olahraga'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-3107034258081016667</id><published>2008-11-29T08:52:00.000+07:00</published><updated>2008-11-29T08:54:04.786+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Me'/><title type='text'>C.C.K.</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;Kalo aku yang suruh baca singkatan di atas, langsung aku teringat pelajaran bahasa Jawanya Jessie, isenana cecek-cecek ing ngisor iki…, yang artinya isilah titik-titik di bawah ini.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Tapi bukan itu, ternyata. Itu singkatan sebuah klub yang didirikan oleh kakak angkatannya Jessie, kependekan dari klub Cewek-Cewek Keren. Nggak maen-maen rupanya, ada syaratnya: musti bisa cipta lagu, ada cowok yang naksir kamu diam-diam, dan bisa main alat musik.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Buset dah, ini anak kelas 4 SD. Udah kebayang deh dunia remaja kayak apa. Dan, peminat C.C.K. banyak lhoh. Mereka berebutan menunjukkan lagu hasil ciptaannya, terus kalo istirahat senyam-senyum sama anak laki-laki yang menurutnya naksir dia. Kali kalo zamannya aku dulu, cewek begini nih udah dipandang sebelah mata kali. Zaman sekarang, cewek gini malah disanjung sebagai cewek kreatif dan gaul.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Aku cuma bisa geleng-geleng liat trend anak zaman sekarang. Pengaruh tv gedhe banget. Lhah, anak sekecil itu bikin gang yang syaratnya seperti mau ikut idola cilik aja, ha…ha…ha….! Tapi yang bikin aku prihatin itu karena anak sekarang cenderung mengabaikan yang namanya proses, semua serba instant dan semua menuju kea rah keterkenalan yang jadi dambaan semua orang. Apa jadinya kalau mereka masuk lab, atau mengamati pertumbuhan padi, atau belajar bikin kue??? Bisa-bisa padinya dicabut sedikit akarnya, supaya keesokan harinya padi udah tumbuh besar. Mending-mending hasilnya begitu, &lt;st1:state&gt;&lt;st1:place&gt;kan&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:State&gt; malah mati, he…he…he…&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-3107034258081016667?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/3107034258081016667/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=3107034258081016667&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/3107034258081016667'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/3107034258081016667'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2008/11/cck.html' title='C.C.K.'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-8214369688899464285</id><published>2008-11-28T15:55:00.000+07:00</published><updated>2008-11-28T15:57:09.393+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kerjaan'/><title type='text'>Emosi Terkuras</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;Hari ini bener-bener emosiku terkuras, ngurusin sablon. Aku udah deal sama satu tempat sablon, lalu disain keluar, tapi formatnya jpg. Ternyata disainnya kurang disukai sama yang order, lalu disain awal mau diubah. Tapi karena format filenya jpg, jadi udah mati. Hari ini aku pontang-panting nyari tukang sablon yang bisa kerja cepet, soalnya ternyata pestanya juga dimajuin.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Tukang sablonnya ketemu, yang mau kerjaannya disela untuk menolong aku, supaya ordernya selesai tepat waktu. Masalahnya ada di gambar disainnya yang udah nggak bisa diubah-ubah lagi. Aku sampe bingung mau gimana lagi. Akhirnya dengan hikmat Tuhan, aku serahkan buku-buku yang aku punya untuk mencari gambar anak-anak kecil. Begitu melihat buku tadi, langsung yang mau ngegambar ulang berseri-seri mukanya. “Kalau ada buku ini pasti jadinya deh, Bu!”&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Aku lega, tapi emosiku udah kadung terkuras. Kerjaan sablon tuh emang lebih ribet daripada bordir. Kalo bordir &lt;st1:state&gt;&lt;st1:place&gt;kan&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:State&gt; hanya membutuhkan gambar yang artistic, jelas dan cukup waktu. Kalo sablon tergantung banyak faktor: matahari untuk mengeringkan cat, adukan pasta, waktu untuk misah-misah warna, dan taste pembuatnya. Kalo meleset sedikit, bisa ancur jadinya.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Setelah sablon masuk, aku deg-degan sambil berdoa terus, supaya semua lancar. Soalnya, bahan udah dipotong dan pesenannya dalam jumlah banyak. Jadi, bisa amsyiong kalo sampe gagal semua.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Jadi, hampir hil yang mustahal deh saran supaya meninggalkan stress di tempat kerja dan pulang dengan melapangkan hati. Lhah, karena emosi terkuras, lenyaplah tenaga untuk masak, padahal rencananya hari ini mau masak sop jagung ayam kampung….&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-8214369688899464285?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/8214369688899464285/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=8214369688899464285&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/8214369688899464285'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/8214369688899464285'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2008/11/emosi-terkuras.html' title='Emosi Terkuras'/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23160826.post-228157561483316448</id><published>2008-11-28T04:20:00.002+07:00</published><updated>2008-11-28T04:25:28.318+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Me'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Ini bukan dongengnya Harry Potter, tapi betulan. Tentu aja yang dimaksud naga di sini adalah naga di dalam per-shio-an. Konon, naga adalah salah satu shio besar, karena itu sifatnya juga besar. Besar ambisinya, besar ngamuknya, besar ngambeknya, besar gembiranya, besar marahnya, besar terharunya, dan segala yang besar-besar.    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Pengalaman ngegedein anak naga kujalani dengan terantuk-antuk. Papinya udah lihat sifatnya dari kecil, yaitu nggak bisa dikerasin. Hanya dalam keseharian, caraku membesarkannya seperti panglima angkatan bersenjata. Kata yang denger dan pendengarannya sangat tajam, nada suaraku itu tinggi, selalu dengan nada memerintah dan mendesak sampai ke batas kesabaran orang. Apalagi…, aku punya bawaan kolerik yang sangat kuat.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt; Hasilnya? Jadilah anak semata wayangku yang sangat gembira, gampang ngambek, dan super duper ngeyel. Mungkin karena dia tahu kemampuan otaknya sedikit extraordinary, jadi kalo dibilangin ngeyel alias selalu membantah. Nah, yang di dekatnya adalah ibunya yang calon panglima, ha…ha…ha…, alhasil kebanyakan metodenya menang-kalah. Nggak semua anak shio naga gliyak-gliyak or  high energy. Ada juga anak shio naga yang tenang, kalem, pikirannya dalam. Tapi, kan ada pepatah bahwa buah  jatuhnya nggak jauh-jauh dari pohonnya? Anak naga aku ini juga lebih dominan koleriknya dibanding melannya.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Kemarin malam aku disadarkan sama misua kalo cara ini akan membawa bencana saat si anak besar dan mulai mandiri. Bisa-bisa dia kabur dari rumah, atau nggak mau dengerin ortunya. Ini berarti aku harus kembali mempelajari bagaimana menjadi orangtua efektif plus analisa transaksional. Jadi ujung-ujungnya bukan duit tapi belajar!&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23160826-228157561483316448?l=hompimpus.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hompimpus.blogspot.com/feeds/228157561483316448/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23160826&amp;postID=228157561483316448&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/228157561483316448'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23160826/posts/default/228157561483316448'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hompimpus.blogspot.com/2008/11/ini-bukan-dongengnya-harry-potter-tapi.html' title=''/><author><name>Mariani Sutanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05220134093280918570</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_BSiuAn2KsA0/SsWD4ZMuQ-I/AAAAAAAAAG0/4nr8Hzt5Uos/S220/Ultah+Mami+3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
